Pengaruh Kecerdasan Spiritual Guru Pendidikan Agama Islam Terhadap Gaya Mengajar Di Madrasah Ibtidaiyah Kecamatan Cihampelas Kabupaten Bandung Barat

Authors

  • Muhammad Rifki Hamdani Pendidikan Agama Islam
  • Nan Rahminawati
  • Nadri Taja

DOI:

https://doi.org/10.29313/bcsied.v6i2.23756

Keywords:

Kecerdasan Spiritual, Gaya Mengajar, Guru PAI, Madrasah Ibtidaiyah

Abstract

Abstract. This study aims to analyze the influence of Islamic Religious Education (PAI) teachers' spiritual intelligence on their teaching styles at Madrasah Ibtidaiyah in Cihampelas District, West Bandung Regency. Employing a quantitative approach with an ex post facto design and survey methodology, this study involved 33 PAI teachers selected through purposive sampling. The spiritual intelligence variable was measured using an instrument based on Zohar and Marshall's theory integrated with Islamic perspectives (27 valid items, α = 0.915), while the teaching style variable was measured based on Grasha's theory (29 valid items, α = 0.920). Data analysis included prerequisite tests (normality, linearity, heteroscedasticity) and inferential analysis (Pearson correlation, simple linear regression, coefficient of determination) using SPSS version 26. Results indicate that PAI teachers' spiritual intelligence falls within the high category (M = 93.55; SD = 8.628) and teaching style in the moderate category (M = 97.64; SD = 10.003). Simple linear regression yielded a Beta coefficient of 0.786 (t = 7.086; sig. = 0.000 < 0.05), confirming a positive and significant influence of spiritual intelligence on teaching style. The coefficient of determination (R² = 0.618) indicates that spiritual intelligence contributes 61.8% to the variation in teachers' instructional styles. These findings confirm that spiritual intelligence is a strong predictor of PAI teachers' teaching styles and recommend professional development programs specifically directed toward strengthening spiritual intelligence.

Keywords: Spiritual Intelligence, Teaching Style, PAI Teacher, Madrasah Ibtidaiyah

ABSTRAK. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kecerdasan spiritual guru Pendidikan Agama Islam (PAI) terhadap gaya mengajar di Madrasah Ibtidaiyah Kecamatan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain ex post facto dan teknik survei, penelitian ini melibatkan 33 guru PAI yang dipilih melalui purposive sampling. Variabel kecerdasan spiritual diukur menggunakan instrumen berbasis teori Zohar dan Marshall yang diintegrasikan dengan perspektif Islam (27 item valid, α = 0,915), sedangkan variabel gaya mengajar diukur berdasarkan teori Grasha (29 item valid, α = 0,920). Analisis data meliputi uji prasyarat (normalitas, linearitas, heteroskedastisitas) dan analisis inferensial (korelasi Pearson, regresi linear sederhana, koefisien determinasi) menggunakan SPSS versi 26. Hasil menunjukkan bahwa kecerdasan spiritual guru PAI berada pada kategori tinggi (M = 93,55; SD = 8,628) dan gaya mengajar pada kategori sedang (M = 97,64; SD = 10,003). Uji regresi linear sederhana menghasilkan koefisien Beta = 0,786 (t = 7,086; sig. = 0,000 < 0,05), membuktikan adanya pengaruh positif dan signifikan kecerdasan spiritual  terhadap gaya mengajar. Koefisien determinasi (R² = 0,618) mengindikasikan bahwa kecerdasan spiritual  berkontribusi sebesar 61,8% terhadap variasi gaya mengajar guru. Temuan ini menegaskan bahwa kecerdasan spiritual merupakan prediktor kuat gaya mengajar guru PAI dan merekomendasikan program pengembangan profesional guru yang secara khusus diarahkan pada penguatan kecerdasan spiritual.

Kata Kunci: Kecerdasan Spiritual, Gaya Mengajar, Guru PAI, Madrasah Ibtidaiyah

References

Busthomi, M. (2022). Gaya mengajar guru PAI dan dampaknya terhadap karakter siswa. Tadris, 17(1), 78–96.
Effendi, E. (2020). Gaya mengajar sebagai faktor penentu keberhasilan pembelajaran. Jurnal Pendidikan, 11(2), 45–63.
Farhanim, F., & Jamal, J. (2022). Integrasi gaya mengajar Grasha dalam praktik pembelajaran. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 29(1), 34–52.
Fitri, F. (2024). Manajemen kelas berbasis kecerdasan spiritual guru. Jurnal Manajemen Pendidikan, 16(2), 88–107.
Fitria, H. (2025). Peran guru PAI dalam pembentukan karakter islami. Attarbiyah, 35(1), 1–20.
Grasha, A.F. (1994). A matter of style: The teacher as expert, formal authority, personal model, facilitator, and delegator. College Teaching, 42(4), 142–149.
Habibi, A., et al. (2025). Al-Ghazali dan relevansinya dalam pendidikan Islam kontemporer. Jurnal Pendidikan Islam, 13(1), 55–74.
Haryanto, S., Rizki, A., & Fahdilah, F. (2023). Teori kecerdasan spiritual Zohar dan Marshall. Jurnal Psikologi Pendidikan Islam, 9(2), 45–63.
Kadafi, A. (2024). Kontribusi guru PAI dalam meningkatkan kecerdasan spiritual peserta didik. Jurnal Pendidikan Dasar Islam, 11(2), 134–152.
Koehler, M.J. (2006). Technological pedagogical content knowledge: A framework for teacher knowledge. Teachers College Record, 108(6), 1017–1054.
Kosasih, K. (2026). Pengaruh gaya mengajar, fasilitas, dan sarana terhadap motivasi belajar. Jurnal Pendidikan, 14(1), 22–40.
Liswandari, L. (2022). Harmonisasi SQ dan PCK guru PAI. Jurnal Pendidikan Islam, 10(2), 99–118.
Maimunah, I., Hidayat, R., & Mentari, E.G. (2022). Upaya guru PAI dalam menumbuhkan kecerdasan spiritual siswa. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 19(2), 201–218.
Muadzin, M. (2025). Pengaruh refleksi spiritual guru terhadap manajemen kelas. Jurnal Tarbiyah, 32(1), 67–85.
Nurjanah, N. (2018). Gaya mengajar dan pengaruhnya terhadap hasil belajar. Jurnal Pendidikan dan Penelitian, 7(2), 112–130.
Nurdiana, N. (2020). Hubungan antara kecerdasan spiritual guru PAI dengan sikap keagamaan peserta didik. Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 8(2), 155–172.
Prayogi, P., et al. (2024). Dominasi ceramah dalam pembelajaran PAI. Jurnal Studi Pembelajaran Islam, 18(1), 45–63.
Rara, A.R.L. (2024). Peran guru PAI dalam membentuk kecerdasan spiritual peserta didik. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 21(1), 67–85.
Rashid, R. (2022). Metodologi penelitian ex post facto dalam pendidikan. Jurnal Penelitian Pendidikan, 39(1), 1–19.
Riswan, R., Rokim, S., & Bafadhol, I. (2023). Integrasi SQ Zohar Marshall dengan spiritualitas Islam. Jurnal Pendidikan Islam dan Manajemen, 10(1), 78–97.
Riswadi, R. (2020). Sertifikasi guru PAI dan kesetaraan jenjang MI. Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 8(2), 112–130.
Safitri, D., Masnawati, M., & Darmawan, D. (2024). Faktor-faktor yang memengaruhi gaya mengajar guru. Jurnal Ilmu Pendidikan, 30(2), 134–152.
Schön, D.A. (1982). The Reflective Practitioner: How Professionals Think in Action. New York: Basic Books.
Schön, D.A. (1987). Educating the Reflective Practitioner. San Francisco: Jossey-Bass.
Shulman, L.S. (1987). Knowledge and teaching: Foundations of the new reform. Harvard Educational Review, 57(1), 1–22.
Shing, C.L., Saat, R.M., & Loke, S.H. (2015). The knowledge of teaching: Pedagogical content knowledge (PCK). The Malaysian Online Journal of Educational Science, 3(3), 40–55.
Sulaiman, S. (2024). Pengaruh gaya mengajar terhadap motivasi belajar siswa. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 31(1), 56–74.
Syahmidi, S. (2025). Optimalisasi gaya mengajar guru PAI di era digital. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 22(1), 23–41.
Tarsono, T. (2025). Strategi pembelajaran PAI berbasis psikologi humanistik. Jurnal Psikologi dan Pendidikan Islam, 12(1), 45–63.
Winata, W. (2025). Kecerdasan spiritual guru PAI dan aktivitas mengajar sebagai ibadah. Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, 12(1), 23–41.
Wiranata, W., et al. (2023). Digitalisasi dan pergeseran nilai spiritual dalam pendidikan. Jurnal Teknologi Pendidikan Islam, 9(2), 78–96.
Zohar, D., & Marshall, I. (2000). SQ: Spiritual Intelligence, the Ultimate Intelligence. London: Bloomsbury.

Published

2026-07-07