Manajemen Dakwah Program Muhadharah dalam Meningkatkan Kepercayaan Diri Santri
DOI:
https://doi.org/10.29313/bcsibc.v6i2.25178Keywords:
Manajemen Dakwah, Muhadoroh, Kepercayaan Diri SantriAbstract
Abstract. This researcher researched the low confidence of some students in public speaking is one of the obstacles in the implementation of da'wah activities at the Miftahul Huda Asyadzili Islamic Boarding School. This research aims to find out how to plan, organize, implement, and control da'wah management in the muhadoroh program to increase the confidence of students. The research uses a qualitative approach with a descriptive method. Data collection is carried out through observation, interviews, and documentation, then analyzed through data reduction, data presentation, and conclusion drawn. The analysis in this study uses theories from M. Munir and Wahyu Ilahi. The results of the study show that the planning of the muhadoroh program is carried out through the preparation of objectives, schedules, materials, and the division of officers in a structured manner. Organizing is carried out with a clear division of duties and responsibilities between coaches, administrators, and students. The implementation of the muhadoroh program is carried out routinely every Friday night through continuous speeches, evaluations, and coaching. Control is carried out through an evaluation of the performance of students so that the muhadoroh program is able to improve students' communication skills, courage, and confidence in public speaking.
Abstrak. Rendahnya kepercayaan diri sebagian santri dalam berbicara di depan umum menjadi salah satu kendala dalam pelaksanaan kegiatan dakwah di Pondok Pesantren Miftahul Huda Asyadzili. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian manajemen dakwah dalam program muhadoroh untuk meningkatkan kepercayaan diri santri. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Analisis dalam penelitian ini menggunakan teori manajemen dakwah dari M. Munir dan Wahyu Ilahi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan program muhadoroh dilakukan melalui penyusunan tujuan, jadwal, materi, dan pembagian petugas secara terstruktur. Pengorganisasian dilakukan dengan pembagian tugas dan tanggung jawab yang jelas antara pembina, pengurus, dan santri. Pelaksanaan program muhadoroh dilaksanakan secara rutin setiap malam Jumat melalui penyampaian pidato, evaluasi, dan pembinaan secara berkesinambungan. Pengendalian dilakukan melalui evaluasi terhadap penampilan santri sehingga program muhadoroh mampu meningkatkan kemampuan komunikasi, keberanian, dan kepercayaan diri santri dalam berbicara di depan umum.
References
Iskandar. (2022). Metode Penelitian Dakwah. Qiara Media.
Lauster. (2002). Tes Kepribadian. Bumi Aksara.
Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Remaja Rosdakarya.
Munir, M., & Ilaihi, W. (2006). Manajemen Dakwah. Kencana.
Pamungkas, D. B., Umar, A., & Aripudin, Y. F. (2023). Manajemen Kegiatan Kesiswaan (Muhadhoroh) dalam Meningkatkan Kepercayaan Diri di Pondok Pesantren Al Ikhlas Karawang. Innovative: Journal of Social Science Research, 3(4), 414–423.
Ratinah, Purwandari, Rochmansyah, E., & Putri, D. (2024). Implementasi Manajemen Dakwah dalam Mengembangkan Keterampilan Santri pada Grup Muhadoroh di Pondok Pesantren Riyadhul. Jurnal Manajemen Dakwah, 7(2), 39–48.
Ridwan, M. (2020). Evaluasi Program Muhadharah dalam Meningkatkan Kepercayaan Diri Santri di Pondok Pesantren Darul Ulum [Skripsi]. UIN Sunan Kalijaga.
Suwarni, I., & Putri, R. (2021). Program Muhadharah untuk Meningkatkan Rasa Percaya Diri Santri Pesantren Miftahul Huda, Serang, Banten. Emanasi: Jurnal Ilmu Keislaman dan Sosial, 4(2), 48–58.
Terry, G. R. (2006). Prinsip-Prinsip Manajemen. Bumi Aksara.
Widiawati, N. (2020). Metodologi Penelitian: Komunikasi dan Penyiaran Islam. Edu Publisher.