Nilai-Nilai Pendidikan Q.S. Al-Hasyr Ayat 18 tentang Pengaturan Diri (Self Regulation)

  • Agung Nugroho 10030118142 Pendidikan Agama Islam
  • Erhamwilda Prodi Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan
Keywords: Ittaqullah, Waltandzur Nafsun, Maa Qaddamat Ligad

Abstract

Abstract. The rise of despicable behavior such as cases of violence that occur reflects the low self-regulation in humans today. The despicable actions taken seem to illustrate that they do not think before they act. In fact, Q.S. Al-Hasyr verse 18 has clearly conveyed that humans must think about tomorrow and prepare provisions. This study aims to determine the content of Q.S. Al-Hasyr verse 18 according to the perspectives of the mufassirs, explain the essence of Al-Hasyr verse 18, know the opinions of experts about self-regulation, and know the educational values contained in Q.S. Al-Hasyr verse 18 about self-regulation. This type of research is library research, tahlili method with a qualitative approach, in which researchers examine tafsir translation books and books relevant to the research problem. The results showed that the essence of Q.S. Al-Hasyr verse 18 is that humans must have a plan in life (ittaqullah), think of provisions for the hereafter (waltandzur nafs), and always evaluate themselves (maa qaddamat lighaad). Then the educational values contained in Q.S. Al-Hasyr verse 18 are the value of piety, muhasabah, and commitment to the ultimate goal (afterlife).

Abstrak. Maraknya perilaku tercela seperti kasus kekerasan yang terjadi mencerminkan rendahnya regulasi diri pada manusia saat ini. Tindakan-tindakan tercela yang dilakukan seakan menggambarkan bahwa mereka tidak berpikir sebelum bertindak. Padahal, Q.S. Al-Hasyr ayat 18 telah menyampaikan dengan jelas bahwa manusia harus memikirkan hari esok dan mempersiapkan bekal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan Q.S. Al-Hasyr ayat 18 menurut perspektif para mufassir, menjelaskan esensi Q.S. Al-Hasyr ayat 18, mengetahui pendapat para ahli tentang regulasi diri, dan mengetahui nilai-nilai pendidikan yang terkandung dalam Q.S. Al-Hasyr ayat 18 tentang regulasi diri. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research), metode tahlili dengan pendekatan kualitatif, di mana peneliti menelaah kitab-kitab terjemahan tafsir dan buku-buku yang relevan dengan masalah penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa esensi dari Q.S. Al-Hasyr ayat 18 adalah manusia harus memiliki rencana dalam hidup (ittaqullah), memikirkan bekal untuk akhirat (waltandzur nafs), dan selalu mengevaluasi diri (maa qaddamat lighaad). Kemudian nilai pendidikan yang terkandung dalam Q.S. Al-Hasyr ayat 18 adalah nilai ketakwaan, muhasabah, dan komitmen terhadap tujuan akhir (akhirat).

References

Afandi, P. W., Asikin, I., & Junaedi, L. (2016). Meningkatkan Ketakwaan melalui Proses Ingtrospeksi Diri (Analisis Pendidikan terhadap Q.S. Al-Hasyr Ayat 18). Prosiding Pendidikan Agama Islam, 2(2), 249-261.
Ahmad, L. O. I. (2016). Konsep Metode Tahlili Dalam Penafsiran Al-Qur’an. Jurnal Shaut Al-‘Arabiyah.
Al-Maraghi, A. M. (1993) Terjemah Tafsir Al-Maraghi 28. Semarang: CV. Tohaputra Semarang. hal. 72.
Published
2025-02-01