Analisis Nilai-Nilai Religiusitas Anggota Komunitas Muslim Support Muslim dalam Aktivitas Dakwah Digital di Platform X
DOI:
https://doi.org/10.29313/bcsibc.v6i1.23007Keywords:
Religiusitas, Dakwah Digital, Muslim Support Muslim (MSM)Abstract
Abstract. The phenomenon of digital da’wah through social media presents a new space for strengthening religiosity based on online communities. One such form is Muslim Support Muslim (MSM) community on platform X, which functions as a digital da’wah forum. This study aims to analyze the values of religiosity that emerge among members of MSM community in digital da’wah activities on platform X. The type of research used is qualitative, employing a descriptive-analytic method, with data collected through online observation and open-ended questionnaires administered to community members. Data analysis was conducted using the five dimensions of religiosity theory by Ancok and Suroso. The results show that the religiosity values of MSM community members are reflected in all five dimensions of religiosity with varying levels of depth. The dimensions of belief (ideology) and practice (akhlaq) are the most dominant, manifesting through narratives of faith and changes in members' attitudes to become more polite in the digital space. Meanwhile, in the knowledge dimension, this community serves as a source of new information for some members while acting as a reminder for others. Da’wah activities on MSM have proven to be a platform for spiritual strengthening and behavioral improvement reflected in the digital space.
Abstrak. Fenomena dakwah digital melalui media sosial menghadirkan ruang baru bagi penguatan religiusitas berbasis komunitas online. Salah satu bentuknya adalah komunitas Muslim Support Muslim (MSM) di platform X yang berfungsi sebagai wadah dakwah digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai religiusitas yang muncul pada anggota komunitas MSM dalam aktivitas dakwah digital di platform X. Jenis penelitian yang digunakan adalah kualitatis dengan metode deskriptif analitik, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi online dan kuesioner terbuka kepada anggota komunitas. Analisis data menggunakan teori religiusitas lima dimensi Ancok dan Suroso. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai religiusitas anggota komunitas MSM tercermin dalam lima dimensi religiusitas dengan tingkat kedalaman yang berbeda-beda. Dimensi keyakinan dan pengamalan (akhlak) menjadi yang paling dominan muncul melalui narasi keimanan dan perubahan sikap anggota yang lebih santun di ruang digital. Sementara pada dimensi pengetahuan, komunitas ini berperan sebagai sumber informasi baru bagi sebagian anggota sekaligus sebagai pengingat (reminder) bagi anggota lainnya. Aktivitas dakwah di MSM terbukti menjadi wadah penguatan spiritual dan perbaikan perilaku yang tercermin di ruang digital.
References
Aminuddin. (2009). Pengantar Ilmu Dakwah. Pustaka Setia.
Ancok, D., & Suroso, F. N. S. (2001). Psikologi Islami: Solusi Islam atas Problem-Problem Psikologi. Pustaka Belajar.
Andhiya, S., Shaleh, K., & Natsir, M. A. (n.d.). Penerapan Nilai-Nilai Dakwah dalam Pemasaran Produk Busana Muslimah Guna Meraih Keberkahan pada Brand Jamise Syar’i. Retrieved https://journals.sangkuriangpublisher.com/person
Andriyana, P., & Andrian, B. (2024). Andriyana, P., & Andrian, B. (2024). Agama, Media, Dan Masyarakat Di Era Digital. Borneo: Journal of Islamic Studies, 4(2), 85–95. Borneo: Journal of Islamic Studies, 4(2), 85–95. https://doi.org/https://doi.org/10.37567/borneo.v4i2.2810
APJII. (2025). SURVEI PENETRASI INTERNET DAN PERILAKU PENGGUNAAN INTERNET Sebagai perwakilan Pengurus APJII , kami dengan bangga mempersembahkan Profil Internet Indonesia 2025. In Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia.
Ayu Rochmatulloh Ramdani, & Muhammad Fauzi Arif. (2022). Studi Deskriptif Pengelolaan Media Sosial Instagram melalui Quiz Time di Instastory Akun X. Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam, 1(2), 106–113. https://doi.org/10.29313/jrkpi.v1i2.572
Faridah, Ni’mah, S., & Kusnadi. (2021). Metode Dakwah Dalam Al-Qur’an. Al-Mubaral: Jurnal Kajian Al-Quran & Tafsir, 6(2), 164–170.
Fauzi. (2023). Dakwah Digital:Peluang dan Tantangan. Jurnal At Tabsyir, 10(2), 254–270. https://doi.org/https://dx.doi.org/10.21043/at-tabsyir.v10i2.23468
Hariyanti, P. (2017). Generasi Muda Muslim dan Gerakan Sosial Spiritual Berbasis Media Online. Jurnal ILMU KOMUNIKASI, 13(2), 165–178. https://doi.org/10.24002/jik.v13i2.671
Hidayat, Y. F., & Nuri, N. (2024). Transformation of Da ’ wah Methods in the Social Media Era : A Literature Review on the Digital Da ’ wah Approach. IJoIS: Indonesian Journal of Islamic Studies, 4(2), 67–76. https://doi.org/10.59525/ijois.v4i2.493
Iryani, J. (2023). Peran Media Sosial dalam Menyebarkan Pesan Agama dan Perubahan Sosial The Role Of Social Media In Spreading Religious Messages And Social Change Institut Teknologi dan Bisnis Bina Adinata Jl . Jalanjang Kabupaten Bulukumba Institut Teknologi dan Bisnis Bi. PUSAKA: Jurnal Khazanah Keagamaan, 11(2), 359–372. https://doi.org/https://doi.org/10.31969/pusaka.v11i2.1242
Jang, H. Y., Ko, I. S., & Koh, J. (2007). The influence of online brand community characteristics on community commitment and brand loyalty. The Influence of Online Brand Community Characteristics on Community Commitment and Brand Loyalty., 8.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook (2nd ed.). SAGE Publications.
MSM. (2025). Profil Komunitas Muslim Support Muslim di Platform X. X. https://x.com/i/communities/1777717113236672918
Mubarok, A. R., & Sunarto, S. (2024). Moderasi Beragama di Era Digital: Tantangan dan Peluang. Journal of Islamic Communication Studies, 2(1), 1–11. https://doi.org/10.15642/jicos.2024.2.1.1-11
Mujahidah, D., Khuza’i, R., & Suhendi, H. (2021). Efektivitas Program Pondok Pesantren Al-Qur’an Babussalam dalam Membina Masyarakat Muslim di Desa Ciburial. Jurnal Riset Komunikasi Penyiaran Islam, 1(2), 98–105. https://doi.org/10.29313/jrkpi.v1i2.382
Oktaviani. (2025). EFEKTIVITAS KOMUNIKASI DAKWAH KOMUNITAS MUSLIM SUPPORT MUSLIM TERHADAP PERUBAHAN PERILAKU ANGGOTA DI PLATFORM X Oktaviani. UNIVERSITAS ISLAM 45 BEKASI.
Sandelowski, M. (2000). Focus on research methods: Whatever happened to qualitative description? Research in Nursing and Health, 23(4), 334–340. https://doi.org/10.1002/1098-240x(200008)23:4<334::aid-nur9>3.0.co;2-g
Sugiyono. (2013). Metodologi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D (19th ed.). ALFABETA, CV.
Sumardi, E., Harbi, H. A., Jaelani, M., & Zazin, M. (2025). Sosialisasi Dakwah Sebagai Proses Komunikasi : Efektivitas Dakwah Digital Sebagai Proses Komunikasi Interaktif di Kalangan Gen Z Da ’ wah Socialization as a Communication Process : The Effectiveness of Digital Da ’ wah as an Interactive Communication Proc. NUSANTARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(3), 423–432. https://doi.org/https://doi.org/10.55606/nusantara.v5i3.6445
Thouless, R. H. (2000). Pengantar Psikologi Agama. Raja Grafindo Persada.
Wahyuni, R., & Harahap, S. R. (2023). Efektivitas Media Sosial Sebagai Media Dakwah Pada Era Digital. AN-NADWAH, 29(2), 162–172. https://doi.org/https://doi.org/10.37064/nadwah.v29i2.18571