Strategi Komunikasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bandung dalam Membangun Kesadaran Moderasi Beragama

Authors

  • Muhamad Arya Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Dakwah, Universitas Islam Bandung, Indonesia.
  • Asep Ahmad Siddiq Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Dakwah, Universitas Islam Bandung, Indonesia.
  • N Sausan M Shaleh Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam, Fakultas Dakwah, Universitas Islam Bandung, Indonesia.

DOI:

https://doi.org/10.29313/bcsibc.v6i2.25778

Keywords:

Strategi Komunikasi, Moderasi Beragama, Forum Kerukunan Umat Beragama

Abstract

Abstract. This study examines the communication strategy of the Interfaith Harmony Forum (FKUB) of Bandung City in building public awareness of religious moderation in a religiously conducive city. This research aims to identify FKUB's communication planning, its implementation, and the supporting and inhibiting factors it encounters. A qualitative descriptive approach was used, employing in-depth interviews, observation, and documentation with three key informants: the FKUB management staff, the Deputy Secretary representing the Chairperson, and a religious leader representing the Confucian community. Data were analyzed through data reduction, display, and conclusion drawing. Findings show that FKUB's communication planning remains structurally oriented, following the government hierarchy, with general, nationhood-based messages rather than audience-specific ones, while social media serves only as a supporting channel behind direct engagement. Implementation is carried out through nationhood dialogues, routine socialization of the Joint Regulation of Two Ministers, and continued mentoring of six Tolerance Villages. Supporting factors include local government backing, credible religious leaders, and long-standing social tolerance capital, while inhibiting factors include budget limitations, low public literacy, outside provocation, and an unresolved leadership transition. The study concludes that FKUB's strategy is predominantly relational rather than digitally optimized, effective for maintaining harmony, yet still requires a more structured evaluation mechanism.

Abstrak. Penelitian ini mengkaji strategi komunikasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Bandung dalam membangun kesadaran moderasi beragama di kota yang relatif kondusif. Penelitian ini bertujuan mengetahui perencanaan komunikasi, implementasinya, serta faktor pendukung dan penghambat yang dihadapi FKUB. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif, dengan wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap tiga informan kunci, yaitu pengurus FKUB, Wakil Sekretaris yang mewakili Ketua, dan tokoh agama perwakilan Konghucu. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan perencanaan komunikasi FKUB masih bersifat struktural mengikuti hierarki pemerintahan, dengan pesan yang general dan berorientasi kebangsaan, sementara media sosial hanya berperan sebagai saluran pendukung di balik dominasi pendekatan tatap muka. Implementasinya dilaksanakan melalui dialog kebangsaan, sosialisasi rutin Peraturan Bersama Dua Menteri, serta pembinaan berkelanjutan enam Kampung Toleransi. Faktor pendukungnya meliputi dukungan pemerintah daerah, kredibilitas tokoh agama, dan modal sosial toleransi masyarakat, sedangkan faktor penghambatnya meliputi keterbatasan anggaran, rendahnya literasi masyarakat, provokasi dari luar kota, dan regenerasi kepengurusan yang belum tuntas. Penelitian ini menyimpulkan strategi komunikasi FKUB bersifat relasional dan belum sepenuhnya memanfaatkan media digital, efektif menjaga kerukunan, namun masih memerlukan mekanisme evaluasi yang lebih terstruktur.

References

ANTARA News Jawa Barat. (2024). “Pemkot Bandung Gelar Silaturahmi dengan Tokoh Lintas Agama Jelang Natal.”
Cangara, H. (2018). Perencanaan dan Strategi Komunikasi. Rajawali Pers.
Effendy, O. U. (2017). Ilmu Komunikasi: Teori dan Praktek. PT Remaja Rosdakarya.
Effendy, O. U. (2019). Dinamika Komunikasi. PT Remaja Rosdakarya.
Fam Kium Fat. (2026). Hasil Wawancara dengan Fam Kium Fat, Tokoh Agama/Perwakilan Konghucu di FKUB Kota Bandung.
Haryani, E. (2019). (2019). Intoleransi dan Resistensi Masyarakat Terhadap Kemajemukan: Studi Kasus Kerukunan Beragama di Kota Bogor, Jawa Barat. Harmoni: Jurnal Multikultural dan Multireligius. Intoleransi Dan Resistensi Masyarakat Terhadap Kemajemukan: Studi Kasus Kerukunan Beragama Di Kota Bogor, Jawa Barat. Harmoni: Jurnal Multikultural Dan Multireligius, 18(2), 73–90.
Indonesia, M. A. R. I. & M. D. (2006). Peraturan Bersama Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri Nomor 9 dan Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pedoman Pelaksanaan Tugas Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah dalam Pemeliharaan Kerukunan Umat Beragama, Pemberdayaan FKUB, dan Pendirian Rumah Ibadat.
Institute., S. (2023). Kondisi Kebebasan Beragama/Berkeyakinan di Indonesia Tahun 2022.
Iwan, M. (2026). Hasil Wawancara dengan Drs. H. Iwan Marlie, Wakil Sekretaris FKUB Kota Bandung.
Lukman, D., dkk. (2025). Peran FKUB Kota Bandung dalam Counter-Radikalisme melalui Pendekatan Dakwah berbasis Teologi Komparatif dan Komunikasi Lintas Agama. Peran FKUB Kota Bandung Dalam Counter-Radikalisme Melalui Pendekatan Dakwah Berbasis Teologi Komparatif Dan Komunikasi Lintas Agama. Anida: Jurnal Pemikiran Islam.
Maulana, A. M. R., dkk. (2023). Strategi FKUB Kota Bandung dalam Membangun Kerukunan Beragama demi Terciptanya Bandung Agamis: Suatu Studi Kasus. Arumbae: Jurnal Ilmiah Mahasiswa, 5(1), 156–174.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook (2nd ed.). Sage Publications.
Moleong, L. J. (2019). Metodologi Penelitian Kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.
Peraturan Gubernur Jawa Barat Nomor 36 Tahun 2019 tentang Pedoman Penyelenggaraan Forum Kerukunan Umat Beragama di Daerah Provinsi Jawa Barat. (2019).
RI, K. A. (2019). Moderasi Beragama. Badan Litbang dan Diklat Kementrian Agama.
Ridwan, K. (2026). Hasil wawancara dengan Kang Ridwan, Pengurus FKUB Kota Bandung.
RRI.co.id. (2022). “Wujudkan Bandung Agamis, Pemkot dan FKUB Sosialisasi Pendirian Rumah Ibadah.”
Sari, E., & Rambe, E. M. (2018). Efektivitas Komunikasi Pengurus FKUB dalam Pencegahan Konflik Keagamaan di Kabupaten Labuhanbatu. Jurnal Bimas Islam, 11(2), 343–368.
Sendjaja, S. D. (2014). Teori Komunikasi. Universitas Terbuka.
Shihab, M. Q. (2019). Wasathiyyah: Wawasan Islam tentang Moderasi Beragama. Lentera Hati.
Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Utami. (2016). Upaya Komunikasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dalam Resolusi Konflik Ahmadiyah. Jurnal Ilmu Komunikasi, 13(1), 45–58.

Published

2026-08-03