Strategi Komunikasi Forum Silaturahmi Remaja Masjid Al-Muttaqin dalam Kegiatan Keagamaan

Authors

  • Nurhayati Fakultas Dakwah, Universitas Islam Bandung
  • Rodliyah Khuza'i Fakultas Dakwah, Universitas Islam Bandung
  • Muhammad Fauzi Arif

DOI:

https://doi.org/10.29313/bcsibc.v5i1.17253

Keywords:

Strategi Komunikasi, Kegiatan Keagamaan, Forsirema

Abstract

Abstract. This research aims to formulate an effective communication strategy in increasing members' involvement in religious activities at the Mosque Youth Friendship Forum (FORSIREMA). This study used a qualitative approach with a descriptive method of analysis and Fred R. David, this research includes the formulation, implementation, and evaluation of strategies. The strategy formulation phase involves goal setting, audience segmentation, message preparation, and members' involvement in activity planning. Strategy implementation includes systematic activity planning, digital media utilization, persuasive approach, and support from parents and communities. The evaluation showed that even though the activities were well structured, the involvement of members and members still needed to be improved. Therefore, more interactive and innovative communication strategies are needed, such as open discussions, personal approaches, and more interesting use of media to increase members' participation and motivation in religious activities.


Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan strategi komunikasi yang efektif dalam meningkatkan keterlibatan anggota dalam kegiatan keagamaan di Forum Silaturahmi Remaja Masjid (FORSIREMA). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analisis dan teori Fred R. David, penelitian ini mencakup perumusan, implementasi, dan evaluasi strategi. Tahap perumusan strategi melibatkan penetapan tujuan, segmentasi audiens, penyusunan pesan, dan pelibatan anggota dalam perencanaan kegiatan. Implementasi strategi mencakup perencanaan kegiatan yang sistematis, pemanfaatan media digital, pendekatan persuasif, serta dukungan dari orang tua dan masyarakat. Evaluasi menunjukkan bahwa meskipun kegiatan telah terstruktur dengan baik, keterlibatan anggota dan anggota masih perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, diperlukan strategi komunikasi yang lebih interaktif dan inovatif, seperti diskusi terbuka, pendekatan personal, serta penggunaan media yang lebih menarik untuk meningkatkan partisipasi dan motivasi anggota dalam kegiatan keagamaan.

References

Daftar Pustaka
[1] A. Basit, Dakwah Remaja: Kajian Remaja Dan Institusi Dakwah Remaja, Yogyakarta: Fajar Press, 2011.
[2] A. Sukardi, “Metode Dakwah dalam Mengatasi Problematika Remaja,” Jurnal al-Munir, vol. 9, No. 1. 9, 2016.
[3] F. R. David, Manajemen Strategi dan Konsep, Jakarta: Prehalindo, 2002.
[4] F. Y. Muhammad, Ilmu Komunikasi, Yogyakarta: Pustaka Ilmu Group, 2021.
[5] H. Anshory, Pembina Forsirema. [Wawancara]. 21 Februari 2024.
[6] Junaidah, Implementasi Manajemen Strategis dalam Pendidikan Tinggi Islam, Bandar Lampung: CV. Anugrah Utama Raharja, 2013.
[7] Kemenag, “QS. An-Nisa (4): 9,” 27 April 2024. [Online]. Available: https://quran.kemenag.go.id.
[8] M. N. A. e. al, “Metode Penelitian Kualitatif Studi Pustaka,” Edumaspul: Jurnal Pendidikan, pp. 49-54, 2022.
[9] M. Q. Abdullah, Pengantar Ilmu Dakwah, Yogyakarta: Penerbit Qiara Media, 2021.
[10] R. T. Siregar, Komunikasi Organisasi, Bandung: Widina Bhakti Persada, 2021.
[11] Rahma, Anggota Forsirema. [Wawancara]. 20 Juli 2024.
[12] S. Rizal, “Minat Remaja dalam Mengikuti Kajian Keagamaan,” Jurnal Dakwatul Islam, vol. 5, No. 2, 128, 2021.

Downloads

Published

2025-02-03