Perbandingan Kemampuan Membaca Al-Qur’an Siswa antara Pembelajaran Tutor Sebaya dan Konvensional di SMA Negeri 25 Bandung

Authors

  • Najma Khaira Pendidikan Agama Islam

DOI:

https://doi.org/10.29313/bcsied.v6i2.24074

Keywords:

tutor sebaya, pembelajaran konvensional, kemampuan membaca Al-Qur’an, quasi experiment, studi komparatif.

Abstract

Abstract. Qur’an reading ability is an essential competency in Islamic Religious Education. However, the Qur’an reading skills of senior high school students remain varied, particularly in pronunciation accuracy, tajwid application, reading fluency, and tartil. This study aimed to compare the Qur’an reading abilities of students taught through peer tutoring and those taught through conventional instruction. A quantitative approach with a quasi-experimental method and a nonequivalent control group design was employed. The participants consisted of 68 tenth-grade students at SMA Negeri 25 Bandung, comprising 35 students in the experimental class and 33 students in the control class. Data were collected using a practical Qur’an reading test assessing makhraj accuracy, tajwid application, reading fluency, as well as tartil and rhythm. The data were analyzed using descriptive statistics, normality and homogeneity tests, gain scores, normalized gain, paired-samples t-tests, and an independent-samples t-test. The findings showed that both groups experienced an improvement in Qur’an reading ability. However, the improvement in the peer tutoring class was greater than that in the conventional class. The experimental class mean score increased from 69.586 in the pretest to 83.257 in the posttest, with an N-Gain score of 0.45, categorized as moderate. Meanwhile, the control class mean score increased from 66.167 to 71.303, with an N-Gain score of 0.15, categorized as low. The independent-samples t-test yielded a significance value of 0.000 (p < 0.05), indicating a significant difference between the two groups after the intervention. Therefore, peer tutoring was more effective than conventional instruction in improving the Qur’an reading ability of tenth-grade students at SMA Negeri 25 Bandung.

Keywords: peer tutoring, conventional instruction, Qur’an reading ability, quasi-experimental study, comparative study.

Abstrak. Kemampuan membaca Al-Qur’an merupakan salah satu kompetensi penting dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Namun, kemampuan membaca Al-Qur’an siswa pada jenjang sekolah menengah atas masih beragam, khususnya dalam ketepatan makhraj, penerapan tajwid, kelancaran membaca, serta tartil. Penelitian ini bertujuan membandingkan kemampuan membaca Al-Qur’an antara siswa yang mengikuti pembelajaran menggunakan metode tutor sebaya dan siswa yang mengikuti pembelajaran konvensional. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi experiment dan desain nonequivalent control group. Subjek penelitian terdiri atas 68 siswa kelas X SMA Negeri 25 Bandung, yaitu 35 siswa kelas eksperimen dan 33 siswa kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui tes praktik membaca Al-Qur’an yang menilai ketepatan makhraj, penerapan tajwid, kelancaran membaca, serta tartil dan irama. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas, uji homogenitas, gain score, normalized gain, paired sample t-test, dan independent sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan membaca Al-Qur’an pada kedua kelas mengalami peningkatan. Namun, peningkatan pada kelas tutor sebaya lebih tinggi dibandingkan kelas konvensional. Nilai rata-rata kelas eksperimen meningkat dari 69,586 pada pretest menjadi 83,257 pada posttest dengan N-Gain sebesar 0,45 yang termasuk kategori sedang. Sementara itu, nilai rata-rata kelas kontrol meningkat dari 66,167 menjadi 71,303 dengan N-Gain sebesar 0,15 yang termasuk kategori rendah. Hasil independent sample t-test memperoleh nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan kemampuan membaca Al-Qur’an secara signifikan antara kedua kelompok setelah diberikan perlakuan. Dengan demikian, metode tutor sebaya lebih efektif daripada pembelajaran konvensional dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an siswa kelas X SMA Negeri 25 Bandung.

Kata Kunci: tutor sebaya, pembelajaran konvensional, kemampuan membaca Al-Qur’an, quasi experiment, studi komparatif.

References

[1] Nurhayati, “Upaya Guru Pendidikan Agama Islam dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Membaca Al-Qur’an pada Siswa Kelas IX di SMPN 2 Donri-Donri, Kabupaten Soppeng.,” Jurnal Pendidikan, vol. 9, no. 2, 2014.
[2] A. Arsyad and S. Salahudin, “Hubungan Kemampuan Membaca Al Qur’an dan Minat Belajar Siswa Dengan Hasil Belajar Pendidikan Agama Islam (PAI),” EDUKASI: Jurnal Penelitian Pendidikan Agama dan Keagamaan, vol. 16, no. 2, 2018, doi: 10.32729/edukasi.v16i2.476.
[3] Via Nur Aulia, “Metode Iqro’ Untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an Pada Anak Usia Dini,” Al Jayyid : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, vol. 2, no. 1, p. 35, Mar. 2023, Accessed: Nov. 20, 2025. [Online]. Available: https://ojs.stai-ibnurusyd.ac.id/index.php/aljayyid/article/view/60
[4] Aisyah Idris, Nurbayani, and Maysyurah Turiza, “Kesulitan Belajar Peserta Didik pada Mata Pelajaran Al - Qur’an Hadist Kelas VII MTsS samahani Kabupaten Aceh Besar,” Jurnal Ilmiah Mahasiswa, vol. 1, no. 1, pp. 117–128, Jun. 2023, doi: 10.22373/jim.v1i1.364.
[5] Aisyah Ayun Khoirurrizki and Betty Mauli Rosa Bustam, “Analysis of Low Interest in Reading the Qur’an in School-Age Children,” Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial, vol. 1, no. 1, pp. 47–59, Jul. 2023, doi: 10.58540/jipsi.v1i1.12.
[6] Y. N. Febianti, “Peer Teaching (Tutor Sebaya) Sebagai Metode Pembelajaran Untuk Melatih Siswa Mengajar,” Edunomic, vol. 2, no. 2, Sep. 2014.
[7] S. Yunita and S. Asiah, “Implementasi Metode Tutor Sebaya dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an Siswa (Studi Kualitatif Naturalistik di SMA Martia Bhakti Kayu Ringin Bekasi Selatan Kota Bekasi),” Turats, vol. 15, no. 1, pp. 53–65, Aug. 2022, doi: 10.33558/turats.v15i1.4539.
[8] F. A. Rahmawati and J. P. Purwaningrum, “Penerapan Teori Vygotsky dalam Pembelajaran Matematika,” Jurnal Riset Pembelajaran Matematika, vol. 4, no. 1, 2022, doi: 10.55719/jrpm.v4i1.349.
[9] D. Firmansyah and D. Saepuloh, “Social Learning Theory: Cognitive and Behavioral Approaches,” Jurnal Ilmiah Pendidikan Holistik (JIPH), vol. 1, no. 3, 2022.
[10] A. M. N. Kamelia and N. L. Inayati, “Penerapan Metode Tutor Sebaya sebagai Upaya Peningkatan Kemampuan Membaca Al-Qur’an Peserta Didik di SMK Negeri 2 Karanganyar,” Media Penelitian Pendidikan : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan dan Pengajaran, vol. 17, no. 2, pp. 368–374, Dec. 2023, doi: 10.26877/mpp.v17i2.16891.
[11] Midoni et al., “Implementasi Metode Tutor Sebaya dalam Meningkatkan Partisipasi Siswa Belajar Al-Qur’an pada Mata Pelajaran PAI Kelas XI IPA 1 SMA,” Arus Jurnal Pendidikan, vol. 2, no. 3, 2022, doi: 10.57250/ajup.v2i3.147.
[12] Sinta Riani, “Efektifitas Pembelajaran Tutor Sebaya (Peer Tutoring) Untuk Meningkatkan Baca Al-Qur’an Di SMA Negeri 1 Teupah Tengah,” 2022.
[13] Nurhidayah Siti, Chotib Moch, and Saihan, “Upaya Guru dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an melalui Metode Tutor Sebaya,” Didaktika: Jurnal Kependidikan, vol. 14, no. 1, Feb. 2025, doi: doi.org/10.58230/27454312.2107.
[14] Sugiyono, Metode Penelitian dan Pengembangan Pendekatan Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D, 2nd ed., no. 2015. Bandung: Alfabeta, 2020.
[15] G. Anantasia and S. R. Rindrayani, “Metodologi Penelitian Quasi Eksperimen,” Adiba : Journal Of Education, vol. 5, no. 2, pp. 183–192, 2025.
[16] Gunawan Imam, Metode Penelitian Kualitatif: Teori dan Praktik, 1st ed. Jakarta: Bumi Aksara, 2022.
[17] J. H. Yam and R. Taufik, “Hipotesis Penelitian Kuantitatif,” Perspektif : Jurnal Ilmu Administrasi, vol. 3, no. 2, 2021, doi: 10.33592/perspektif.v3i2.1540.

Published

2026-07-31