Pengukuran Risiko Kerja Menggunakan REBA pada Stasiun Kerja Press

  • Farhan Nurhilal Fakultas Teknik, Universitas Islam Bandung
  • Nur Rahman As'ad Fakultas Teknik, Universitas Islam Bandung
  • Yanti Sri Rejeki Fakultas Teknik, Universitas Islam Bandung
Keywords: REBA, Ergonomi, MSDs

Abstract

Abstract. Musculoskeletal Disorders (MSDs) are often experienced by workers due to non-ergonomic working postures, which can impact both worker health and product quality. CV. Nur Rahmat Teknik, as a manufacturer of heating elements, faces the issue of operator complaints regarding body pain at the press workstation. This problem arises due to operators adopting a bent posture while performing their tasks. Poor working postures, such as bending over, can lead to Musculoskeletal Disorders (MSDs), which not only affect worker health but also reduce productivity and product quality. This study employs the Rapid Entire Body Assessment (REBA) method to analyze the risk of MSDs in operator work activities. The evaluation results indicate high and very high-risk scores in several activities, including pipe setup (score 10), pressing process (score 11), and pipe storage (score 9). These findings highlight the urgent need for corrective actions to mitigate the risks faced by operators. One proposed solution is designing ergonomic work facilities to improve working posture, enhance comfort, and reduce health complaints. By implementing more ergonomic work facilities, the company is expected to create a healthier work environment, increase efficiency, and produce high-quality products. This research contributes to raising awareness of the importance of ergonomics in the workplace.

Abstrak. Musculoskeletal Disorders (MSDs) sering dialami oleh pekerja akibat postur kerja yang tidak ergonomis, yang dapat berdampak pada kesehatan pekerja dan kualitas produk. CV. Nur Rahmat Teknik, sebagai produsen elemen pemanas, menghadapi permasalahan berupa adanya keluhan rasa sakit pada bagian tubuh operator di stasiun kerja press. Permasalahan ini disebabkan oleh postur tubuh operator yang membukuk pada saat melakukan pekerjaan. Postur kerja yang buruk, seperti membungkuk, dapat menyebabkan Musculoskeletal Disorders (MSDs), yang tidak hanya berdampak pada kesehatan pekerja tetapi juga menurunkan produktivitas dan kualitas hasil produksi. Penelitian ini menggunakan metode Rapid Entire Body Assessment (REBA) untuk menganalisis risiko MSDs pada aktivitas kerja operator. Hasil evaluasi menunjukkan skor risiko tinggi dan sangat tinggi pada beberapa aktivitas, yaitu set up pipa (skor 10), proses press (skor 11), dan penyimpanan pipa (skor 9). Temuan ini menegaskan perlunya tindakan perbaikan untuk mengurangi risiko yang dihadapi oleh operator. Salah satu solusi yang diusulkan adalah merancang fasilitas kerja yang ergonomis untuk memperbaiki postur kerja, meningkatkan kenyamanan, dan mengurangi keluhan kesehatan. Dengan penerapan fasilitas kerja yang lebih ergonomis, perusahaan diharapkan dapat menciptakan lingkungan kerja yang lebih sehat, meningkatkan efisiensi, dan menghasilkan produk dengan kualitas tinggi. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya ergonomi di tempat kerja.

References

Bodwel, C., Dyce, T., Lamotte, D., Macfarquhar, N., Rogovsky, N., Teklu, K., dan Olming, K. (2013). Kesinambungan Daya saing dan Tanggung jawab Perusahaan (SCORE). Modul 2, Kualitas : peningkatan Kualitas Berkesinambungan. ILO.

Humantech. (1995). Applied Ergonomic Training Manual. Berkeley Vale Australia.

Hutabarat, Y. (2017). Dasar Dasar Pengetahuan Ergonomi. Media Nusa Kreativ.

Laksana, A.J., dan Srisantyorini, T. (2019). Analisis Risiko Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada Operator Pengelasan (Welding) Bagian Manufakturing di PT X. Jurnal Kajian dan Pengembangan Kesehatan Masyarakat, 1(1), 64-73.

McAtamney, L. and Corlett, E.N. (2000). REBA: A Survey Based Method for the Investigation of Work Related Entire Body Disorders. Applied Ergonomics, 31: 201205.

Mcleod, D., (2000). The Ergonomics Manual. Minneapolis: Comprehensive Loss Management

Pintado, J., Shengli, N., Grace, N., Halim, M., Papandrea, D., dan Hoibl, A. (2023.). Realizing The Fundamental Right To A Safe And Healthy Working Environment Worldwide Safe And Healthy Working Environments For All. ILO.

Sedarmayanti, H. J. (2018). Tata Kerja dan Produktivitas Kerja. Bandung. Mandar Maju.

Suarjana, I. W. G., Pomalingo, M. F., Palilingan, R. A., dan Parhusip, B. R. (2022). Perancangan Fasilitas Kerja Ergonomi Menggunakan Data Antropometri Untuk Mengurangi Beban Fisiologis. Jurnal Ilmiah Teknik Industri. 10(2), 109-117.

Tarwaka. (2015). Ergonomi Industri. Edisi 2. Harapan Press.

Rizqiyan W, Ferida Yuamita. Perancangan Produk Pemotong Adonan Kerupuk dengan Metode Ergonomi Fungction Deployment (EFD). Jurnal Riset Teknik Industri [Internet]. 2022 Dec 21;91–8. Available from: https://journals.unisba.ac.id/index.php/JRTI/article/view/1084

Fajar AH, Rejeki YS. Perancangan Fasilitas Kerja Ergonomis pada Stasiun Persiapan Menggunakan Analisis Virtual Environment Modelling. Jurnal Riset Teknik Industri. 2021 Dec 23;1(2):121–30.

Nurfajriah N, Waluyo MR, Mahfud H, Mariati FRI, Basyar DA, Asila RF, et al. Product Design of Trolley Wheelchair for Disabled People Using Ergonomic Function Deployment Method. Jurnal Ilmiah Teknik Industri. 2021 Dec 31;20(2):153–63.

Published
2025-01-31