Reformulasi Nilai-Nilai Akhlak Murid Terhadap Guru Dalam Kitab Ta'līm Al-Muta'allim Bagi Penguatan Pendidikan Karakter Generasi Z
DOI:
https://doi.org/10.29313/bcsied.v6i2.23867Keywords:
Guru, Akhlak, Murid, Ta'līm al-Muta'allim, Pendidikan Karakter, Generasi Z, Hermeneutika GadamerAbstract
Abstract. This study was motivated by the declining ethics of students toward teachers amid rapid technological advancement and the intensive use of digital media, which have influenced the character of Generation Z. This condition highlights the need to reinterpret moral values rooted in classical Islamic educational traditions, particularly those found in Ta'līm al-Muta'allim by Imam Burhānuddīn Az-Zarnūjī. This study aims to identify the moral values of students toward teachers presented in Chapter IV of the book, analyze their conceptual foundation from the perspective of classical Islamic education, and reformulate them for strengthening Generation Z character education. This research employed a qualitative approach using library research. The primary data source was Ta'līm al-Muta'allim, while secondary data were obtained from books, journal articles, and other relevant literature. Data were analyzed using Hans-Georg Gadamer's hermeneutic approach through textual analysis, historical-context analysis, and the fusion of horizons. The findings indicate that the principal moral values consist of ta'dhīm (respect for teachers), tawadhu' (humility), patience in seeking knowledge, and maintaining the teacher's approval. These values remain relevant in contemporary education when interpreted contextually through respect, ethical communication, learning responsibility, appreciation of teachers' roles, and moral awareness within democratic and technology-based educational environments. Therefore, the moral values contained in Ta'līm al-Muta'allim provide a normative foundation for strengthening the character education of Generation Z.
Keywords: Student Morality, Teacher, Ta'līm al-Muta'allim, Character Education, Generation Z, Gadamerian Hermeneutics.
Abstrak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena menurunnya etika peserta didik terhadap guru di tengah perkembangan teknologi digital yang memengaruhi karakter Generasi Z. Kondisi tersebut mendorong perlunya pengkajian kembali nilai-nilai akhlak dalam khazanah pendidikan Islam klasik, khususnya yang terdapat dalam kitab Ta'līm al-Muta'allim karya Imam Burhānuddīn Az-Zarnūjī. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan nilai-nilai akhlak murid terhadap guru yang terdapat dalam Bab IV kitab Ta'līm al-Muta'allim, menganalisis konstruksi konseptualnya dalam perspektif pendidikan Islam klasik, serta mereformulasikannya bagi penguatan pendidikan karakter Generasi Z. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Sumber data primer berupa kitab Ta'līm al-Muta'allim, sedangkan sumber data sekunder diperoleh dari buku, jurnal, dan penelitian yang relevan. Analisis data dilakukan menggunakan pendekatan hermeneutika Hans-Georg Gadamer melalui analisis tekstual, analisis konteks historis, dan fusion of horizons. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai utama akhlak murid terhadap guru meliputi ta'dhīm (penghormatan kepada guru), tawadhu' (kerendahan hati), kesabaran dalam menuntut ilmu, dan menjaga keridaan guru. Nilai-nilai tersebut tetap relevan bagi pendidikan karakter Generasi Z apabila dimaknai secara kontekstual melalui pengembangan sikap hormat, etika komunikasi, tanggung jawab belajar, penghargaan terhadap peran guru, dan kesadaran moral dalam lingkungan pendidikan yang demokratis dan berbasis teknologi. Dengan demikian, nilai-nilai akhlak dalam Ta'līm al-Muta'allim dapat menjadi landasan normatif bagi penguatan pendidikan karakter Generasi Z.
Kata Kunci: Akhlak Murid, Guru, Ta'līm al-Muta'allim, Pendidikan Karakter, Generasi Z, Hermeneutika Gadamer.
References
[2] Al-Zarnuji. (2009). Talim Mutaallim Terjemah Abdul Kadir al-Jufri.
[3] Bannang, A., Muliani, & Pali, A. (2026). Paradigma Baru dalam Mengajar: Menjawab Tantangan Pendidikan Modern.
[4] Emanuel Prasetyono. (2022). Fusi Horizon Hermeneutika. PT Kanisius.
[5] Gadamer, H.-G. (2004). Truth and Method (2nd Revised ed.). Continuum.
[6] Maesak, C., Kurahman, O. T., & Rusmana, D. (2025). Peran Pendidikan Islam dalam Mengatasi Krisis Moral Generasi Z di Era Globalisasi Digital.
[7] Muhammad Adnan Faidh, M. E. M., Putri, N. E., Putri, S. I., Munir, T. A., & Laksana, A. (2024). Dinamika Perilaku Gen Z Sebagai Generasi Internet.
[8] Mukhlisin, H. (2017). Nilai-Nilai Pendidikan Akhlak Dalam Kitab Ta'lim Muta'allim Az-Zarnuji dan Relevansinya dengan Pendidikan Karakter di Indonesia.
[9] Mustaniroh, L. (2021). Relevansi Pendidikan Akhlak Dalam Kitab Ta'lim Muta'allim Dengan Akhlak Siswa Kelas X MA Islamiyah Candi Sidoarjo.
[10] Shahnaz, T., Kemala, R., & Nazmi, R. (2024). Pendidikan Karakter GEN-Z.
[11] Susanti, S. E. (2022). Pendidikan Karakter Dalam Membangun Kecerdasan Moral Bagi Anak Usia Dini Perspektif Thomas Lickona.
[12] TAUFIQ, I. A. (2024). Nilai-Nilai Pendidikan Akhlak Dalam Kitab Ta'lim Muta'allim dan Aktualisasinya Terhadap Pendidikan Karakter di Indonesia.
[13] Waluyo, A., & Sani, M. R. (2019). Konsep Pendidikan Akhlak Dalam Kitab Ta'lim Muta'allim Az-Zarnuji dan Relevansinya dengan Pendidikan Akhlak di Indonesia.