Analisis Metode Dakwah Risyad Baya’sud Kepada Followersnya di Media Sosial Tiktok

Authors

  • Syafa Raisyabilla Fakultas Dakwah, Universitas Islam Bandung
  • Ida Afidah Fakultas Dakwah, Universitas Islam Bandung
  • N. Sausan M. Sholeh Fakultas Dakwah, Universitas Islam Bandung

DOI:

https://doi.org/10.29313/bcsibc.v5i1.17468

Keywords:

Dakwah, Media Sosial Tiktok, Metode Dakwah

Abstract

Abstract. Risyad Basya'sud is one of the young da'i who preaches through TikTok social media. Da'wah using social media has several advantages, one of which is that it can make it easier for da'is to convey da'wah material and the reach of da'wah dissemination is wider. However, da'wah using social media has its own challenges, namely what method is appropriate to use in da'wah using social media, whether the da'wah is acceptable and what if the da'wah causes controversy. This study aims to find out the right da'wah method to be used in tiktok social media. This research uses a qualitative method with data collection techniques through documentation, observation and interviews through questionnaires distributed to Risyad Basya'sud's social media followers. The results of the study can be concluded: (1) knowing the theme of da'wah to be discussed and anyone who is the target of Risyad Basya'sud's da'wah (2) can apply the right da'wah method to be used in tiktok social media (3) can find out what are the obstacles and opportunities when preaching using tiktok social media.

Abstrak. Risyad Basya’sud merupakan salah satu da’i muda yang berdakwah melalui media sosial tiktok. Berdakwah dengan menggunakan media sosial memiliki beberapa kelebihan salah satunya adalah dapat memudahkan para da’i dalam menyampaikan materi dakwah dan jangkauan penyebaran dakwah lebih luas. Namun dakwah menggunakan media sosial memiliki tantangan tersendiri yaitu metode apa yang tepat digunakan dalam berdakwah menggunakan media sosial, apakah dakwah tersebut dapat diterima dan bagaimana jika dakwah tersebut menimbulkan kontroversi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui metode dakwah yang tepat digunakan di dalam media sosial tiktok. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan Teknik pengumpulan data melalui dokumentasi, obsevasi dan wawancara dengan melalui  kuesioner yang disebarkan kepada pengikut media sosial Risyad Basya’sud. Hasil dari penelitian tersebut dapat memperoleh kesimpulan: (1) mengetahui tema dakwah yang akan dibahas dan siapa saja yang menjadi sasaran dakwah Risyad Basya’sud (2) dapat menerapkan metode dakwah yang tepat untuk digunakan dalam media sosial tiktok (3) dapat mengetahui apa saja hambatan dan peluang ketika berdakwah menggunakan media sosial  tiktok.

References

Batoebara, M. U. (2023). Aplikasi Tiktok Seru-Seruan Atau Kebodohan. JurnalNetwork, 134.
Iskandar. (2020, Agustus). Apa Yang Membuat Tiktok Disukai Generasi z. Retrieved from Liputan 6: https://www.liputan6.com/tekno/read/4328268/apa-yang-membuat-tiktok-disukai-generasi-z
Istijanto. (2010). Riset Sumber Daya Manusia Cara Praktis Mengukur Stres, Kepuasan Kerja, Komitmen, Loyalitas, Motivasi kerja dan Aspek-aspek Kerja Karyawan Lainnya. Jakarta: PT. Gramedia Pusaka Utama.
M.Ritonga. (2019). Komunikasi Dakwah Zaman Milenial. Raden Fatah, 61.
Nurfajrina, A. (2023, oktober kamis). Profil Zhang Yiming Pemilik Toko Yang Mauk Daftar Orang Terkaya Di Dunia. Retrieved from detikFinance: https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-6979288/profil-zhang-yiming-pemilik-tiktok-yang-masuk-daftar-orang-terkaya-dunia
Purwoto, A. (2007). Panduan Lboratium Statiska Inferensial. Jakarta: Grasindo.
Rahman, A. (2020). Pengaruh Negatif Era Teknologi Informasi Dan Komunikasi Pada Remaja (Perspektif Pendidikan Islam). Al-Ishlah, 22.
Rahmawati, E. C. (2020). Media Dan Perkembangan Budaya. Malang: Intrans Publishing Group.

Downloads

Published

2025-02-20