Impelemtasi Pembelajaran Tahsin Al-Qur’an Berbasis Online dengan Metode Sabiq (Sabar dan Istiqomah) di Pesantren Daarut Tauhid Bandung

Authors

  • Putri Widianingsih Pendidikan Agama Islam
  • Helmi, Khambali Fakultas Tarbiyah, Universitas Islam Bandung

DOI:

https://doi.org/10.29313/bcsied.v6i2.24021

Keywords:

Taḥsīn Al-Qur'an; Metode SABIQ; Pembelajaran Online.

Abstract

Abstract. The development of digital technology has transformed Qur'anic learning, including tahsin learning, which has been conducted through online platforms. However, online tahsin learning has still faced several challenges, including limited interaction between teachers and participants, less effective feedback, and the lack of integration between improving Qur'anic reading skills and character development. This study aimed to describe the implementation of online Taḥsīn Al-Qur'an learning using the SABIQ (Patience and Consistency) method at Pesantren Daarut Tauhiid Bandung, covering the planning, implementation, and evaluation stages. A qualitative approach with a case study method was employed. Data were collected through interviews, observations, and documentation, then were analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing, while data validity was ensured through source and technique triangulation. The findings showed that the learning process was systematically planned through the formulation of learning objectives, gradual material organization, and placement tests. The learning activities were implemented using the talaqqi method adapted to an online setting while integrating the values of patience and consistency. The evaluation process was conducted through formative and summative assessments using a structured scoring rubric with a minimum passing grade of 70. The findings indicated that the implementation of the SABIQ method not only improved participants' Qur'anic reading skills in accordance with tajwid rules but also strengthened the values of patience and consistency in online learning.

 

Keywords: learning implementation, Qur'anic tahsin, online learning, SABIQ method, character development.

 

Abstrak. Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan dalam pembelajaran Al-Qur’an, termasuk pembelajaran tahsin yang kini dapat dilaksanakan secara daring. Namun, pembelajaran tahsin berbasis online masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan interaksi antara pengajar dan peserta, kurang optimalnya pemberian umpan balik, serta belum terintegrasinya peningkatan kemampuan membaca Al-Qur’an dengan pembentukan karakter. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi pembelajaran Taḥsīn Al-Qur’an berbasis online dengan metode SABIQ (Sabar dan Istiqomah) di Pesantren Daarut Tauhiid Bandung yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran dilakukan secara sistematis melalui penetapan tujuan, penyusunan materi secara bertahap, dan placement test. Pelaksanaan pembelajaran menerapkan metode talaqqi yang diadaptasi ke dalam sistem daring dengan menginternalisasikan nilai sabar dan istiqomah. Evaluasi dilakukan melalui penilaian formatif dan sumatif menggunakan rubrik penilaian terstruktur dengan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sebesar 70. Temuan penelitian menunjukkan bahwa implementasi metode SABIQ tidak hanya meningkatkan kemampuan membaca Al-Qur’an sesuai kaidah tajwid, tetapi juga memperkuat karakter sabar dan istiqomah peserta dalam pembelajaran berbasis online.

 

Kata Kunci: implementasi pembelajaran, tahsin Al-Qur’an, pembelajaran online, metode SABIQ, karakter.

 

 

References

Riana, I. (2022). Efektivitas Penggunaan Sistem Daring dalam pembelajaran Tahsin terhadap kualitas bacaan Al-Qur'an pada anggota UKM LPTQ UMY dimasa pandemi COVID-19 (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta).
Smait, D., Umat, H., Winda, K., Singgarani, A., Arifin, Z., & Fathurrohman, N. (2021). Implementasi Metode Wafa pada Pembelajaran Tahsin Al-Qur’an. In Jurnal Pendidikan Islam (Vol. 8, Issue 2).
Miyarso, E. (2017). Kultur Keluarga dan Kemampuan Berbahasa Anak. Dinamika Pendidikan, XXII(2), 97–111.
Rahma Nurlita, A., Rizal, M., & Robiansyah, Y. (2024). Optimalisasi Pembelajran Tahsin Jarak Jauh Cinta Qur’an Foundation pada masyarakat yang produktif Optimizing Distance Tahsin Learning Of love Qur’an Foundation on Poductive Society (Vol. 2, Issue 2).
Majid, A., & Pd, M. (2019). Strategi pembelajaran.
Marheni, W., Lestari, P. W., Sababalat, L., & Novalia, L. (2025). Perencanaan dan Pelaksanaan Pembelajaran yang Efektif. Student Scientific Creativity Journal, 3(1), 48-56.
Belawati, T. (2019). Pembelajaran online. Jakarta, Universitas Terbuka, 201.
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes (Vol. 86). Harvard university press.
Suhaemin, S., & Arikunto, S. (2013). Manajemen perpustakaan di madrasah aliyah negeri Yogyakarta. Jurnal Akuntabilitas Manajemen Pendidikan, 1(2), 252-268.

Published

2026-08-02