Pemahaman Nilai-Nilai Berpakaian Islami Mahasiswi Fakultas Dakwah Universitas Islam Bandung
Abstract
Abstract.This research is titled Understanding Islamic Clothing Values Among Female Students of the Faculty of Da'wah, Universitas Islam Bandung, in Response to Fashion Trends on Social Media. The study found that some female students from the Faculty of Da'wah, class of 2020, are interested in following fashion trends that do not fully align with the Islamic clothing values they have learned. The purpose of this research is to understand how these students comprehend the Islamic values of clothing while facing fashion trends on social media. This research employs a descriptive type and qualitative approach. Data was collected through interviews, observations, documentation, and literature review. After gathering data from the field, the results show that the female students of the Faculty of Da'wah, class of 2020, understand the Islamic values of clothing. However, in practice, there is inconsistency and variability due to the influence of fashion trends on social media, which do not always comply with Islamic principles.
Abstrak.Penelitian ini berjudulPemahaman Nilai-Nilai Berpakaian Islami Mahasiswi Fakultas Dakwah Universitas Islam Bandung Terhadap Trend Fashion di Media Sosial. Dalam penelitian ini, ditemukan bahwa terdapat mahasiswi Fakultas Dakwah angkatan 2020 yang tertarik mengikuti trend fashion yang belum sepenuhnya sesuai dengan nilai-nilai berpakaian Islami yang telah mereka pelajari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pemahaman mahasiswi Fakultas Dakwah tentang nilai-nilai berpakaian Islami dalam menghadapi tren fashion di media sosial. Metode peneliti penelitian ini adalah dengan menggunakan jenis deskriptif dan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan menggunakan teknik wawancara, observasi, dokumentasi dan literatur. Setelah mendapat data yang diperoleh dari lapangan maka Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswi Fakultas Dakwah angkatan 2020 memahami nilai-nilai berpakaian Islami. Namun, dalam penerapan adanya ketidakkonsistenan dan bervariasi yang disebabkan oleh trend fashion media sosial yang tidak selalu sesuai dengan syariat Islam.
References
[2] Amina Wadud. 2006, Qur'an Menurut Perempuan: Membaca Kembali Kitab Suci Dengan Semangat Keadilan, Jakarta: Serambi Ilmu Semesta, Jilid 1.
[3] Arvin Sharma. 2015, Perempuan dalam Agama-agama Dunia. Jakarta: Suka Press.
[4] Fachruddin dan Fuad Mohd. Aurat dan Jilbab dalam Pandangan Mata Islam, Jakarta: CV. Pedoman Ilmu Jaya, Jilid 2.
[5] Al-albani, M. N. (2010). Kriteria Busana Muslimah. Jakarta: Pustaka Imam Asy-syafi`i.
[6] Al-Kurdi, A. A.-H. (1995). Hukum-Hukum Wanita dalam Fiqh Islam. Semarang: Pusat Imam Asy-Safi`i.
[7] Hamdani Ahmad. 1999, Sejarah dan Gaya dalam Fashion, Bogor: Institut Teknologi Bogor.
[8] Malcolm Barnard. 2011, Fashion Sebagai Komunikasi Cara Mengkomunikasikan Identitas Sosial, Seksual, Kelas, dan Gende, Yogyakarta: Jalasutra.
[9] Muhajir Ansori dan Raden Ahmad. 2016, Strategi Penanaman nilai-nilai Pendidikan Islam Pada Peserta Didik,, vol. 4,
[10] ma`rifatun Nisa. Nilai-nilai Religius Dalam Film Ajari Aku Islam dan Relevansinya Terhadap Materi Pendidikan Agama Islam, 2020.