Rancangan SMK3 Berbasis ISO 45001:2018 di CV Wijaya Tehnik

Authors

  • Ilham Hasnan Malik Prodi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Islam Bandung, Indonesia
  • Mohamad Satori Prodi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Islam Bandung, Indonesia
  • Aviasti Prodi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Islam Bandung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.29313/bcsies.v6i1.23469

Keywords:

Keselamatan dan Kesehatan Kerja, SMK3, ISO 45001:2018

Abstract

Abstract. Occupational Health and Safety (OHS) is a crucial aspect in supporting the continuity and productivity of a company, especially in high-risk manufacturing industries. CV. Wijaya Tehnik is a plastic injection molding company with a Make to Order (MTO) production system that still experiences a relatively high rate of workplace accidents due to suboptimal OHS implementation, the absence of written OHS policies, and the lack of a structured Occupational Health and Safety Management System (OHSMS). This study aims to design an OHSMS based on ISO 45001:2018 to improve workplace safety and minimize accident risks. The research methods include field observation, interviews with relevant stakeholders, and company document analysis. The OHSMS design involves developing OHS policies, hazard identification, risk assessment and control, planning of OHS programs and operations, and establishing reporting and evaluation systems. The results show that the ISO 45001:2018-based OHSMS design provides a systematic framework for OHS management, which is expected to reduce potential workplace accidents and create a safe, healthy, and productive work environment sustainably.

Abstrak. Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan aspek penting dalam menunjang keberlangsungan dan produktivitas perusahaan, terutama pada industri manufaktur dengan tingkat risiko kerja tinggi. CV. Wijaya Tehnik merupakan perusahaan injection molding plastik dengan sistem produksi Make to Order (MTO) yang masih memiliki tingkat kecelakaan kerja relatif tinggi akibat belum optimalnya penerapan K3, tidak adanya kebijakan K3 tertulis, serta belum diterapkannya Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) secara terstruktur. Penelitian ini bertujuan untuk merancang SMK3 berbasis ISO 45001:2018 sebagai upaya meningkatkan keselamatan kerja dan meminimalkan risiko kecelakaan. Metode penelitian meliputi observasi lapangan, wawancara dengan pihak terkait, serta analisis dokumen perusahaan. Perancangan SMK3 dilakukan melalui penyusunan kebijakan K3, identifikasi bahaya, penilaian dan pengendalian risiko, perencanaan program dan operasional K3, serta penyusunan sistem pelaporan dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rancangan SMK3 berbasis ISO 45001:2018 mampu memberikan kerangka kerja yang sistematis dalam pengelolaan K3 sehingga diharapkan dapat menurunkan potensi kecelakaan kerja serta menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan produktif secara berkelanjutan.

References

Akbar, F. J., & Purwanggono, B. (2020). Formulasi Framework Sistem Manajemen Keselamatan Dan Kesehatan Kerja SNI ISO 45001 : 2018 Pada PT . XYZ Formulating Framework of Occupational Health and Safety. Prosiding PPIS 2020, 5(10), 165–172.

Amir, Cahyadi, Darmawan, dkk. (2020). Pedoman Penerapan ISO 45001:2018. Edisi Pertama. Jakarta: Penerbit Sentral Sistem Consulting

Andriyani, M. K. (2017). Sistem Manajemen Keselamatan. Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3), 7–9.

ILO. (2001). Guidelines on occupational safety and health management systems (ILO-OSH 2001). ILO.

Irsyad Ali Syahid, As’ad, N. R., & Renosori, P. (2021). Perancangan Fasilitas Kerja pada Stasiun Kerja Finishing dengan Metode Quality Exposure Checklist (QEC) di CV X Divisi Sarung Tenun. Jurnal Riset Teknik Industri, 1(1), 14–27. https://doi.org/10.29313/jrti.v1i1.92

Kamdhari, E., & Estralita, D. (2018). Penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (smk3) pada proyek female apartment adhigrya pangestu. Application of Occupational Health and Safety (OH&S) Management System In Female Apartment Adhigrya Pangestu Project. Jurnal Poli-Teknologi, 17(1).

Korneilis, K., & Gunawan, W. (2018). Manfaat Penerapansistem Manajemen K3 Dalam Upaya Pencapaian Zero Accident Di Suatu Perusahaan. Jurnal Sistem Informasi dan Informatika (Simika), 1(01), 84–104.

Limanto, Y., & Rahardjo, J. (2022). Perancangan Manual SMK3 Berdasarkan ISO 45001 Tahun 2018 Klausul 8 dan 9 Di Universitas “ X .” 10(2), 457–464.

Monoarfa, V., Nur, R., & Miolo, B. (2022). Penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Menggunakan Metode HIRARC Pada UMKM Pabrik Tahu. Mopolayio : Jurnal Pengabdian Ekonomi , 2(1), 1–6.

PP No. 50 2012 Tentang Penerapan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja Permenaker RI No. 26 tahun 2014 Tentang Penyelenggaran Penilaian Penerapan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja

Pranata, Y. A., & Amaranti, R. (2021). Rancangan Strategi Pemasaran Media Sosial Menggunakan Model SOSTAC. Jurnal Riset Teknik Industri, 1(2), 110–120. https://doi.org/10.29313/jrti.v1i2.397

Ramli, S. (2013). Smart Safety, Panduan Penerapan SMK3 Yang Efektif. Dian Rakyat

Shifa Salimatusadiah, As’ad, N. R., & Renosori, P. (2021). Perancangan Fasilitas Kerja pada Operator Pemasangan Accesories di CV. X untuk Mengurangi Risiko Musculoskeletal Disorders (MSDs). Jurnal Riset Teknik Industri, 1(1), 28–35. https://doi.org/10.29313/jrti.v1i1.93

Downloads

Published

2026-02-05