Pengelolaan Diferensiasi Guru dalam Pembelajaran PAI untuk Siswa Slow Learner (Studi Kasus di SDN 250 Jakapurwa)
DOI:
https://doi.org/10.29313/bcsied.v6i2.24109Keywords:
Kata Kunci: Pengelolaan Diferensiasi, PAI, Slow Learner, Pembelajaran Inklusif.Abstract
Abstract.This study aims to analyze the management of teacher differentiation strategies in Islamic Religious Education (PAI) for slow learner students at SDN 250 Jakapurwa. The research focus encompasses slow learner characteristics, planning, implementation, evaluation, as well as supporting and inhibiting factors. This study employed a qualitative approach with a case study method. Data were gathered through observation, in-depth interviews with PAI teachers, inclusive education teachers, and the school principal, along with documentation studies. Data analysis followed the Miles and Huberman model, involving data reduction, data display, and conclusion drawing. The results indicate that slow learner students face cognitive barriers such as slow comprehension of abstract material, short-term memory limitations, and unstable concentration. PAI teachers manage differentiation through: (1) Planning: conducting diagnostic assessments to map learning readiness and interests; (2) Implementation: content differentiation via material simplification, process differentiation using the make a match method and peer tutoring, and product differentiation by adjusting task targets such as Iqra reading versus memorization; (3) Evaluation: flexible assessment tailored to individual capacities. The primary supporting factors are inclusive school policies, support from the Disability Service Unit (ULD), and teacher patience. Meanwhile, inhibitors include limited instructional time, lack of diverse learning media, and the absence of specific technical guidelines for PAI differentiation. In conclusion, the management of differentiation strategies is proven effective in increasing the participation and understanding of slow learner students, realizing inclusive and equitable PAI learning
Abstrak.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan strategi diferensiasi oleh guru dalam Pendidikan Agama Islam (PAI) bagi siswa slow learner di SDN 250 Jakapurwa. Fokus penelitian mencakup karakteristik siswa slow learner, perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, serta faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru PAI, guru inklusif, dan kepala sekolah, serta studi dokumentasi. Teknik analisis data mengikuti model Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa slow learner di sekolah tersebut memiliki hambatan kognitif berupa lambatnya pemahaman materi abstrak, daya ingat jangka pendek (short memory), dan konsentrasi yang tidak stabil. Guru PAI mengelola diferensiasi melalui: (1) Perencanaan: melakukan asesmen diagnostik untuk memetakan kesiapan dan minat belajar; (2) Pelaksanaan: diferensiasi konten melalui penyederhanaan materi, diferensiasi proses melalui metode make a match dan tutor sebaya, serta diferensiasi produk melalui penyesuaian target tugas seperti bacaan Iqra bagi yang belum mampu menghafal; (3) Evaluasi: penilaian fleksibel disesuaikan kemampuan individu. Faktor pendukung utama adalah kebijakan sekolah yang inklusif, dukungan Unit Layanan Disabilitas (ULD), dan kesabaran guru. Adapun hambatan meliputi keterbatasan waktu pembelajaran, media yang kurang variatif, serta belum adanya panduan teknis khusus diferensiasi PAI. Kesimpulannya, pengelolaan strategi diferensiasi terbukti efektif meningkatkan partisipasi dan pemahaman siswa slow learner, mewujudkan pembelajaran PAI yang inklusif dan berkeadilan
References
[2] Abd Rahman BP, “Pengertian Pendidikan, Ilmu Pendidikan Dan Unsur-Unsur Pendidikan,” Al Urwatul Wutsqa: Kajian Pendidikan Islam, vol. 2, 2022, Accessed: Dec. 04, 2025. [Online]. Available: https://journal.unismuh.ac.id/index.php/alurwatul
[3] E. Nurdia, N. Ferawati, D. Nuraida, T. Sri, and H. Wulandari, “Persepsi Siswa Terhadap Penerapan Metode Scaffolding Pada Materi Evolusi Untuk Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis,” 2025. [Online]. Available: https://journal.fexaria.com/j/index.php/jpmm
[4] M. S. Arifin, “Pendidikan Agama Islam (Pai) Pada Sekolah Sebagai Sub Sistem Pendidikan Nasional,” 2025. [Online]. Available: https://journal.nabest.id/index.php/annajah
[5] H. Bullah et al., “Peran Orang Tua dalam Pendidikan Anak Perspektif Al-Quran dan Hadis,” 2020.
[6] E. Pujianti, “Kontribusi Pendidikan Agama Islam terhadap Pengembangan Spiritualitas dan Mentalitas Peserta Didik,” EDUKASIA: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, vol. 5, pp. 2551–2562, 2024, [Online]. Available: https://jurnaledukasia.org
[7] J. F. Fau, K. J. Mendrofa, M. Wau, and Y. Waruwu, “Pendidikan Jendela Dunia,” JIPMAS : Jurnal Visi Pengabdian Kepada Masyarakat, vol. 04, pp. 69–77, 2023, [Online]. Available: https://ejournal.uhn.ac.id/index.php/pengabdian
[8] B. Subiyakto and M. Mutiani, “Internalisasi Nilai Pendidikan Melalui Aktivitas Masyarakat Sebagai Sumber Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial,” Khazanah: Jurnal Studi Islam dan Humaniora, vol. 17, no. 1, p. 137, Jul. 2019, doi: 10.18592/khazanah.v17i1.2885.
[9] S. Rahmawati, V. Santika, T. Nuriyati, and S. Tinggi Agama Islam Negeri Bengkalis, “Pembelajaran Inklusif Dalam Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam,” 2025. [Online]. Available: https://edu.gerbangriset.com/index.php/jpk
[10] Iqbal Sauqi and Nova Estu Harsiwi, “Menganalisis Belajar Siswa Berkebutuhan Khusus Slow Learner di Sekolah Dasar Negeri Keleyan 1,” Morfologi : Jurnal Ilmu Pendidikan, Bahasa, Sastra dan Budaya, vol. 2, no. 4, pp. 29–42, Jun. 2024, doi: 10.61132/morfologi.v2i4.797.
[11] N. Nasywa Maulida, N. Hikmah, and S. Sangatta Kutai Timur, “Analisis Konsep, Nilai, dan Strategi Efektif dalam Implementasi Pendidikan Karakter pada Pembelajaran PAI,” 2025.
[12] Lisyafaati Hij Nabila.P, Nur Dian Andini, and Rizkya Kamelida Fitriani, “Implementasi Pembelajaran Anak Slow Learner Pada Masa Pandemi di Sekolah Amanah Bunda Tangerang Selatan,” Ash-Shobiy: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini dan Al-Qur’an, vol. 1, no. 1, pp. 19–26, Jul. 2022, doi: 10.33511/ash-shobiy.v1n1.19-26.
[13] L. Munawaroh et al., “Strategi Pembelajaran Inklusif dalam Mewujudkan Pendidikan yang Ramah bagi Anak Berkebutuhan Khusus,” 2025.
[14] H. Fadiyah, P. Khoirunnisa, R. I. Bardilah, R. T. Handayani, U. Pgsd, and J. Negeri, “Studi Literatur: Peran Guru Kelas Dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Anak Slow Learner Di Sekolah Dasar,” 2024.
[15] U. F. Lestari, M. Wati, M. Afandi, M. Subhan, and M. D. R. Sahbana, “Strategi Pembelajaran Diferensiasi dalam Pendidikan Agama Islam: Perspektif Psikologis,” Journal of Education Research, vol. 5, no. 4, pp. 5272–5280, Nov. 2024, doi: 10.37985/jer.v5i4.1806.
[16] N. Nasrodin, R. Faishol, and A. Fauzi, “Optimalisasi Kreativitas Peserta Didik Melalui Penerapan Pembelajaran Diferensiasi Produk,” Ar-Risalah Media Keislaman Pendidikan dan Hukum Islam, vol. 23, no. 1, p. 168, Apr. 2025, doi: 10.69552/ar-risalah.v23i1.3022.
[17] M. Rijal Fadli, “Memahami desain metode penelitian kualitatif,” vol. 21, no. 1, pp. 33–54, 2021, doi: 10.21831/hum.v21i1.
[18] Maulian Fadli, Latifatu Qolbi, Kardilla Mutiasya, Salimatul Hayati, Elsa Tionita, and Husnatul Azizah, “Penggunaan Gadget di Kalangan Anak SD dan Tantangan dalam Lingkungan Sekolah,” Lencana: Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan, vol. 3, no. 2, pp. 159–167, Apr. 2025, doi: 10.55606/lencana.v3i2.5027.
[19] W. Vera Nurfajriani et al., “Triangulasi Data Dalam Analisis Data Kualitatif,” Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, vol. 10, no. 17, pp. 826–833, 2024, doi: 10.5281/zenodo.13929272.
[20] Q. Qomaruddin and H. Sa’diyah, “Kajian Teoritis tentang Teknik Analisis Data dalam Penelitian Kualitatif: Perspektif Spradley, Miles dan Huberman,” Journal of Management, Accounting, and Administration, vol. 1, no. 2, pp. 77–84, Dec. 2024, doi: 10.52620/jomaa.v1i2.93.
[21] A. Adzani Pertiwi et al., “Identifikasi Dan Penanganan Siswa Slow Learner Di Sekolah Dasar Inklusif,” JMA), vol. 3, no. 6, pp. 3031–5220, 2025, doi: 10.62281.
[22] Nining Syamsi Komariah, “Strategi Pembelajaran Berbasis Teori Memori Untuk Peningkatan Kognitif Siswa,” CONS-EDU Islamic Guidance and Counseling Journal, vol. 05, 2025, doi: 10.51192/cons.v5i1.1228.
[23] R. Adawiyah et al., “Pembiasaan Sholat Dhuha Dalam Meningkatkan Kedisiplinan Menuju Generasi Emas 2045 Siswa Mi Islamiyah Attanwir Talun Sumberrejo Bojonegoro,” Jurnal Ilmiah Research Student, vol. 2, no. 1, pp. 622–629, 2025, doi: 10.61722/jirs.v2i1.4157.
[24] H. Musthaffiroh and A. Shanie, “Zona Perkembangan Proksimal Lev Vygotsky: Bagaimana Teori Ini Berperan Dalam Pendidikan Islam Bagi Anak Usia Dini,” Al-Thifl Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, vol. 2, no. 1, 2025.
[25] Hanafiah Lutfi Hakim, “Upaya MeningkatKan Kemampuan Daya Ingat Anak Slow Learning Melalui Metode Scl (Student Center Learning) Kelas Viii Putri Smp Mibs Kebumen,” Tarbi: Jurnal Ilmiah Mahasiswa, vol. 2, 2023, Accessed: Dec. 24, 2025. [Online]. Available: www.ejournal.iainu-kebumen.ac.id
[26] F. Sagita Mawaddah and F. Keguruan dan, “Assesmen dalam Kurikulum Merdeka Belajar,” 2023.
[27] Fian Casfian, “Efektivitas Pembelajaran Berbasis Teori Kontruktivisme Melalui Media E-Learning,” Pediaqu:Jurnal Pendidikan Sosial dan Humaniora, vol. 3, 2024, Accessed: Jan. 03, 2026. [Online]. Available: https://publisherqu.com/index.php/pediaqu
[28] M. Rukhin and L. Huda, “Studi komperatif teori among dan zona proximal development dalam pembelajaran sekolah dasar,” 2025.
[29] R. Y. Ginting and D. Naibaho, “Mampu Mengelola Dan Menganalisis Hasil Penilaian Untuk Menentukan Tingkat Ketuntasan Belajar (Matery Learning),” 2023. [Online]. Available: https://publisherqu.com/index.php/pediaqu
[30] Y. R. Salsabila and M. MUQOWIM, “Korelasi Antara Teori Belajar Konstruktivisme Lev Vygotsky Dengan Model Pembelajaran Problem Based Learning (Pbl),” LEARNING : Jurnal Inovasi Penelitian Pendidikan dan Pembelajaran, vol. 4, no. 3, pp. 813–827, Aug. 2024, doi: 10.51878/learning.v4i3.3185.
[31] D. Z. Tosan, F. Rahmah, S. Suryani, and M. Y. A. Bakar, “Fitrah Manusia Dalam Perspektif Pendidikan Islam,” Jurnal Muassis Pendidikan Dasar, vol. 2, no. 2, pp. 149–160, Jul. 2023, doi: 10.55732/jmpd.v2i2.73.
[32] F. Lafendry, “Teori Pendidikan Tuntas Mastery Learning Benyamin S Bloom,” Tarbawi : Jurnal pemikiran dan Pendidikan Islam, vol. 6, no. 1, pp. 1–12, Feb. 2023, doi: 10.51476/tarbawi.v6i1.459.
[33] Saiful Almujab, “Pembelajaran Berdiferensiasi: Pendekatan Efektif Dalammenjawab Kebutuhan Diversitas Siswa,” Oikos: Jurnal Kajian Pendidikan Ekonomi dan Ilmu Ekonomi, vol. 8, 2023.
[34] Natasya Lady Munaroh, “Asesmen dalam Pendidikan : Memahami Konsep,Fungsi dan Penerapannya,” Dewantara : Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora, vol. 3, no. 3, pp. 281–297, Jul. 2024, doi: 10.30640/dewantara.v3i3.2915.
[35] N. I. Soraya, E. Agmini, R. Indamah, A. Azainil, and L. Komariyah, “Sistem Pendekatan Proses Manajemen Mutu dalam Pendidikan,” Innovative: Journal Of Social Science Research, vol. 5, no. 3, pp. 2838–2848, May 2025, doi: 10.31004/innovative.v5i3.19465.