Usulan Perbaikan Pengendalian Kualitas untuk Mengurangi Cacat Produk di PT. Temaru Engineering Indonesia dengan Metode Six Sigma
DOI:
https://doi.org/10.29313/bcsies.v6i2.25878Keywords:
Six Sigma, DMAIC, KaizenAbstract
Abstract. The manufacturing industry regards production process quality as a critical factor alongside final product quality, as controlling work-in-process allows for the detection and rectification of defects before production is complete. Products failing to meet quality standards result in cost inefficiencies due to rework or scrap, while also negatively impacting the company's image and consumer trust. Driven by rising domestic demand, exports, and investment, the growth of Indonesia's manufacturing sector has heightened expectations for product quality. PT Temaru Engineering Indonesia (PT TEIN), a manufacturer of automotive components such as subscrews and bevel gears, faces challenges in maintaining product quality amidst increasing demand. Despite established quality standards, defects including cracks, holes, and rough surfaces persist, rendering products unfit for use and driving up production costs. This study employs the Six Sigma methodology using the DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, and Control) approach. Six Sigma aims to reduce process variation and product defects through data-driven analysis, while DMAIC is utilized to identify issues, measure process performance, analyze root causes, design improvements, and maintain control over outcomes. The findings indicate that the quality of bevel gears and subscrews requires ongoing control and improvement. An analysis of defect rates using the Defects per Million Opportunities (DPMO) metric identified production processes and human resource factors as the primary sources of defects. Improvement efforts prioritize strengthening production processes and enhancing workforce communication and engagement, with a priority weight of 3.45. The control phase involves implementing consistent procedures to ensure sustained product quality and improve production process effectiveness.
Abstrak. Industri manufaktur menempatkan kualitas proses produksi sebagai faktor penting selain kualitas produk akhir, karena pengendalian pada work in process memungkinkan deteksi dan perbaikan cacat sebelum produk selesai diproduksi. Produk yang tidak memenuhi standar kualitas menimbulkan pemborosan biaya akibat rework atau scrap, serta berdampak pada citra perusahaan dan kepercayaan konsumen. Pertumbuhan sektor manufaktur di Indonesia yang didorong oleh peningkatan permintaan domestik, ekspor, dan investasi menjadikan tuntutan terhadap kualitas produk semakin tinggi. PT Temaru Engineering Indonesia (PT TEIN), sebagai perusahaan manufaktur komponen otomotif seperti subscrew dan bevel gear, menghadapi tantangan dalam menjaga kualitas produk seiring meningkatnya permintaan. Meskipun perusahaan telah menetapkan standar kualitas, masih ditemukan kecacatan berupa retakan, lubang, dan permukaan kasar yang menyebabkan produk tidak layak digunakan serta meningkatkan biaya produksi. Penelitian ini menggunakan metode Six Sigma dengan pendekatan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, dan Control). Six Sigma bertujuan mengurangi variasi proses dan cacat produk berdasarkan data, sedangkan DMAIC digunakan untuk mengidentifikasi permasalahan, mengukur kinerja proses, menganalisis penyebab utama, merancang perbaikan, dan mengendalikan hasil secara berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas produk bevel gear dan subscrew masih memerlukan pengendalian serta perbaikan berkelanjutan. Analisis tingkat kecacatan melalui perhitungan Defects per Million Opportunities (DPMO) mengidentifikasi bahwa penyebab utama cacat berasal dari proses produksi dan faktor sumber daya manusia. Prioritas perbaikan difokuskan pada penguatan proses produksi dan peningkatan komunikasi serta keterlibatan tenaga kerja dengan bobot prioritas 3,45. Tahap pengendalian dilakukan melalui penerapan prosedur yang konsisten untuk menjaga kualitas produk secara berkelanjutan dan meningkatkan efektivitas proses produksi.
References
Alvianto, D. T., & Rahadian, Y. R. (2026). Analisis Pengurangan Defect dan Waste Proses Packing 25 Kg Menggunakan Pendekatan DMAIC dan 5S (Studi Kasus: Perusahaan Tepung PT. XY). Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 2(2), 3292–3301. https://doi.org/10.63822/swkyex08
Breyfogle, F. W. (2003). IMPLEMENTING SIX SIGMA: Smarter Solutions Using Statistical Methods Second Edition. www.smartersolutions.com
Brown, T. (2008). Change by design: How design thinking transforms organizations and inspires innovation.
Gasperz, V. (2011). Lean Six Sigma for Manufacturing and Service Industries. PT. Gramedia Pustaka Utama.
Hartoyo, F., Yudhistira, Y., Chandra, A., & Chie, H. H. (2013). PENERAPAN METODE DMAIC DALAM PENINGKATAN ACCEPTANCE RATE UNTUK UKURAN PANJANG PRODUK BUSHING. ComTech, 4(1), 381–393.
Nadia Adzkia, Mulyati, D. S., & Selamat. (2023). Usulan Perbaikan Kualitas Layanan di Bengkel Motor dengan Pendekatan Metode Servqual. Jurnal Riset Teknik Industri, 107–112. https://doi.org/10.29313/jrti.v3i2.2850
Nisa, A. N. C., Gunaningrat, R., & Hastuti, I. (2023). Analisis Pengendalian Kualitas Menggunakan Metode Six Sigma (Studi Kasus PT Andalan Mandiri Busana ). Jurnal Rimba: Riset Ilmu Manajemen Bisnis Dan Akuntansi, (3), 70–83.
Renaldi, R., & Mulyati, D. S. (2022). Usulan Perbaikan Kualitas Pelayanan Restoran Menggunakan Metode Servqual dan Kano. Jurnal Riset Teknik Industri, 109–116. https://doi.org/10.29313/jrti.v2i2.1245
Sugiyono. (2008). Metode Penelitian (Pendidikan pendekatan kuantitatif,kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Tambunan, D. G., Sumartono, B., & Moektiwibowo, D. H. (2020). Analisis Pengendalian Kualitas Dengan Metode Six Sigma Dalam Upaya Mengurangi Kecacatan Pada Proses Produksi Koper Di Pt Srg. Jurnal Teknik Industri, 9(1).
Utami, S. F., Almatsir, M. F., Mashabai, I., & Hudaningsih, N. (2023). The analysis of arabica coffee quality in matano coffee using the six sigma DMAIC method. JENIUS : Jurnal Terapan Teknik Industri, 4(2), 212–226. https://doi.org/10.37373/jenius.v4i2.570
Yunita, N., & Adi, P. (2019). Identifikasi Proses Produksi Komponen Guide dengan Metode DMAIC pada Supplier PT. X. Jurnal Titra, 7(1), 1–6.