Evaluasi Program Pembiasaan Keagamaan dalam Pengembangan Sikap Religius Melalui Model CIPP

Authors

  • Frisca Syifa Nurbayyani Hibatulloh Prodi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Bandung, Indonesia.
  • Aep Saepudin Prodi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Bandung, Indonesia.
  • Dewi Mulyani Prodi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Bandung, Indonesia.

DOI:

https://doi.org/10.29313/bcsied.v6i1.23542

Keywords:

Model CIPP, Pembiasaan Keagamaan, Sikap Religius

Abstract

Abstract. This study was motivated by the phenomenon of declining student character indices nationally and the inconsistency in the implementation of religious habituation programs at MI Miftahul Ulum Cipanas, where only four out of seven designed programs were running effectively. This research aims to evaluate the implementation of the Religious Habituation Program in shaping students’ religious character based on the CIPP (Context, Input, Process, Product) evaluation model. The study employs a qualitative descriptive approach with evaluative methods. Data were collected through in-depth interviews, participant observation, and documentation studies involving the principal, teachers, and students. The results indicate that: (1) Context: The program is highly relevant to the school's vision and the sociological needs of the community, aiming to bridge the gap in limited religious education hours; (2) Input: The “Star Memorization” strategy using ability grouping is effective, though teacher-to-student ratios and sanitation facilities remain limited; (3) Process: Implementation is consistent with a humanist approach (modeling/uswah) rather than punitive measures; (4) Product: The program achieved a 98-99% success rate in Juz 30 memorization and successfully internalized religious attitudes such as honesty and discipline in worship. The study concludes that the program is effective but requires optimization in human resources through peer tutoring and infrastructure expansion.

Abstrak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena penurunan indeks karakter siswa secara nasional serta adanya inkonsistensi pelaksanaan program pembiasaan keagamaan di MI Miftahul Ulum Cipanas, di mana dari tujuh program yang dirancang, baru empat yang terlaksana efektif. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan Program Pembiasaan Keagamaan dalam membentuk karakter religius peserta didik berdasarkan model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product). Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode evaluatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, guru, dan siswa. Hasil penelitian menunjukkan: (1) Konteks: Program sangat relevan dengan visi madrasah dan kebutuhan sosiologis masyarakat untuk mengisi kesenjangan jam pelajaran agama formal; (2) Masukan: Strategi "Hafalan Bintang" dengan pengelompokan kemampuan (ability grouping) terbukti efektif, meskipun rasio guru dan fasilitas sanitasi masih terbatas; (3) Proses: Pelaksanaan berjalan konsisten dengan pendekatan humanis (keteladanan/uswah) tanpa sanksi fisik; (4) Produk: Program mencapai tingkat keberhasilan 98-99% dalam hafalan Juz 30 serta berhasil menginternalisasi sikap religius seperti kejujuran dan kemandirian beribadah. Disimpulkan bahwa program ini efektif namun memerlukan optimalisasi SDM melalui tutor sebaya dan perluasan fasilitas.

 

References

Akhyar, Y. , & S. E. (2021). Implementasi Metode Pembiasaan Dalam Membentuk Karakter Religius Anak. Al-Mutharahah: Jurnal Penelitian Dan Kajian Sosial Keagamaan.

Aniqoh, U. A. (2023). Efektivitas Penggunaan Metode Outing Class Dan Hypnoteaching Terhadap Kemampuan Peserta Didik Dalam Menulis Karangan Bebas Kelas IV MI Negeri 7 Demak. Universitas Islam Walisongo.

Basmah Junnatussadiah, & Giantomi Muhammad. (2025). Pengaruh Media Pembelajaran Digital Untuk Meningkatkan Sikap Spiritual dan Sosial Siswa Kelas V SD Mathlaul Khoeriyah Bandung. Jurnal Riset Pendidikan Agama Islam, 57–64. https://doi.org/10.29313/jrpai.v5i1.6657

Fahrudi, E. (2022). PENDIDIKAN AKHLAKUL KARIMAH BERBASIS KARAKTER MELALUI PENDEKATAN TEORI EKOLOGI BRONFENBRENNER. PREMIERE : Journal of Islamic Elementary Education, 3(2), 37–53. https://doi.org/10.51675/jp.v3i2.184

Fridiyanto, Purwaningrum, S., Abdullah, A. R., Rosi, F., Haryanto, T., Farih, A., Zulisa, E., Abidin, N., Sari, M., & Setyawan, C. E. (2022). Merdeka Belajar dan Kampus Medeka.

Hariyani, D., & Rafik, A. (2021). Pembiasaan Kegiatan Keagamaan dalam Membentuk Karakter Religius di Madrasah. Al-Adabiyah: Jurnal Pendidikan Agama Islam.

Ismayuni, S. (2024). Pengaruh Metode Pembelajaran Outing Class.

Khotimah, K. (2017). Model Manajemen Pendidikan Karakter Religius di SDIT Qurrota’ayun Ponorogo. Jurnal Muslim Heritage, 1(2), 371–387.

Listiana. (2022). Model Pembelajaran Kontekstual Berbasis Outing Class Sebagai Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Tembang Dolanan. Universitas Muhammadiyah Magelang.

Mega Nur ‘Afni, & Nadri Taja. (2022). Nilai-Nilai Pendidikan Karakter Religius dalam Film Omar dan Hana. Jurnal Riset Pendidikan Agama Islam, 57–64. https://doi.org/10.29313/jrpai.v2i1.986

Najib, M. A. (2018). Konsep dan Implementasi Pembinaan Religiusitas Siswa di SMA. Jurnal Tawadhu, 2(2), 556–571.

Natty, R. A., Kristin, F., & Anugraheni, I. (2019). PENINGKATKAN KREATIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING DI SEKOLAH DASAR. Jurnal Basicedu, 3(4), 1082–1092. https://doi.org/10.31004/basicedu.v3i4.262

Ola Nisa Iqtisodiyah Sa’adah, & M. Imam Pamungkas. (2022). Analisis Kegiatan Mentoring dalam Pembinaan Karakter Religius. Jurnal Riset Pendidikan Agama Islam, 127–132. https://doi.org/10.29313/jrpai.v2i2.1515

Putra, K. S. (2015). Implmentasi Pendidikan Agama Islam Melalui Budaya Religius (Religious Culture) Di Sekolah. Jurnal Kependidikan, 3(2), 14–32. https://doi.org/10.24090/jk.v3i2.897

R. Sagala. (2019). Pendidikan Spiritual Keagamaan (Dalam Teori dan Praktikum).

Rahman, A. (2019). Pengelolaan kegiatan religius di sekolah dan dampaknya terhadap karakter siswa. Jurnal Manajemen Pendidikan, 7(1), 23–34.

Rahmansyah, C., Asikin, I., & Al Ghazal, S. (n.d.). Metode Pendidikan Akhlak Dalam Buku “Akhlaqul Kariimah berdasarkan Mudaawamatu Dzikrillah” Karya Syekh Ahmad Shohibulwafa Tajul’arifin (Abah Anom). Retrieved https://journal.sbpublisher.com/index.php/imsak

Salsabila Syahda Jaenudin, Asep Dudi Suhardini, & A. Mujahid Rasyid. (2024). Implementasi Program P5 Sebagai Upaya Pembentukan Karakter Religius Siswa. Jurnal Riset Pendidikan Agama Islam, 113–120. https://doi.org/10.29313/jrpai.v4i2.5329

Shaleh, A. R. (2000). Pendidikan Agama dan Keagamaan.

Suprapno. (2019). Budaya Religius sebagai Sarana Kecerdasan Spiritual. Literasi Nusantara.

Ulfah, S. M., Erhamwilda, & M. Tsaury, A. (2021). Peran Guru PAI dalam Bimbingan dan Konseling terhadap Perkembangan Akhlak Siswa di SMA X Cimahi. Jurnal Riset Pendidikan Agama Islam, 1(2), 85–89. https://doi.org/10.29313/jrpai.v1i2.361

Wati, S. (2021). Lingkungan belajar dan keterlibatan siswa dalam kegiatan religius. Jurnal Pendidikan Dan Psikologi, 10(4), 112–124.

Downloads

Published

2026-02-05