Perbaikan Kualitas Menggunakan New Seven Tools of Quality dan 5S

Authors

  • Ahmad Yusuf Anwar Prodi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Islam Bandung, Indonesia
  • Puti Renosari Prodi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Islam Bandung, Indonesia
  • Asep Nana Rukmana Prodi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Islam Bandung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.29313/bcsies.v6i1.23480

Keywords:

Heating Element, Defects, New Seven Tools

Abstract

Abstract. CV Nur Rahmat Teknik is a manufacturing company that produces various types of heating elements using a Make to Order (MTO) system. The main problem faced by the company is the high level of defects in heating element products that exceed the established tolerance limits, particularly in the cutting process. This study aims to identify the types and causes of product defects and to design quality improvement proposals to reduce the defect rate. The methods used in this study are the New Seven Tools of Quality to analyze the root causes of problems and the 5S method as a continuous improvement approach to the work environment. The results indicate that cutting defects have the highest priority among other defect types. The proposed improvements include strengthening operator supervision, providing job training, conducting regular machine maintenance, implementing visual management, and applying 5S audits. The implementation of these improvements is expected to reduce product defects and enhance the quality of the production process sustainably.

Abstrak. CV Nur Rahmat Teknik merupakan perusahaan manufaktur yang memproduksi berbagai jenis heating element dengan sistem Make to Order (MTO). Permasalahan utama yang dihadapi perusahaan adalah tingginya tingkat kecacatan produk heating element yang melebihi batas toleransi yang ditetapkan, khususnya pada proses pemotongan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis dan penyebab kecacatan produk serta merancang usulan perbaikan kualitas untuk menurunkan tingkat kecacatan tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah New Seven Tools of Quality untuk menganalisis akar penyebab permasalahan, serta metode 5S sebagai pendekatan perbaikan berkelanjutan pada lingkungan kerja. Hasil analisis menunjukkan bahwa cacat pemotongan merupakan jenis kecacatan dengan prioritas tertinggi. Usulan perbaikan yang diberikan meliputi peningkatan pengawasan operator, pelatihan kerja, pemeliharaan mesin secara berkala, penerapan visual management, serta implementasi audit 5S. Penerapan usulan perbaikan ini diharapkan dapat menurunkan tingkat kecacatan produk dan meningkatkan kualitas proses produksi secara berkelanjutan.

References

Assauri, S. (2016). Manajemen operasi produksi: pencapaian sasaran organisasi berkelanjutan. Edisi Ketiga. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Bakhtiar, S., Tahir, S. dan Hasni, R. A. (2013). Analisa pengendalian kualitas dengan menggunakan metode Statistical Quality Control (SQC). Malikussaleh Industrial Engineering Journal, 2(1), 29–36.

Brassard, M., & Ritter, D. (2010). The Memory Jogger 2: Tools for continuous improvement and effective planning. Goal QPC Inc.

Dewi Diniaty dan Sandi. 2016. Analisis Kecacatan Produk Tiang Listrik Beton Menggunakan Metode Seven Tools dan New Seven Tools (Studi Kasus: PT. Kunango Jantan)

Heizer, J., dan Render, B. 2013. Operations management-Manajemen operasi. 11th Edition. Jakarta: Salemba Empat

Kotler, P. dan Armstrong, G. (2013). Principles of marketing. 15th ed. New Jersey: Prentice Hall.

Muhammad Yudio Saralino, & Puti Renosori. (2024). Usulan Perbaikan Kualitas Produk Menggunakan Metode SQCdan TRIZ. Jurnal Riset Teknik Industri, 49–58. https://doi.org/10.29313/jrti.v4i1.3841

Montgomery, D. C. (2012). Introduction to Statistical Quality Control (7th ed.). John Wiley & Sons.

Nadia Adzkia, Mulyati, D. S., & Selamat. (2023). Usulan Perbaikan Kualitas Layanan di Bengkel Motor dengan Pendekatan Metode Servqual. Jurnal Riset Teknik Industri, 107–112. https://doi.org/10.29313/jrti.v3i2.2850

Nurairin, D. A., & Yan Orgianus. (2022). Perbaikan Strategi Pengembangan Perusahaan dengan Metode Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM). Jurnal Riset Teknik Industri, 161–170. https://doi.org/10.29313/jrti.v2i2.1335

Rahman, N. A. A., Kamaruddin, S., & Hussain, A. (2018). Improvement of Production Productivity through 5S Implementation. International Journal of Engineering & Technology, 7(3.12), 66–70.

Suhartini, Mochammad Basjir, dan Arief Tri Hariyono. 2020. Pengendalian Kualitas dengan Pendekatan Six Sigma dan New Seventools sebagai Upaya Perbaikan Produk

Yuri, M.Z. dan Nurcahyo, R. 2013. TQM Manajemen kualitas total dalam perspektif teknik industri. Jakarta: PT Index.

Iswanto, E., Pratama, R. Y., & Putra, A. D. (2020). Analisis Kualitas Menggunakan Metode New Seven Tools dalam Upaya Pengendalian Produk Cacat. Jurnal Optimasi Sistem Industri, 19(1), 10-17.

Downloads

Published

2026-02-05