Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Dalam Buku Pribadi Hebat Karya Buya Hamka Dan Relevansinya Dengan Pembinaan Kepribadian Muslim Siswa SMP Di Era Digital

Authors

  • Elza Dinda Putri Pendidikan Agama Islam
  • Nan Rahminawati Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan
  • Asep Dudi Surana

DOI:

https://doi.org/10.29313/bcsied.v6i2.24611

Keywords:

nilai-nilai pendidikan karakter, pribadi muslim, pribadi hebat, era digital, Character Education Values, Muslim Individual, Great Individua, In The Digital Age

Abstract

Abstract. The development of Muslim junior high school (SMP) students’ character currently faces significant challenges in the digital age, marked by an identity crisis, moral degradation, and massive pressure from social media. This study aims to identify the character education values in the book Pribadi Hebat by Buya Hamka and to analyze their relevance to the character development of Muslim junior high school students in the digital age. The method used was library research employing a qualitative descriptive approach and content analysis of the book Pribadi Hebat as the primary data source, supported by literature on developmental psychology and empirical data on the conditions of adolescents in the digital age as secondary sources. The results of the study identified nine key character education values in the book, namely intelligence, empathy, courage, wisdom, simplicity or humility, physical and spiritual health, religiosity, independence and responsibility, as well as honesty and sincerity. These nine values were found to be relevant as preventive and holistic solutions to negative digital phenomena, ranging from self-esteem crises caused by social comparison and cyberbullying to digital literacy crises and smartphone addiction. Hamka’s philosophy positions faith as the foundation of the entire structure of one’s personality and the concept of self-awareness (tawadhu) as the key to independent thinking. This study concludes that the internalization of the values of the Great Personality can foster an awareness of muraqabatullah and strong personal integrity among Muslim generations amid technological disruption.

Abstrak. Pembinaan Pembinaan kepribadian Muslim siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) saat ini menghadapi tantangan besar di era digital, ditandai dengan krisis identitas, degradasi moral, dan tekanan media sosial yang masif. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi nilai-nilai pendidikan karakter dalam buku Pribadi Hebat karya Buya Hamka serta menganalisis relevansinya terhadap pembinaan kepribadian Muslim siswa SMP di era digital. Metode yang digunakan adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif dan teknik analisis isi (content analysis) terhadap buku Pribadi Hebat sebagai sumber data primer, didukung oleh literatur psikologi perkembangan dan data empiris kondisi remaja digital sebagai sumber sekunder. Hasil penelitian menemukan sembilan nilai pendidikan karakter utama dalam buku tersebut, yaitu kecerdasan, empati, keberanian, kebijaksanaan, kesederhanaan atau rendah hati, kesehatan jasmani dan rohani, religiusitas, kemandirian dan tanggung jawab, serta kejujuran dan keikhlasan. Kesembilan nilai ini ditemukan relevan sebagai solusi preventif dan holistik terhadap fenomena negatif digital, mulai dari krisis self-esteem akibat social comparison, cyberbullying, krisis literasi digital, hingga ketergantungan gawai. Pemikiran Hamka menempatkan iman sebagai fondasi seluruh bangunan kepribadian dan konsep tahu diri (tawadhu) sebagai kunci kemandirian berpikir. Penelitian ini menyimpulkan bahwa internalisasi nilai-nilai Pribadi Hebat dapat membentuk kesadaran muraqabatullah dan integritas pribadi yang kokoh bagi generasi Muslim di tengah disrupsi teknologi.

References

(Asosiasi, P. J. I. I. (2022). Profil Internet Indonesia 2022. Sra Consulting., June.
Aditia, R. (2020). Pribadi Hebat Dalam Pandangan Hamka (Analisis Wacana Dakwah Bil Qolam Dalam Buku Pribadi Hebat ).
Ariyanti, W., Nurcholis, I. A., & Hakim, M. (2024). Sosialisasi Bahaya Media Sosial Bagi Siswa Kelas Ix Smpn 03 Dayun ( Sebagai Upaya Pencegahan Risiko Digital ). 41–46.
Asty Raisha Agma, D. (2025). Dampak Cyberbullying Terhadap Kepercayaan Diri Siswa. Jurnal Psikologi Sosial, 1(1), 1–7. Https://Ojs.Samudrailmu.Com/Index.Php/Jps/Article/View/20
Ayu Era Wardhani, Nur’aini Istiqomah, & Nur Luthfiah. (2025). Integrasi Nilai Iman, Islam, Dan Ihsan Dalam Membangun Kepribadian Muslimah Di Era Digital. Jurnal Ihsan Jurnal Pendidikan Islam, 3(2), 141–149. Https://Doi.Org/10.61104/Ihsan.V3i2.872
Fatimah, & Nuryaningsih. (2018). Buku Ajar Buku Ajar.
Gheyle, N., & Jacobs, T. (2017). Content Analysis: A Short Overview. Internal Research Note. Centre For Eu Studies, Ghent University.
Habsy, B. A., Armania, S. D., Maharani, A. P., Fatimah, S., & Surabaya, U. N. (2023). O F A H. 4, 674–686.
Haryono, E., Suprihatiningsih, S., Septian, D., Widodo, J., Ashar, A., & Sariman. (2024). New Paradigm Metode Penelitian Kepustakaan (Library Research) Di Perguruan Tinggi. An-Nuur: The Journal Of Islamic Studies, 14(1), 1–9.
Hidayat, R., Ananda, H., Febriani, D., Hikmah, N., Indriyani, E., Islam, U., & Alauddin, N. (2026). Masyarakat : Jurnal Pengabdian Univeritas Islam Negeri Alauddin Makassar , Indonesia Masyarakat : Jurnal Pengabdian. Masyarakat: Jurnal Pengabdian, 3(1), 81–92. Https://Www.Researchgate.Net/Publication/400226577_Pencegahan_Kenakalan_Remaja_Melalui_Penyuluhan_Kenakalan_Remajapencegahan_Kenakalan_Remaja_Melalui_Penyuluhan_Kenakalan_Remaja#Fulltextfilecontent
Ilmu, F., Pendidikan, P., Islam, A., & Qur, S. A.-. (2025). Analisis Nilai-Nilai Pendidikan Islam Dalam Buku Pribadi Hebat Karya Buya Hamka Karakter Generasi Mendatang , Sekaligus Menjadi Alat Penting Dalam Menjaga Keberlangsungan Dalam Kontribusi Terhadap Pemikiran Pendidikan Islam Adalah Buya Hamka . Hamka Pada . 2.
Irawan Danisholehudin, M., Yosep, I., Yamin, A., Nur Assyifa Febrianti, R., Zefanya Agatha, E., Ferdinanto, T., & Hikmat, R. (2025). Perilaku Cyberbullying Pada Remaja Indonesia Di Forum Organisasi Siswa Intra Sekolah Cyberbullying Among Adolescents In Indonesian Student Council Forum. Jurnal Kesehatan Saelmakers Perdana, 8(2), 621–630. Https://Doi.Org/10.32524/Jksp.V8i2.1483
K, K., & Kota, K. (2026). Eilmuan Dan. 646–665. Https://Doi.Org/10.23917/Jkk.V5i2.1102
Khayati, N., Apriliyanti, D., Nastacia Sudiana, V., Setiawan, A., Pramono, D., & Sosiologi Dan Antropologi, P. (2022). Fenomena Flexing Di Media Sosial Sebagai Ajang Pengakuan Kelas Sosial Dengan Kajian Teori Fungsionalisme Struktural. Jurnal Sosialisasi, 9, 113–121.
Norhudlari, A. (2023). Tarbiyah Islamiyah : Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam Eksistensi Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Di Era Modern Dalam Buku Pribadi Dan Martabat Buya Hamka. 13(1), 49–65. Https://Doi.Org/10.18592/Jtipai.V13i1.9417
Nurhayat, E., & Noorrizki, R. D. (2022). Flexing: Perilaku Pamer Kekayaan Di Media Sosial Dan Kaitannya Dengan Self-Esteem. Flourishing Journal, 2(5), 368–374. Https://Doi.Org/10.17977/Um070v2i52022p368-374
Rahmadani, D., Selviza, D., Herrian, A. D. P., Maha, M. Z., & Ridha, Z. (2024). Pendidikan Budi Pekerti Dalam Perspektif Ki Hajar Dewantara Dan Implikasinya Terhadap Karakter Siswa Muslim. Tabyin: Jurnal Pendidikan Islam, 6(02), 219–232.
Rizki Misbah Hidayat, Abdul Rifki, & Ichsan Fauzi Rachman. (2025). Dampak Paparan Konten Negatif Di Tiktok Dan Instagram Terhadap Kesehatan Mental Siswa: Kajian Literatur. Risoma : Jurnal Riset Sosial Humaniora Dan Pendidikan, 3(3), 136–143. Https://Doi.Org/10.62383/Risoma.V3i3.769
Hamka.(2014). Pribadi Hebat. Penerbit Gema Insani. Kota Depok Jawa Barat
Berita Unesa. (2025). Penelitian Gubes Unesa Screen time berlebih ancam kesehatan mental anak. https://unesa.ac.id/jangan-sepelekan-dampak-screen-time-anak-ya-bun-sangat-berisiko-bagi-kesehatan-mental-mereka

Published

2026-08-01