Implementasi Seni Hadroh Dalam Peningkatan Kegiatan Mengaji Remaja Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) Wustho Al-Hikmah Di Cikutra Kota Bandung
DOI:
https://doi.org/10.29313/bcsied.v6i2.24714Keywords:
Seni Hadroh, Mengaji, Remaja, Pendidikan Islam.Abstract
Abstract. The decline in adolescents' interest in Quranic recitation has become a challenge in Islamic education, particularly amid rapid technological development that influences their learning habits and daily activities. One strategy to address this issue is the implementation of hadroh art as a medium for religious development. This study aims to describe the implementation of hadroh art in improving Quranic recitation activities among adolescents at Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) Wustho Al-Hikmah Cikutra, Bandung City, identify the forms of recitation activities that emerge after participating in hadroh, and determine the supporting and inhibiting factors. This research employed a qualitative approach with a descriptive method. Data were collected through observation, interviews, and documentation, then analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that hadroh activities were implemented through systematic planning, implementation, and coaching. The program successfully increased adolescents' participation in Quranic recitation, reflected in higher attendance, stronger enthusiasm for learning the Quran, greater involvement in religious activities, and increased awareness of improving Quranic reading skills. Supporting factors included competent instructors, institutional support, adequate facilities, and positive peer environments, while time limitations, social media influence, and students' internal conditions became the main obstacles.
Keywords: Hadroh Art, Quranic Recitation, Adolescents, Islamic Education.
Abstrak. Menurunnya minat remaja terhadap kegiatan mengaji menjadi tantangan dalam pendidikan Islam, terutama di tengah perkembangan teknologi digital yang memengaruhi pola aktivitas dan minat belajar remaja. Salah satu strategi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan keterlibatan remaja dalam kegiatan keagamaan adalah melalui seni hadroh sebagai media pembinaan religius. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi seni hadroh dalam meningkatkan kegiatan mengaji remaja di Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) Wustho Al-Hikmah Cikutra Kota Bandung, mengetahui bentuk kegiatan mengaji yang berkembang setelah mengikuti hadroh, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi seni hadroh dilaksanakan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan pembinaan secara sistematis. Kegiatan hadroh mampu meningkatkan partisipasi remaja dalam kegiatan mengaji yang ditunjukkan melalui meningkatnya kehadiran pada kegiatan pengajian, bertambahnya semangat membaca Al-Qur'an, meningkatnya keterlibatan dalam kegiatan keagamaan, serta tumbuhnya kesadaran untuk memperbaiki bacaan Al-Qur'an. Keberhasilan tersebut didukung oleh peran pembina, dukungan madrasah dan DKM, sarana yang memadai, serta lingkungan teman sebaya yang positif. Adapun faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu, pengaruh media sosial, dan kondisi internal peserta didik.
Kata Kunci: Seni Hadroh, Mengaji, Remaja, Pendidikan Islam.
References
2) Ummah MS. Pelaksanaan Kegiatan Ekstrakulikuler Hadrah Al-Banjari Dalam Mengaktsalisasikan Nilai-Nilai Kebsdayaan Islam Sebagai Wsjsd Membentengi Diri Terhadap Budaya Asing Di MAN 1 Magetan. Sustain [Internet]. 2019;11(1):1–14. Available from: http://scioteca.caf.com/bitstream/handle/123456789/1091/RED2017-Eng-8ene.pdf?sequence=12&isAllowed=y%0Ahttp://dx.doi.org/10.1016/j.regsciurbeco.2008.06.005%0Ahttps://www.researchgate.net/publication/305320484_SISTEM_PEMBETUNGAN_TERPUSAT_STRATEGI_MELESTARI
3) Irvani, dkk. Implementasi Kegiatan Ekstrakurikuler Hadroh dalam Pembinaan Karakter Remaja. J Pendidik Islam dan Sos. 2025;8(1):82.
4) Sugiyono S. Metodologi Penelitian Kualitatif Kuantitatif Dan R&D. Bandung Cv Alf. 2019;
5) Sofwatillah, Risnita, Jailani MS, Saksitha DA. TEKNIK ANALISIS DATA KUANTITATIF DAN KUALITATIF DALAM PENELITIAN ILMIAH. 2024;15(2):79–91.
6) Sofwatillah, dkk. Analisis data kualitatif merupakan proses pengolahan data mentah yang diperoleh dari hasil transkrip wawancara dan catatan lapangan dengan tujuan untuk memahami serta menafsirkan makna yang terkandung di dalamnya. Proses analisis ini dilakukan dengan cara mengorganisasikan data secara sistematis, mengelompokkan data ke dalam bagian-bagian yang lebih terfokus, mengidentifikasi pola dan tema yang muncul, serta menentukan informasi yang dianggap penting dan relevan untuk disajikan dalam laporan penelitian. In 2024. p. 142.
7) Wiyani NA. Pendidikan Karakter Berbasis Iman dan Takwa. Yogyakarta: Teras; 2012. 78 p.
8) Bandura A. Social Learning Theory. Englewood Cliffs: Prentice-Hall; 1977. 22 p.
9) Santosa. Implementasi Nilai Karakter melalui Kegiatan Ekstrakurikuler Hadroh. [Yogyakarta]: Universitas Negeri Yogyakarta; 2017.
10) Santosa S. Penanaman Nilai–Nilai Karakter Melalui Ekstrakurikuler Hadroh Di Mi Ma’Arif Giriloyo 1 Imogiri Bantul. Al-Bidayah J Pendidik Dasar Islam. 2017;9(1):101.