Pengukuran Tingkat Kepuasan Kerja PT. Soka Menggunakan Metode IPA & KPI

Authors

  • Muhamad Khoerul Jamani Saefullah Prodi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Islam Bandung, Indonesia
  • Iyan Bachtiar Prodi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Islam Bandung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.29313/bcsies.v6i1.23161

Keywords:

Importance Performance Analysis (IPA), Key Performance Indicator (KPI)

Abstract

Abstract. This study aims to measure the level of employee job satisfaction at PT Soka Cipta Niaga using the Importance Performance Analysis (IPA) and Key Performance Indicator (KPI) methods. The background of this research is the high employee turnover rate caused by job dissatisfaction, highlighting the need for evaluation to improve the quality of the work environment. The concept of job satisfaction measurement applies IPA to map the gap between employees’ expectations (importance) and actual conditions (performance), while KPI is used as a performance measurement instrument. The research methodology includes a preliminary study, questionnaire design, data collection from 44 respondents, and validity and reliability tests to ensure the accuracy of the instruments. Data collection and processing were conducted using statistical analysis, including the IPA Cartesian diagram and the calculation of the Employee Satisfaction Index (ESI). The analysis results indicate an employee satisfaction level of 66.4% (categorized as “Moderately Satisfied”), with improvement priorities focused on aspects of self-actualization needs that fall into Quadrants II and III of the IPA. The study concludes by emphasizing the importance of enhancing physiological and esteem needs, as well as focusing on priority indicators to provide certainty and opportunities for employees to develop their potential, thereby improving the quality of employee performance in the future.

Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat kepuasan kerja karyawan di PT. Soka Cipta Niaga menggunakan metode Importance Performance Analysis (IPA) dan Key Performance Indicator (KPI). Latar belakang penelitian didasarkan pada tingginya angka turnover karyawan yang disebabkan oleh ketidakpuasan kerja karyawan, sehingga diperlukan evaluasi untuk meningkatkan kualitas lingkungan kerja. Konsep pengukuran kepuasan kinerja ini menerapkan IPA yang bertujuan untuk memetakan kesenjangan antara harapan (importance) dan realitas (performance) karyawan, serta KPI sebagai instrumen pengukuran kinerja. Metodologi penelitian meliputi studi pendahuluan, penyusunan kuesioner, pengumpulan data dari 44 responden, serta uji validitas dan reliabilitas untuk memastikan keakuratan instrumen. Pengumpulan dan pengolahan data dilakukan dengan analisis statistik menggunakan diagram kartesius IPA dan perhitungan indeks kepuasan karyawan (IKK). Hasil analisis menunjukkan tingkat kepuasan karyawan sebesar 66,4% (kategori "Cukup Puas"), dengan prioritas perbaikan pada aspek kebutuhan aktualisasi diri yang masuk kuadran II dan III IPA. Kesimpulan penelitian menekankan pentingnya peningkatan pada aspek kebutuhan fisiologis dan penghargaan serta fokus pada indikator prioritas untuk memberikan kepastian dan kesempatan dalam mengembangkan potensi karyawan guna meningkatkan kualitas kerja karyawan di masa yang akan datang.

References

Antony, J., McDermott, O., Sony, M., & Douglas, J. A. (2023). Revisiting Ishikawa’s original seven basic tools of quality control: A global study and some new insights. IEEE Transactions on Engineering Management, 70(11).

Ferwanda, S. (2023). Analisis Kepuasan Karyawan Menggunakan Metode Service Quality (Servqual) dan Importance Performance Analysis (IPA) pada CV. Bunga Mas Pratama

Kurniati, A., & Abbas, R. (2023). Peran KPI berbasis SMART dalam menilai efektivitas indikator kinerja organisasi swasta. Jurnal Inovasi Manajemen, Kewirausahaan, Bisnis dan Digital (JIMaKeBiDi).

Setiawan, E. A., & Rahmawati. (2025). Evaluasi Kinerja UMKM Berbasis Key Performance Indicators (KPI): Studi Kasus pada CV XYZ. Journal Central Publisher, 2(8), 2480–2488. https://doi.org/10.60145/jcp.v2i8.514

Triningsih, A., Masruri, A., & Premierita Haryanti, N. P. (2025). Motivasi kerja pustakawan berdasarkan teori hirarki kebutuhan Abraham Maslow. Media Informasi, 34(1), 1–11. doi:10.22146/mi.v34i1.18298Triningsih, A., Masruri, A., & Premierita Haryanti, N. P. (2025).

Yola, M., & Budianto, D. (2013). Analisis Kepuasan Konsumen Terhadap Kualitas Pelayanan dan Harga Produk Menggunakan Metode Importance Performance Analysis (IPA), Jurnal Optimasi Sistem Industri, 12(1), 301–309.

Anggraeni, D. (2023). Perancangan KPI dengan Traffic Light System. E-SOS: Jurnal Sosial dan Politik, 10(4).

Akbar. (2018). Analisis Kepuasan Kerja Karyawan Menggunakan Metode Importance Performance Analysis (IPA) dan Customer Satisfaction Index (CSI). Yogyakarta: Universitas Islam Indonesia

Rangkuti, F. (2006). Measuring Customer Satisfaction: Teknik Mengukur dan Strategi Meningkatkan Kepuasan Pelanggan. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Gaspersz. (2002). Total Quality Management. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Sari NPL, Achiraeniwati E. Perancangan Kebutuhan Jumlah Operator Berdasarkan Pengukuran Beban Kerja pada Bagian Produksi Dus Kemasan. Jurnal Riset Teknik Industri. 2022 Jul 6;9–16. doi:10.29313/jrti.v2i1.642

Susanti L, FD, dan KS. Pengukuran Produktivitas PTP Nusantara VI Unit Usaha Kayu Aro Dengan Metode Objective Matrix. 1st ed. Vol. 8. Jurnal Riset Teknik Industri; 2018. 17–21 p.

Analia XV, Aviasti. Perbaikan Kinerja Rantai Pasok Halal Berdasarkan Pengukuran dengan Model Supply Chain Operation Reference (SCOR). Jurnal Riset Teknik Industri. 2021 Dec 23;1(2):103–9. doi:10.29313/jrti.v1i2.395

Downloads

Published

2026-02-05