Efektivitas Metode Picture Exchange Communication System (PECS) Terhadap Kemampuan Anak Tunarungu Dalam Melaksanakan Praktik Wudhu Di Sekolah Alam Inaratul Islam Karawang

Authors

  • Muhamad Rizky Fauzan Pendidikan Agama Islam
  • erham wilda Fakultas Tarbiyah dan Keguruan Prodi Pendidikan Agama Islam

DOI:

https://doi.org/10.29313/bcsied.v6i2.24576

Keywords:

PECS, Anak Tunarungu, Praktik Wudhu

Abstract

Abstract. Deaf children experience limitations in receiving verbal information, making it difficult for them to understand procedural learning, including wudhu practice. Therefore, visual-based instructional methods are needed to accommodate their learning characteristics. This study aimed to determine the effectiveness of the Picture Exchange Communication System (PECS) in improving the wudhu practice skills of deaf children at Sekolah Alam Inaratul Islam Karawang. A quantitative approach with a Collaborative Action Research (CAR) design was employed involving three deaf students in Grade I. Data were collected through structured observation based on eight indicators of wudhu practice. The data were analyzed using pre-test and post-test comparisons, N-Gain analysis, and Cohen's d effect size. The findings revealed that the average score increased from 73 in the pre-test to 96 in the post-test. The average N-Gain score was 0.84, indicating a high improvement, while Cohen's d of 2.48 demonstrated a very large effect size. All participants were able to perform the wudhu procedures correctly, sequentially, and independently after the implementation of PECS. These findings indicate that PECS is effective in improving the wudhu practice skills of deaf children in Islamic Religious Education within an inclusive school setting.

Keywords: PECS, Deaf Children, Wudhu Practice.

Abstrak. Anak tunarungu memiliki keterbatasan dalam menerima informasi melalui komunikasi verbal sehingga mengalami kesulitan memahami pembelajaran yang bersifat prosedural, termasuk praktik wudhu. Kondisi tersebut menuntut penggunaan metode pembelajaran berbasis visual yang sesuai dengan karakteristik belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas metode Picture Exchange Communication System (PECS) terhadap kemampuan anak tunarungu dalam melaksanakan praktik wudhu di Sekolah Alam Inaratul Islam Karawang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Collaborative Action Research (CAR) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian berjumlah tiga anak tunarungu kelas I. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi terstruktur menggunakan delapan indikator praktik wudhu. Analisis data dilakukan dengan membandingkan hasil pre-test dan post-test, menghitung nilai N-Gain serta effect size menggunakan Cohen's d. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan praktik wudhu meningkat dari skor 73 pada pre-test menjadi 96 pada post-test. Nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,84 termasuk kategori tinggi, sedangkan nilai Cohen's d sebesar 2,48 menunjukkan pengaruh yang sangat besar. Seluruh peserta didik mampu melaksanakan tahapan wudhu secara benar, berurutan, dan lebih mandiri setelah penerapan metode PECS. Dengan demikian, metode PECS terbukti efektif meningkatkan kemampuan praktik wudhu anak tunarungu pada pembelajaran Pendidikan Agama Islam di sekolah inklusif.

Kata Kunci: PECS, Anak Tunarungu, Praktik Wudhu.

References

Daftar Pustaka
1. Fahmiyanti E, Dini M, Nabilla SM, Fitriani K, Julasari D, Az-zahra C, et al. Membangun Kepercayaan Diri Anak Tunarungu : Peran Konseling dalam Pengembangan Sosial Emosional di SLB-B Tunas Harapan. J Soc Sci Res. 2025;5:6024–34.
2. Fairus A, Harsiwi NE. Analisis Karakteristik Dalam Aktivitas Belajar Pada Anak Berkebutuhan Khusus (Tunarungu) Di SLB PGRI Kamal Bangkalan. Mutidisciplinary Indones Cent J. 2024;1476–84.
3. Paris A, Denne LD, Grindle CF, May R, Apanasionok MM, Hastings RP. Facilitators and barriers to the implementation of the picture exchange communication system (PECS): a systematic review. Front Educ. 2024;9(June).
4. Karin Santika. Pharmacogn Mag. 2021;75(17):399–405.
5. Siregar T. Classroom Action Research-Based Learning Innovations: Kemmis and McTaggart Models. Preprints.org [Internet]. 2025;1–60. Tersedia pada: https://www.preprints.org/manuscript/202510.1440/v1

Published

2026-08-02