Implementasi Program PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) dalam Membentuk Lingkungan Sekolah yang Sehat Berdasarkan Nilai-Nilai Islam di SDIT Uswatun Hasanah
DOI:
https://doi.org/10.29313/bcsied.v6i2.24383Keywords:
perilaku hidup bersih dan sehat, lingkungan sekolah sehat, karakter islamiAbstract
Abstract. A healthy school environment is a crucial aspect of primary education, yet
its implementation still faces challenges in integrating Islamic values as the
foundation for character formation in integrated Islamic elementary schools. This
study analyzes the planning, implementation, evaluation, and inhibiting factors of the
PHBS program at SDIT Uswatun Hasanah, Cimahi City using a qualitative
descriptive approach. Data were collected through observation, interviews, and
documentation on three Fridays (May-June 2026) and analyzed through data
reduction, data display, and conclusion drawing with triangulation. Results show: (1)
planning was systematic through needs identification and coordination meetings
producing three rotational activities every Friday with Islamic values integrated from
the outset; (2) implementation consistently began with spiritual conditioning at the
mosque after Dhuha prayer, shaping Islamic character and a healthy school
environment across physical, social, and psychological dimensions; (3) evaluation
revealed positive behavioral changes in 80-90% of students extending into the home;
(4) inhibiting factors emerged at three levels: scheduling adjustments, facility
limitations, and inconsistent student awareness. The novelty lies in identifying the
Islamic Education teacher as the primary PHBS driver and demonstrating that Islamic
value internalization transcends the school environment.
Keywords: Clean and Healthy Living Behavior, Healthy School Environment,
Islamic Character.
Abstrak. Lingkungan sekolah yang sehat merupakan aspek penting dalam
pendidikan dasar yang turut dipengaruhi oleh penerapan program PHBS, namun
implementasinya masih menghadapi tantangan dalam mengintegrasikan nilai-nilai
keislaman sebagai landasan pembentukan karakter siswa di sekolah dasar Islam
terpadu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan data
dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi pada tiga hari Jumat
(Mei-Juni 2026), kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan
penarikan kesimpulan dengan triangulasi. Hasil menunjukkan: (1) perencanaan
sistematis melalui identifikasi kebutuhan dan rapat koordinasi menghasilkan tiga
kegiatan rotasi setiap Jumat dengan integrasi nilai Islam; (2) pelaksanaan selalu
diawali pengondisian spiritual di masjid setelah shalat dhuha yang membentuk
karakter islami dan lingkungan sekolah sehat secara fisik, sosial, dan psikologis; (3)
evaluasi menunjukkan perubahan perilaku positif 80-90% siswa yang terbawa ke
lingkungan rumah; (4) penghambat teridentifikasi pada tiga level: jadwal, fasilitas,
dan inkonsistensi kesadaran siswa. Kebaruan penelitian terletak pada peran guru PAI
sebagai motor penggerak utama PHBS dan internalisasi nilai Islam yang melampaui
lingkungan sekolah.
Kata Kunci: perilaku hidup bersih dan sehat, lingkungan sekolah sehat,
karakter islami.
References
SEHAT (PHBS) PADA ANAK SEKOLAH DASAR. J Pengabdi Masy Madani Aceh
Elfarazy Media Publ. 2024;1(2):44–7.
2. Fajar ASM, Darmawan D, Kurniawan Y. Pendekatan Kolaboratif Keluarga Dan
Pendidikan Untuk Menjaga Kesehatan Mental Anak di Era Perubahan Sosial dan
Teknologi. J Pendidikan, Penelit dan Pengabdi Masyarakat Surabaya Metromedia Educ
Cent. 2025;5(1):53–64.
3. Wicaksono A, Handoko W. Aktivitas Fisik dan Kesehatan. Pontianak. Institut Agama
Islam Negeri Pontianak Press. 2020.
4. Aminah HK, Yulisetiani S. Analisis implementasi program sekolah sehat dalam
membangun karakter peduli lingkungan di sekolah dasar. J Didakt Dwija Indria
Surakarta Univ Sebel Maret. 2020;(449):1–6.
5. Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung. Alfabeta
Bandung. 2023.
6. Khofifah, Sofa. Upaya Pemeliharaan Kesehatan dan Kebersihan di Pondok Puteri Pusat
Pesantren Zainul Hasan Genggong Berdasarkan Ajaran Al-Qur ’ an dan Hadits. J Ris
Ilmu Pendidik Islam Probolinggo Univ Islam Zainul Hasan Probolinggo. 2025;2.
7. Anggraeni N, Aisyah S, Dyah AS, Inayah S, Susanti S. Promosi Kesehatan : Teori Dan
Aplikasi. Padang. U ME Publishing. 2026. 35 hal.
8. Nurhidayah I, Asifah L, Rosidin U. Pengetahuan , Sikap dan Perilaku Hidup Bersih dan
Sehat pada Siswa Sekolah Dasar. Indones J Heal Sci Jatinangor Univ Padjadjaran.
2021;13(1):61–71.
9. Anita, Alyah R, Ariyanto B. Edukasi Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Dalam
Pencegahan Covid-19 Kepada Kader Posyandu Mawar Desa Palioi Kecamatan Kindang
Kabupaten Bulukumba. J Pengabdi Kpd Masyarakat Makassar Politek Kesehat
Muhammadiyah Makassar. 2020;1(2):30–4.
10. Arsyad M, Suprayogi MN, Siregar NR, Maysara, Syuhud, Bahri S, et al. Teori Belajar
Dan Pembelajaran. Tuban. Yayasan Pendidikan Hidayatun Nihayah. 2025. 22–24 hal.
11. Sugesti R. Menggiatkan Kegiatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Di Lingkungan
Sekolah Mi Wijaya Kusuma. J Pengabdi Masy Indones Maju Jakarta Sekol Tinggi Ilmu
Kesehat Indones Maju. 2020;01(01):17–23.
12. Etna Anjani T, Yuwono I, Rasuna. Pendidikan Inklusif: Dalam Perspektif Ekologi.
Pekanbaru. CV Bravo Press. 2025;27.
13. Rabbani RZ, Sadikin HA, Putri AA, Permana H, Islam MP, Karawang US.
PENGUATAN MANAJEMEN SARANA PRASARANA PENDIDIKAN MELALUI
PENDEKATAN SUSTAINABLE DEVELOPMENT GOALS ( SDGs ) DI SDIT
LAMPU IMAN. J Citra Pendidikan Ngada Sekol Tinggi Kegur dan Ilmu Pendidik
Ngada. 2025;5:193–204.