Penerapan Preventive Maintenance untuk Mereduksi Downtime pada Mesin Vacuum Pressure Impregnation (VPI)

Authors

  • Despa Deswita Prodi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Islam Bandung, Indonesia
  • Nita PA Hidayat Prodi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Islam Bandung, Indonesia
  • Chaznin R Muhamad Prodi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Islam Bandung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.29313/bcsies.v6i1.22884

Keywords:

Preventive Maintenance, Reliability, Downtime

Abstract

Abstract. PT Pindad (Persero) is a manufacturing company operating in the defense and security sector. One of the critical processes in the production of permanent magnet motors is the coil impregnation process using a Vacuum Pressure Impregnation (VPI) machine. Failures in the VPI machine can disrupt production flow, resulting in high downtime and increased maintenance costs. Currently, the maintenance system applied to the VPI machine is corrective maintenance, where repairs are performed only after failures occur.This study aims to design a preventive maintenance strategy to improve machine reliability, reduce downtime, and minimize maintenance costs. Critical components were identified using a Pareto diagram, resulting in three main components: seal chamber, heater band, and seal mold. Failure data were analyzed using the Weibull distribution to determine Mean Time to Failure (MTTF) and Mean Time to Repair (MTTR). The optimal maintenance intervals obtained were 148 hours for the seal chamber, 356 hours for the heater band, and 38 hours for the seal mold.The results show that the implementation of preventive maintenance based on these intervals can improve machine reliability and reduce downtime compared to the current condition. Cost analysis indicates that the second maintenance scenario is the most effective, reducing total maintenance costs from Rp1,552,619,144 to Rp374,778,337, representing a cost reduction of 78.19%.

Abstrak. PT Pindad (Persero) merupakan perusahaan manufaktur yang bergerak di bidang pertahanan dan keamanan. Salah satu proses penting dalam produksi motor permanent magnet adalah proses impregnasi coil menggunakan mesin Vacuum Pressure Impregnation (VPI). Mesin VPI merupakan mesin kritis karena kerusakan yang terjadi dapat mengganggu aliran produksi, menyebabkan downtime yang tinggi, serta meningkatkan biaya pemeliharaan. Sistem pemeliharaan yang diterapkan saat ini masih bersifat corrective maintenance, yaitu perbaikan dilakukan setelah kerusakan terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang preventive maintenance guna meningkatkan keandalan mesin, menurunkan downtime, dan meminimalkan biaya pemeliharaan. Identifikasi komponen kritis dilakukan menggunakan diagram pareto, yang menghasilkan tiga komponen utama, yaitu seal chamber, heater band, dan seal mold. Data kerusakan dianalisis menggunakan distribusi Weibull untuk menentukan nilai Mean Time to Failure (MTTF) dan Mean Time to Repair (MTTR). Interval pemeliharaan optimal yang diperoleh adalah 148 jam untuk seal chamber, 356 jam untuk heater band, dan 38 jam untuk seal mold. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan preventive maintenance berdasarkan interval tersebut mampu meningkatkan keandalan mesin dan menurunkan downtime dibandingkan kondisi awal. Analisis biaya menunjukkan bahwa skenario kedua merupakan alternatif terbaik dengan penurunan total biaya pemeliharaan sebesar 78,19%.

References

Assauri, S. (2016). Manajemen Operasi Produksi, Pencapaian Sasaran Organisasi Berkesinambungan. Jakarta: PT.Raja Grafindo Persada.

Dharma, I. M., Susanto, T., dan Wijaya, R. (2019). Implementasi Total Productive Maintenance pada Mesin Injeksi Plastik. Jurnal Sistem Teknik Industri, 21(3), 112–125.

Ebeling, C. E. (2003). An Introduction to Reliability and Maintainability Engineering. New York: McGraw-Hill.

Elsayed, E.A. (2021). Reliability Engineering (Edisi ke-3). Hoboken, NJ: John Wiley & Sons.

Heizer, J., Render, B., dan Munson, C. (2017). Operation Management, Sustainability and Supply Chain Management (12 ed.). New York: Pearson.

Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. (2021). Laporan Kinerja Kementerian Perindustrian Tahun 2021. Jakarta: Kementerian Perindustrian Republik Indonesia

Kurniawan, E., dan Taufiqurrahman, M. (2017). Analisis Tingkat Keandalan dan Penentuan Interval Waktu Perawatan Mesin Pompa Distribusi Pada PDAM Tirta Muare Ulakan Sambas. Seminar Nasional Sains dan Teknologi, 4 (2), 1-2.

Mobley, R. K. (2002). An Introduction to Predictive Maintenance. Butterworth-Heinemann.

Putra, R. A., dan Nugroho, S. (2022). Penjadwalan Preventive maintenance Berbasis Risiko pada Conveyor System. Jurnal Optimasi Sistem Industri, 18(2), 77-91.

Putro, D. M., dan Sholihah, Q. (2019). Analisis Keandalan (Reability) Pada Mesin Digester (Studi Kasus : PT.Smart TBK Batu Ampar Mill Kota Baru). SMJE Kinematika, 4 (1), 67 - 76.

Rachman, T., Watunglawar, D. N., Amperajaya, M. D., Adnan, S. R., dan Sriwana, I. K. (2022). Penentuan Interval Waktu Penggantian dan Perbaikan Komponen Kritis Mesin Bubut Type SS - 850 di PT.Jaya Hamdan Makmur Dengan Metode Age Replacement. Jurnal Metris, 23 (01), 52 - 61.

Rianto, A., Haryanto, B., dan Lestari, D. (2020). Penerapan Reliability Centered Maintenance (RCM) untuk Meningkatkan Keandalan Mesin CNC Bubut. Jurnal Teknik Industri, 12(2), 89–102.

Santoso, S. (2012). Analisis SPSS Pada Statistik Parametrik. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo.

Ilham Ramadhani Hasibuan, Rakhmat Ceha, Luthfi Nurwandi. Penerapan Model Supply Chain 4.0 Scorecard di MIKHA Coffee Shop Bandung. Jurnal Riset Teknik Industri. 2023 Dec 19;113–20. doi:10.29313/jrti.v3i2.2851

Elshadi F, Muhammad CR. Penerapan Metode Lean Six Sigma untuk Mereduksi Waste pada Produksi Sepatu Sandal. Jurnal Riset Teknik Industri. 2022 Jul 6;17–26. doi:10.29313/jrti.v2i1.664

Lubis. Penerapan Aplikasi Metode Taguchi untuk Analisis Pengendalian Kualitas Produksi Crude Palm Oil. Jurnal Teknik Industri. 2020;9(2).

Putri CR. Perencanaan Persediaan Bahan Baku dengan Penerapan Konsep Decoupling Point untuk Mereduksi Lead Time. Jurnal Riset Teknik Industri. 2022 Feb 11;1(2):172–9. doi:10.29313/jrti.v1i2.509

Fajar Iman Hermansyah, Rakhmat Ceha, Ahmad Arif Nurrahman. Strategi Penerapan Warehouse 7S untuk Memaksimalkan Peran Komite 7S di XYZ Mini Sort Hub Bandung. Jurnal Riset Teknik Industri. 2024 Jul 9;77–86. doi:10.29313/jrti.v4i1.3849

Kusumah DLA, Muhammad CR. Penerapan 5s (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, Shitsuke) untuk Reduksi Non Value Added Activity di PT X. Jurnal Riset Teknik Industri. 2022 Feb 11;1(2):143–53. doi:10.29313/jrti.v1i2.484

Downloads

Published

2026-02-03