Implikasi Pendidikan dari Al-Qur'an Surat An-Najm Ayat 39-41 tentang Relevansi Motivasi Belajar Siswa
DOI:
https://doi.org/10.29313/bcsied.v6i1.23020Keywords:
Q.S. An-Najm ayat 39-41, Nilai-nilai pendidikan, Motivasi belajarAbstract
Abstract. The low level of student motivation in learning, characterized by passivity and a lack of awareness regarding independent effort, is the primary background of this research. This study aims to explore the essence of Q.S. An-Najm verses 39–41 according to mufassir, correlate them with modern learning motivation theories, and identify relevant educational values. This research employs a library research method with a tahlili (analytical) interpretation and a qualitative approach. Primary data are sourced from the Quran and five tafsir works: Al-Maraghi, Al-Munir, Al-Qurthubi, Ath-Thabari, and Ibnu Katsir. The results indicate that Q.S. An-Najm 39–41 constitutes a holistic motivational cycle: Verse 39 instills independence through the principle of causality; verse 40 emphasizes honesty and responsibility through transparency of effort; and verse 41 instills optimism through guaranteed fair rewards. These findings present educational values that serve as intrinsic motivation for students to be more diligent and responsible.
Abstrak. Rendahnya motivasi siswa dalam belajar yang ditandai dengan sikap pasif serta kurangnya kesadaran terhadap pentingnya usaha mandiri menjadi latar belakang utama penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk menggali esensi Q.S. An-Najm ayat 39–41 menurut para mufassir, mengaitkannya dengan teori motivasi belajar modern, serta menemukan nilai-nilai pendidikan yang relevan. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan teknik tafsir tahlili melalui pendekatan kualitatif. Data primer bersumber dari Al-Qur’an dan lima kitab tafsir: Al-Maraghi, Al-Munir, Al-Qurthubi, Ath-Thabari, dan Ibnu Katsir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa esensi Q.S. An-Najm 39–41 membentuk siklus motivasi yang utuh: Ayat 39 menanamkan nilai kemandirian melalui hukum kausalitas; ayat 40 menekankan kejujuran dan tanggung jawab karena usaha akan diperlihatkan secara transparan; dan ayat 41 menanamkan optimisme melalui jaminan balasan yang adil. Temuan ini menghadirkan nilai pendidikan sebagai motivasi intrinsik agar siswa lebih tekun dan bertanggung jawab.
References
Ahdar Djamaluddin. (2019). Belajar dan Pembelajaran 4 Pilar Peningkatan Kompetensi Pedagogis. CV Kaaffah Learning Center.
Anjani, R. S. (2023). Al-Qur’an Dan Hadist Sumber Hukum dan Pedoman Hidup Umat Muslim. Jurnal Religion: Jurnal Agama, Sosial, Dan Budaya, 1(6). https://maryamsejahtera.com/index.php/Religion/index
Aprida Pane, & Muhammad Darwis Dasopang. (2017). Belajar dan Pembelajaran. Jurnal Kajian Ilmu-Ilmu Keislaman, 03(2).
Basmah Junnatussadiah, & Giantomi Muhammad. (2025). Pengaruh Media Pembelajaran Digital Untuk Meningkatkan Sikap Spiritual dan Sosial Siswa Kelas V SD Mathlaul Khoeriyah Bandung. Jurnal Riset Pendidikan Agama Islam, 57–64. https://doi.org/10.29313/jrpai.v5i1.6657
Dan Muhajis, D. (2018). Analisis Hubungan Antara Motivasi Belajar Dengan Hasil Belajar Siswa Pada Sekolah Dasar Negeri 3 Alllakuang Kecamatan Maritengngae Kabupaten Sidenreng Rappang. 216 JURNAL IDAARAH, II(2).
Fitri Barokah, Rahminawati, N., & Mulyani, D. (2021). Analisis terhadap Partisipasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di MTsN 2 Garut. Jurnal Riset Pendidikan Agama Islam, 1(1), 15–20. https://doi.org/10.29313/jrpai.v1i1.39
Ilmaknun, L., & Ulfah, M. (2023). Pengaruh Kemandirian Belajar Terhadap Hasil Belajar. Jurnal Sains Dan Teknologi, 5(1), 416–423. https://doi.org/10.55338/saintek.v5i1.1401
Maslow, A. H. (1954). Motivation and Personality. Harper and Brothers.
Rahman, S. (2021). Pascasarjana Universitas Negeri Gorontalo Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Dasar “Merdeka Belajar dalam Menyambut Era Masyarakat 5.0” Pentingnya Motivasi Belajar dalam Meningkatkan Hasil Belajar.
Rahmansyah, C., Asikin, I., & Al Ghazal, S. (n.d.). Metode Pendidikan Akhlak Dalam Buku “Akhlaqul Kariimah berdasarkan Mudaawamatu Dzikrillah” Karya Syekh Ahmad Shohibulwafa Tajul’arifin (Abah Anom). Retrieved https://journal.sbpublisher.com/index.php/imsak
Reihan, K. N., Ikin Asikin, & Diden Rosenda. (2025). Implementasi Program Mentoring Al-Qur’an dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an Sesuai Kaidah Tajwid di Kelas X SMA PGII 2 Bandung. Jurnal Riset Pendidikan Agama Islam, 1–8. https://doi.org/10.29313/jrpai.v5i1.6578
Siregar E., & Hartini N. (2017). Teori Belajar dan Pembelajaran. Ghalia Indonesia.
Suharni. (2021). Upaya Guru Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa. Jurnal Bimbingan Dan Konseling, 6(1).