Signifikasi Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis pada Mata Pelajaran SKI di MA Persis 1 Bandung

Authors

  • Indy Fahrani Zen Prodi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Bandung, Indonesia.
  • Aep Saepudin Prodi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Bandung, Indonesia.
  • Nurul Afrianti Prodi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam Bandung, Indonesia.

DOI:

https://doi.org/10.29313/bcsied.v6i1.22758

Keywords:

Problem Based Learning, Kemampuan Berpikir Kritis, Dinasti Umayyah

Abstract

Abstract. This study aims to determine the significance of implementing the Problem Based Learning (PBL) model in improving critical thinking skills in Islamic Cultural History (SKI) subjects at MA Persis 1 Bandung. The background of this research is based on initial observations showing that students still have low critical thinking skills, and the learning process is dominated by the teacher's role, resulting in students being less actively involved in analyzing historical events, especially on the Umayyad Dynasty material. The research used a quasi-experimental design with a nonequivalent control group design involving 51 students divided into experimental class (25 students) and control class (26 students). Data collection was obtained from posttest and pretest administration in the form of 20 multiple choice questions, arranged based on critical thinking ability indicators according to Ennis. The data obtained were analyzed using descriptive statistical techniques and non-parametric inferential tests (Wilcoxon and Mann-Whitney U Test). The results showed a significant increase in the experimental group (14.65%) compared to the control group (1.18%). Statistical test results showed significance value of 0.000 (p<0.05) and effect size of 0.78 (large category). The final conclusion is that the PBL learning model is significant and feasible to implement based on four feasibility aspects: implementation, acceptability, practical, and outcome. It is hoped that this research can be a reference for teachers and practitioners of Islamic education in developing innovative learning models oriented towards strengthening Higher Order Thinking Skills (HOTS).

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui signifikansi penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis pada mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di MA Persis 1 Bandung. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada hasil pengamatan awal yang memperlihatkan bahwa siswa masih tergolong rendah kemampuan berpikir kritisnya, serta proses belajar yang berlangsung di kelas masih didominasi oleh peran guru, sehingga siswa kurang terlibat aktif dalam menganalisis peristiwa sejarah, khususnya pada materi Dinasti Umayyah. Penelitian menggunakan desain quasi-eksperimen dengan nonequivalent control group design yang melibatkan 51 siswa yang terbagi dalam kelas eksperimen (25 siswa) dan kelas kontrol (26 siswa). Pengumpulan data diperoleh dari pemberian posttest dan pretest berupa 20 soal multiple choice, yang disusun berdasarkan indikator kemampuan berpikir kritis menurut Ennis. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan teknik statistik deskriptif dan uji inferensial non-parametrik (Wilcoxon dan Mann-Whitney U Test). Hasilnya menunjukkan bahwa terdapat peningkatan yang signifikan pada kelompok eksperimen (14,65%) dibanding kontrol (1,18%). Hasil uji statistik menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (p<0,05) dan effect size 0,78 (kategori besar). Kesimpulan akhir bahwa model pembelajaran PBL signifikan dan layak diterapkan berdasarkan empat aspek feasibility: implementation, acceptability, practical, dan outcome. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi rujukan bagi guru dan praktisi pendidikan Islam dalam mengembangkan model pembelajaran inovatif yang berorientasi pada penguatan Higher Order Thinking Skills (HOTS).

References

Ennis, R. H. (n.d.). A Logical Basis for Measuring Critical Thinking Skills.

Fahyuni & Istikomah. (2016). Kunci Sukses Guru dan Peserta didik dalam Interaksi Edukatif.

Fitri Barokah, Rahminawati, N., & Mulyani, D. (2021). Analisis terhadap Partisipasi Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di MTsN 2 Garut. Jurnal Riset Pendidikan Agama Islam, 1(1), 15–20. https://doi.org/10.29313/jrpai.v1i1.39

Manurung, A. S., Utomo, E., & Gumelar, G. (2023). Implementasi Berpikir Kritis dalam Upaya Mengembangkan Kemampuan Berpikir Kreatif Mahasiswa. 5(2), 120–132.

Masrinah, E. N., Aripin, I., Gaffar, A. A., Biologi-fkip, P. S. P., & Majalengka, U. (2019). PROBLEM BASED LEARNING ( PBL ) UNTUK MENINGKATKAN. 924–932.

Musya’adah, U. (2018). Peran Penting Pendidikan Agama Islam Di Sekolah Dasar. AULADA: Jurnal Pendidikan Dan Perkembangan Anak, I(2), 2656–1638.

Rahmansyah, C., Asikin, I., & Al Ghazal, S. (n.d.). Metode Pendidikan Akhlak Dalam Buku “Akhlaqul Kariimah berdasarkan Mudaawamatu Dzikrillah” Karya Syekh Ahmad Shohibulwafa Tajul’arifin (Abah Anom). Retrieved https://journal.sbpublisher.com/index.php/imsak

Rati Rahayu. (2023). Analisis Soal Ujian PAS IPA Fisika Tahun 2023 Kelas VIII. Jurnal Basicedu, 7(4), 3(2), 524–532.

Rizki Zakiyah Nur Rohmah, Tsaury, A. M., & Aziz, H. (2021). Hubungan Interaksi Edukatif Guru dengan Siswa terhadap Minat Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam (SKI) di MA Al-Hidayah Ibun. Jurnal Riset Pendidikan Agama Islam, 1(1), 7–14. https://doi.org/10.29313/jrpai.v1i1.36

Silvia Wardani, Masduki Asbari, K. I. M. (2023). Pendidikan yang Memerdekakan, Memanusiakan dan Berpihak pada Murid. Jisma, 2(oktober), 36–43.

Sormin, E. R., & Pasaribu, L. H. (2023). Peningkatan Kemampuan Berfikir Kritis Siswa terhadap Pembelajaran Matematika dengan Metode Problem Solving. Prisma, 12(1), 295. https://doi.org/10.35194/jp.v12i1.3126

Tasya Yunisha Zuana, Enoh, & Helmi Aziz. (2023). Pengaruh Media Augmented Reality terhadap Hasil Belajar Sejarah Kebudayaan Islam. Jurnal Riset Pendidikan Agama Islam, 149–154. https://doi.org/10.29313/jrpai.v3i2.3059

Ulya, Z. (2024). PENERAPAN TEORI KONSTRUKTIVISME MENURUT JEAN PIAGET DAN TEORI NEUROSCIENCE DALAM PENDIDIKAN. 12–23.

Yanuardianto, E. (2019). No Title. 01(02), 94–111.

Downloads

Published

2026-02-09