Analisis Perilaku Sosial dalam Kajian Dakwah Berbayar di Kota Bandung

Authors

  • Rohmatul Mahfiroh Komunikasi dan Penyiaran Islam
  • Bambang Saiful Ma'arif Prodi Komunikasi Penyiaran Islam, Fakultas Dakwah, Universitas Islam Bandung, Indonesia
  • Nia Kurniati Prodi Komunikasi Penyiaran Islam, Fakultas Dakwah, Universitas Islam Bandung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.29313/bcsibc.v4i2.13435

Keywords:

Perilaku Sosial, Dakwah Berbayar, Teori B.F. Skinner

Abstract

Abstract. The purpose of this study is to analyze the social behavior of the community in the context of paid da'wah in Bandung City using qualitative research methods and B.F. Skinner's behaviorism theory. A qualitative approach was chosen to gain an in-depth understanding of this phenomenon through observation, in-depth interviews, and document analysis. The main focus of the research is to identify how the stimulus from paid da'wah affects the social behavior of the community and how the reinforcement provided in this da'wah activity has an impact on changes in individual behavior. The results show that paid da'wah can influence people's social behavior through various forms of positive and negative reinforcement. In addition, paid da'wah also creates an environment conducive to social learning, where participants are motivated to change their behavior in accordance with the values taught. The use of B.F. Skinner's theory in this study successfully revealed the mechanism behind the learning process and the behavioral changes that occur.

Abstrak. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perilaku sosial masyarakat dalam konteks dakwah berbayar di Kota Bandung dengan menggunakan metode penelitian kualitatif dan teori behaviorisme B.F. Skinner. Pendekatan kualitatif dipilih guna memperoleh pemahaman mendalam tentang fenomena ini melalui observasi, wawancara mendalam, dan analisis dokumen. Fokus utama penelitian adalah mengidentifikasi bagaimana stimulus dari dakwah berbayar mempengaruhi perilaku sosial masyarakat dan bagaimana penguatan yang diberikan dalam kegiatan dakwah ini berdampak pada perubahan perilaku individu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dakwah berbayar dapat memengaruhi perilaku sosial masyarakat melalui berbagai bentuk penguatan positif dan negatif. Selain itu, dakwah berbayar juga menciptakan lingkungan yang kondusif untuk pembelajaran sosial, di mana peserta termotivasi untuk mengubah perilaku mereka sesuai dengan nilai-nilai yang diajarkan. Penggunaan teori B.F. Skinner dalam penelitian ini berhasil mengungkap mekanisme di balik proses pembelajaran dan perubahan perilaku yang terjadi.

References

[1] A.H Hasanudin, Retorika Dakwah dan Publisistik Dalam Kepemimpinan, (Surabaya: Usaha Nasional, 1982), cet. Ke-1. Hlm. 34.
[2] Abdul Rahman Ghazaly, dkk., (ed.) Fiqh Muamalat, ( Jakarta : Kencana, 2010), h. 280 - 281.
[3] Abdul Syani, Sosiologi Skematika, Teori, dan Terapan, (Jakarta : Bumi Aksara, 2012) hal 91-92
[4] Al-Imam al-‘Alamah Abi al Fadzil Jamaluddin Muhammad ibn Makrm Ibn Mandzur al-Ifriqy al-Misry. (2005), Lisan al-‘Arab li Ibn Mandzur, hlm. 213.
[5] Bambang S. Ma’arif, , Komunikasi dakwah Paradigma Untuk Aksi, Bandung: 2010 Simbiosa Rekatama Media, hlm. 26
[6] Berger, P. and Luckmann, T. (1966). The Social Construction of Reality (England: Penguin Group).
[7] Berger, P. L. and Luckmann, T. (1990). Tafsir Sosial atas Kenyataan: Risalah tentang Sosiologi Pengetahuan. Terj. Hasan Basari (Jakarta: LP3ES)
[8] Berger, Peter L., and Thomas Luckmann. The Social Construction of Reality: A Treatise in the Sociology of Knowledge. New York: Doubleday, 1966.
[9] Didin Budiman, Bahan Ajar M. K. Psikologi Anak dalam Penjas PGSD, 2012, hlm. 2
[10] Diecky Saigin Hendrawan Putra, “Mengambil Upah Dalam Mengajarkan Ilmu Agama Perspektif Kitab Tafsir Al-Munir Karya Wahbah Az-Zuhaili”
[11] Djaya, T. R. (2020). Makna Tradisi Tedhak Siten Pada masyarakat Kendal: Sebuah Analisis Fenomenologi Alfred Schutz. Jurnal Ekonomi, Sosial & Humaniora, 1(06), hal. 21-31
[12] Durkheim, Emile. The Rules of Sociological Method. Chicago: University of Chicago Press, 1895.
[13] Edy Susilo. 2010. Dinamika Struktur Sosial Dalam Ekosistem Pesisir, Malang : UB Press, h. 28.
[14] Enjang. (2009), Dasar-Dasar Ilmu Dakwah, Bandung: Widya Padjajaran, hlm 73-74.
[15] Erwandi Tarmizi, Harta Haram Muamalah Kontemporer, (Bogor : Berkat Mulia Insani, 2016), h. 154 – 155.
[16] Fitriani, Abd. Samad, Khaeruddin, “Penerapan Teknik Pemberian Reinforcement (Penguatan) Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Fisika Pada Peserta Didik Kelas VIII.A SMP PGRI Bajeng Kabupaten Gowa.” Jurnal Pendidikan Fisika 2, No.3 (2013): 194
[17] George Ritzer dan Douglas J. Goodman, Modern Sociological Theory, terjemah Alimandan (Jakarta: Kencana, 2005), 362.
[18] Hafi Anshari. (1993), Pemahaman dan Pengalaman Dakwah, Surabaya: Al-Ikhlas, hlm. 146
[19] Hamka, “Prinsip Dan Kebijakan Dakwah Islam”, (Jakarta: Gema Insani, 2018) Hal. 298.
[20] Ḥumûd Ar-Raḥîlî, “Manhaj Al-Quran Al-Karim Fi Dakwah Al-Musyrikin Ila AlIslam,” Jilid ke-1, Hal. 40, Matabah Syamila
[21] Ḥumûd Ar-Raḥîlî, “Manhaj Al-Quran Al-Karîm Fi Dakwah Al-Musyrikîn Ilâ AlIslam”, Jilid ke-1, Hal. 39, Maktabah Syamila
[22] Ibnu Hajar al-Asqalani, Bulughul Maram,Penerjemah: Moh. Ismail ( Surabaya : Putra Alma‟arif, 1992), h. 101
[23] Nia Kurniati Syam, “Dakwah Dalam Perspektif Modernisme Antisipasi Menuju Potmodernisme”, hlm. 1 dalam Media Nelti, No. 26, Tahun 2005 dalam https://media.neliti.com/media/publications/153828-ID-dakwah-dalam-perspektif-modernisme-antis.pdf diunduh 21/06/2024 pukul 21.04 WIB

Downloads

Published

2024-08-14