Implementasi Disiplin Positif dalam Pembentukan Karakter Cinta Damai pada Mata Pelajaran PAI di SDN 2 Langensari
DOI:
https://doi.org/10.29313/bcsied.v6i2.24398Abstract
Abstract. This research aims to analyze the implementation of positive discipline in forming peace-loving characters in Islamic Religious Education (PAI) subjects at SDN 2 Langensari. The paradigm shift from a punishment system to a more humanistic and religious approach is the main focus to reduce aggressive behavior in elementary school students. The approach used in this study is descriptive qualitative. Data collection techniques were conducted through in-depth interviews, observation, and documentation studies, with PAI teachers as key informants, supported by the perspectives of students and parent representatives. Data credibility was tested using source triangulation. The data analysis process adopted the interactive model of Miles and Huberman, which includes data collection, condensation, display, and conclusion drawing. The results show that the integration of positive discipline theory with PAI values (such as the concepts of Ar-Rifq and Ta'dib) has proven effective in fostering students' internal discipline awareness. PAI teachers carry out their role as uswatun hasanah by applying a kind and firm approach and formulating class agreements through deliberation. The internalization of the As-Salam (The Source of Peace) value is significantly able to break the chain of bullying behavior and directly contributes to creating an inclusive and safe Child-Friendly School ecosystem. Continuous synergy and communication between the school and parents are needed so that the parenting approach at home is aligned with the principles of non-violent discipline at school.
Keywords: Positive Discipline, Peace-Loving Character, Islamic Education
Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi disiplin positif dalam pembentukan karakter cinta damai pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di SDN 2 Langensari. Pergeseran paradigma dari sistem hukuman menuju pendekatan yang lebih humanis dan religius menjadi fokus utama untuk mereduksi perilaku agresif pada siswa sekolah dasar. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi dengan menjadikan guru PAI sebaga i informan kunci, didukung oleh pandangan siswa dan perwakilan orang tua. Uji kredibilitas data menggunakan teknik triangulasi sumber. Proses analisis data mengadopsi model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan, kondensasi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi teori disiplin positif dengan nilai-nilai PAI (seperti konsep Ar-Rifq dan Ta'dib) terbukti efektif menumbuhkan kesadaran disiplin internal siswa. Guru PAI menjalankan perannya sebagai uswatun hasanah dengan menerapkan pendekatan kind and firm serta menyusun kesepakatan kelas melalui musyawarah. Internalisasi nilai As-Salam (Maha Damai) secara signifikan mampu memutus mata rantai perilaku perundungan dan berkontribusi langsung dalam mewujudkan ekosistem Sekolah Ramah Anak yang inklusif dan aman. Diperlukan sinergi dan komunikasi yang berkesinambungan antara sekolah dan orang tua agar pendekatan pengasuhan di rumah selaras dengan prinsip kedisiplinan tanpa kekerasan di sekolah.
Kata Kunci: Disiplin Positif, Karakter Cinta Damai, Pendidikan Agama Islam