Strategi Komunikasi Dakwah Inklusif bagi Penyandang Disabilitas Tunanetra di Pesantren Sam'an Darushudur
DOI:
https://doi.org/10.29313/bcsibc.v6i2.24199Keywords:
Disabilitas Tunanetra, Dakwah Inklusif, Teori AkomodasiAbstract
Abstract. Conventional da'wah patterns that rely heavily on visual media leave people with visual impairments prone to spiritual marginalization. Sam'an Darushudur Islamic Boarding School was established as an inclusive da'wah model specifically for visually impaired students. This study analyzes the inclusive da'wah communication strategy at the school along with its supporting and inhibiting factors. A qualitative descriptive case study approach was used, combining in-depth interviews, passive participant observation, and documentation, analyzed through Howard Giles' Communication Accommodation Theory (CAT). Findings show that the communication strategy is realized through methodological convergence (Braille Qur'an and murotal speakers), linguistic-verbal convergence (polite speech), and proportional hierarchical and independence divergence. Supporting factors include peer social support, measured motivational guidance, and adequate facilities; inhibiting factors include limited funding, scarce Braille literature, and physical infrastructure constraints. The study concludes that inclusive da'wah is realized through continuous communication adjustment between preachers and visually impaired recipients.
Abstrak. Pola dakwah konvensional yang mengandalkan media visual menyebabkan penyandang disabilitas netra rentan mengalami marjinalisasi spiritual. Pesantren Tahfidz Tunanetra Sam'an Darushudur hadir sebagai model dakwah inklusif khusus bagi santri tunanetra. Penelitian ini menganalisis strategi komunikasi dakwah inklusif di pesantren tersebut beserta faktor pendukung dan penghambatnya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kasus deskriptif, melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif pasif, dan studi dokumentasi, dianalisis menggunakan Teori Akomodasi Komunikasi (Communication Accommodation Theory) dari Howard Giles. Hasil penelitian menunjukkan strategi komunikasi diwujudkan melalui konvergensi metodologis (Al-Qur'an Braille dan speaker murotal), konvergensi linguistik-verbal (kesantunan bertutur), serta divergensi hierarkis dan divergensi kemandirian yang diterapkan secara proporsional. Faktor pendukung meliputi dukungan sosial antarsantri, pembinaan motivasi terukur, dan sarana belajar memadai; faktor penghambat meliputi keterbatasan pendanaan, minimnya literatur Braille, dan infrastruktur fisik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dakwah inklusif terwujud melalui penyesuaian komunikasi berkesinambungan antara da'i dan mad'u disabilitas netra.
References
Agustin, L. K., & Azharghany, R. (2025). Efektivitas komunikasi audio bagi penyandang disabilitas tunanetra dalam bidang agama Islam. Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan Dan Sosial Humaniora, 5(3), 264–282.
Aziz, M. A. (2017). Ilmu dakwah (Edisi revisi). Kencana.
Dhovi Rizal Fachrudin, & Hendi Suhendi. (2022). Konstruksi Makna Pesan Dakwah pada Program Pendidikan dan Pelatihan Virtual Santri Siap Guna (SSG) Angkatan 40 Pondok Pesantren X Bandung di Masa Pandemi Covid-19. Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam, 1(2), 114–118. https://doi.org/10.29313/jrkpi.v1i2.573
Firdausi, S., Syam, N. K., & Shaleh, N. S. M. (2021). Efektivitas Komunikasi Dakwah Kelas Jodoh terhadap Perubahan Wawasan Member Kelas Jodoh untuk Membangun Keluarga Sakinah di Bandung. Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam, 1(1), 38–44. https://doi.org/10.29313/jrkpi.v1i1.168
Fitria Nur Hasannah, & Wildan Yahya. (2022). Studi Pemikiran Dakwah KH. X tentang Gerakan Dakwah Tarbiyah. Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam, 1(2), 119–127. https://doi.org/10.29313/jrkpi.v1i2.574
Fuad, B. (2021). Mistifikasi disabilitas: Membongkar stigma dan mengembangkan relasi inklusif. LKiS.
Giles, H., Coupland, N., & Coupland, J. (1991). Contexts of accommodation: Developments in applied sociolinguistics. Cambridge University Press.
Giles, H., & Gallois, C. (2018). Communication accommodation theory: A retrospective and future directions. Routledge.
Hefni, H. (2021). Komunikasi Islam: Etika dan prinsip Qawlan dalam Al-Qur’an. Kencana.
Kementerian Agama Republik Indonesia, 2019. (2019). Al-Qur’an dan terjemahannya. Kemenag RI.
Kurniawan, A. (2021). Aksesibilitas dakwah bagi penyandang disabilitas netra. Jurnal Komunikasi Islam Kontemporer, 5(1), 24–26.
Maftuhin, A. (2014). Islam dan disabilitas: Menuju fiqh inklusif. LKiS.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook. SAGE Publications.
Muhyiddin, A. (2022). Metode dakwah inklusif: Pendekatan komunikasi persuasif bagi penyandang disabilitas. Simbiosa Rekatama Media.
Mujahidah, D., Khuza’i, R., & Suhendi, H. (2021). Efektivitas Program Pondok Pesantren Al-Qur’an Babussalam dalam Membina Masyarakat Muslim di Desa Ciburial. Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam, 1(2), 98–105. https://doi.org/10.29313/jrkpi.v1i2.382
Mukhtar, A. Z., & Kamil, P. (2024). Pengaruh Kegiatan Muhadharah terhadap Kemampuan Public Speaking Santri Pondok Pesantren. Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam. https://doi.org/10.29313/jrkpi.v4i1.3307
Musdalifah. (2022). Strategi pengasuh dalam melatih kemandirian penyandang disabilitas intelektual di Yayasan Sayap Ibu Yogyakarta. Counselle: Journal of Islamic Guidance and Counseling, 2(2), 136–155.
Persatuan Bangsa-Bangsa. (2006). Convention on the Rights of Persons with Disabilities (Resolusi No. 61/106). Diratifikasi melalui Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2011.
Rahmawati, S. (2022). Metode pembelajaran Al-Qur’an Braille di lembaga sosial. UIN Sunan Kalijaga.
Ridwan Sadili, & Komarudin Shaleh. (2022). Strategi Komunikasi Persuasif dalam Penghimpunan Dana Wakaf di Pondok Pesantren X. Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam, 1(2), 133–137. https://doi.org/10.29313/jrkpi.v1i2.576
Sam’an Pesantren. (2023). Sejarah.
Santia, G., Shaleh, K., & Suhendi, H. (2021). Dakwah Peningkatan Pemahaman Agama Melalui Kegiatan Traumatic Healing. Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam, 1(2), 72–78. https://doi.org/10.29313/jrkpi.v1i2.374
Tasmara, T. (2021). Psikologi komunikasi dakwah. Gaya Media Pratama.
Tian Sopyan Abdullah, Kurniati, N., & Shaleh, K. (2024). Peranan Dakwah Pesantren Persis 159 Ar-Risalah dalam Pemahaman Keagamaan Masyarakat Kelurahan Nyengseret. Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam, 39–46. https://doi.org/10.29313/jrkpi.v4i1.3745
Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 Tentang Penyandang Disabilitas (2016).