Analisis Konsep Green Deen Ibrahim Abdul Matin dalam Mewujudkan Dakwah Ramah Lingkungan

Authors

  • Tsaniya Salman Komunikasi Penyiaran Islam
  • Ida Afidah Fakultas Dakwah, Universitas Islam Bandung
  • Asep Ahmad Siddiq Fakultas Dakwah, Universitas Islam Bandung

DOI:

https://doi.org/10.29313/bcsibc.v4i2.13195

Keywords:

Green Deen, Dakwah Ramah Lingkungan, Ibrahim Abdul Matin

Abstract

Abstract. Environmental friendly da'wah has a crucial role in the efforts of the current environmental crisis, demanding da'i to start prioritizing and integrating environmentally sound da'wah materials. This study aims to analyze Ibrahim Abdul Matin's Green Deen concept in realizing environmentally friendly da'wah. This concept will help people understand that Islam promotes nature conservation and harmony between humans and the environment. This research uses a qualitative method with a literature approach and Krippendorf's content analysis theory. The results show that Green Deen is a concept that integrates Islamic teachings with environmental concerns. Its six main principles include tawhid, ayat, khalifah, amanah, 'adl, and mizan, while its four focus areas are waste, energy, water, and food. In realizing environmentally friendly da'wah, Green Deen can be implemented through various programs such as Zero Waste Mosque, Eco-Taqwa: Mindful Muslim Climate Initiative, Blessed Wudhu Workshop and Urban Farming.

Abstrak. Dakwah ramah lingkungan memiliki peran krusial dalam upaya krisis lingkungan hidup saat ini, menuntut para da'i untuk mulai memprioritaskan dan mengintegrasikan materi-materi dakwah yang berwawasan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep Green Deen Ibrahim Abdul Matin  dalam mewujudkan dakwah ramah lingkungan. Konsep ini akan membantu masyarakat memahami bahwa Islam mempromosikan konservasi alam dan keharmonisan antara manusia dan lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan dan teori analisis isi Krippendorf. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Green Deen adalah konsep yang mengintegrasikan ajaran Islam dengan kepedulian lingkungan. Enam prinsip utamanya meliputi tauhid, ayat, khalifah, amanah, 'adl, dan mizan, sementara empat area fokusnya adalah waste, energy, water, dan food. Dalam mewujudkan dakwah ramah lingkungan, Green Deen dapat diimplementasikan melalui berbagai program seperti Zero Waste Masjid, Eco-Taqwa: Mindful Muslim Climate Initiative, Blessed Wudhu Workshop dan Urban Farming

Kata Kunci: Green Deen, dakwah ramah lingkungan, Ibrahim Abdul Matin

References

[1] Abdurrahman, Hilabi. (2023). Dakwah Lingkungan Sebagai Alternatif Dalam Menyelesaikan Masalah Perubahan Iklim. Syiar | Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam, 3(1):1-8. doi: 10.54150/syiar.v3i1.195
[2] A. I. Ismail, The True Da’wa: Menggagas Paradigma Baru Dakwah Era Milenial/Initiating a New Paradigm of Da’wah in the Millennial Era, Jakarta: Prenadamedia Group, 2018, pp. 42-43..
[3] A. I. Ismail, Paradigma Dakwah Sayyid: Rekonstruksi Pemikiran Dakwah Harakah, Jakarta: Pena Madani, 2008.
[4] Al-Qardawi, Y. (2001). Ri‘ayah al-Bi’ah fi Shari‘ah al-Islam [Caring for the environment in Islamic Law]. Dar al-Shuruq.
[5] Bagus, Lorens, Kamus Filsafat, Jakarta: Gramedia, 2005
[6] Bagader, A.A., A.T.E. El-Sabbagh, M.A. Al-Glayand, M. Izzi-DeenSamarrai dan O.A.Llewellyn, 1994. Environmental Protection in Islam. Edisi ke-2..IUCN Environmental Policy and Law Paper 20. Gland: IUCN, Volume 8
[7] Bambang, Saiful Ma’arif. 2010, Komunikasi Dakwah. Bandung: Simbiosa Rekatama Media,
[8] Creswell, J. W. (2015). Penelitian Kualitatif dan Desain Riset “Memilih di Antara Lima Pendekatan.” Pustaka Penerbit.
[9] Dictionary.cambridge.org, di akses pada 25 April 2024
[10] Ezichi A. Ituma, “Christocentric Ecotheology and Climate Change”, dalam Open Journal of Philosophy, 2013. Vol.3, No.1A
[11] Fitria, R., & Aditia, R. (2019). Prospek dan Tantangan Dakwah Bil Qalam sebagai Metode Komunikasi Dakwah. Jurnal Ilmiah Syiar, Vol. 19, N, 224–234.
[12] Hanafi, A., Pengantar Tehologi Islam, Jakarta: Pustaka Al-Husna, 1989
[13] Husna, N. (2021). Metode Dakwah Islam Dalam Perspektif Al-Qur’an. Selasar KPI: Referensi Media Komunikasi dan Dakwah, Vol 1 No. 1, Oktober 2021.
[14] Ibrahim Abdul-Matin, Greendeen: Inspirasi Islam dalam Menjaga dan Mengelola Alam
[15] Irwandra, “Konsepsi Tuhan dalam Kesemestaan Menurut Seyyed Hossein Nasr,” Jurnal Ushuluddin, Vol. xvii No. 1, 2011, 2.
[16] Jumarddin L., Wekke, & Suardi, I. (2017). Islam dan Konservasi: Pendekatan Dakwah dalam Pelestarian Lingkungan. Al-Tahrir: Jurnal Pemikiran Islam, [S.l.], 17 (2). 411-432.
[17] Kafie, Jamaluddin. Psikologi Dakwah: Bidang Studi dan Bahan Acuan. Surabaya: Offset Indah, 1993.
[18] Keraf, Sonny, Krisis dan Bencana Lingkungan Hidup Global, Yogyakarta:Kanisius, 2010
[19] Khalifah, A. S. (2020). Pembangunan Berkelanjutan dalam Perspektif Islam. Jurnal Al-Tijarah, 6(1), 1-12
[20] Krippendorff, Klaus. 1993. Analisis Isi, Pengantar Teori dan Metodologi. Jakarta: Raja Grafindo Persada,
[21] Maftukhin, Teologi lingkungan perspektif Seyed Hossein Nasr, IAIN Tulungagung, Dinamika penelitian, Vol. 16, No. 2, 2016
[22] Mahzumi, Fikri, S. Hum, M. Fil. I, Renungan Ekoteologis KH, KPP. Noer Nasroh Hadiningrat Di Pesantren Walisongo Tuban, Islamika: Jurnal studi Keislaman Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, Vol. 12, No. 2, 2018
[23] Martina Igini, The Tipping Points of Climate Change: How Will Our World Change? 2024 (www.earth.org) Diakses pada 15 Januari 2024
[24] Martono, Nanang. 2011. Metode Penelitian Kuantitatif: Analisis Isi dan Analisis Data Sekunder,. Jakarta: RajaGrafindo Persada.
[25] Mawardi, H. A. (2018). Konsep Dakwah Lingkungan dalam Islam. Jurnal Ilmiah Iqra',2 (1), 1-10.
[26] Meldayati, Rahmi, Psiko-Ekologi Perspektif Ibn Arabi, Tangerang, Young Progressife Muslim, 2016
[27] Mujiono, Teologi Lingkungan, Disertasi di Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, 2001,
[28] Mujieb, A. Kamus Istilah Fiqih, (Jakarta: Pustaka Firdaus, 2000), hlm. 23
[29] Munir, Misbahul. 1997. Pedoman Tilawatil Qur’an. Surabaya: Apollo.
[30] Mustafa, Malaikah. 1997. Manjah Dakwah Yusuf Qurdhowi Harmoni antara Kelembutan dan Ketegasan. Jakarta: Pustaka Al-Kautsar.
[31] Nabila Fatha, Umi Halwati.(2019). Potret Dakwah Rasulullah (Dakwah Bil Hal, Bil lisan dan Bil Qolam), Al-Hikmah, Jurnal Dakwah dan Ilmu Komunikasi, Volume 2 Nomor 2,
[32] Nabila Zahra, Adina Muliawati, Pengelolaan Sampah dalam Konteks Pembangunan Berkelanjutan (Waste Management in the Context of Waste Management), hmgp.geo.ugm, 27 Agustus 2021
[33] Parwanto, W. (2016). Menggali Akar-Akar Material (Maaddah) Dakwah Lingkungan. Al Hikmah: Jurnal Dakwah, 10(1)
[34] Purniawan, Yustinus andi muda, Echotheologi perspektif Seyed Hossein Nasr dan Sallie McFague, Jurnal Teologi, 2020
[35] Purnomo, L. (2022). Retorika Dakwah Muhammad Ali Shodiqin (Gusali Gondrong) Dalam Media Sosial Youtube [Skripsi]. UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto.
[36] Quadri, S. A. (2020). COVID-19 and religious congregations: Implications for spread of novel pathogens. International Journal of Infectious Diseases, 96, 219–221. https://doi.org/10.1016/j.ijid.2020.05.007
[37] Rahman,Taufiqur, Konsep Green Deen (Agama Hijau) Perspektif Ibrahim Abdul-Matin (Studi Tafsir Ekologi Ayat-ayat Al-Quran), Surabaya, Digilip Uin Sunan Ampel Surabaya, 2020
[38] Rahmat, J. (1998). Retorika Modern Pendekatan Praktis. PT. Remaja Rosdakarya.
[39] Razak, A. A. B. A., & Rahim, M. H. B. A. (2018). Falsafah Dakwah Bil hal: Menurut Perspektif Al-Quran. The Sultan Alauddin Sulaiman Shah Journal (JSASS), Vol. 5 No., 1–17.
[40] Ridwanuddin, Parid, MA., M.Ud. Ekoteologi dalam pemikiran Badiuzzaman Said Nursi,Universitan Paramadina Jakarta.
[41] Rofiq Hidayat. (2019). Manajemen Dakwah Bil Lisan Perspektif Hadits. Al-Tatwir, Vol. 6 No., 1–18.
[42] Sartika, S. B., Supriyadi, & Wiguna, A. (2023). Integrasi Nilai-nilai Islam dalam Materi Perubahan Iklim dalam Perspektif Teknologi Pembelajaran. Procedia of Social Sciences and Humanities, 3, 1489-1497.
[43] Sugiyono, (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung
[44] Syafe'i, R. (2000). Al-Hadis aqidah, akhlaq, sosial, dan hukum. CV Pustaka Setia.
[45] Taufik, M. Tata, Etika Komunikasi Islam, Bandung: Pustaka Setia, 2012.
[46] Undriyati, S. (2015). Strategi Dakwah Bil hal di Masjid Jami’ Asholikhin Braingin Ngaliyan
[47] United Nations Economic Commision for Europe (2022). The Water Convention cares about the protection of our environment and ecosystems. 10-13. doi: 10.18356/9789210018647c004
[48] Wahyu Ilaihi, Komunikasi Dakwah, Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2010.
[49] Zaini, Ahmad, AT-TABSYIR Jurnal Komunikasi Penyiaran Islam, Vol. 2 No. 2 Desember 2014
[50] Zainudin, Al Islam 1: Aqidah dan Ibadah, (Jakarta: Pusaka Setia, 2004), hlm. 49

Downloads

Published

2024-08-14