Faktor Penentu Tingginya Alih Fungsi Lahan Pertanian Serta Dampaknya Terhadap Kegiatan Ekonomi Petani

  • Fadhila Rafi Mardhiya Ekonomi Pembangunan fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Islam Bandung
  • Aan Julia Ekonomi Pembangungan Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Islam Bandung
Keywords: alih fungsi, lahan, ekonomi

Abstract

Abstract

A lot of agricultural land is currently sold by farmers to be used as industrial land, housing and settlements. This happened in several regions in Indonesia, one of which occurred in the West Java region. Rancamanyar Village, Baleendah District, is one of the areas in Bandung Regency that has experienced quite a lot of land conversion activities. The purpose of this study is to find out what are the determinants of the high level of land conversion that occurs in Rancamanyar Village and its impact on the economic activities of farmers in Rancamanyar Village. This type of research is descriptive research. The method used is a qualitative research method with a case study approach. The results showed that the determinants of the high land use change in Rancamanyar Village were: 1) The value of productive land to be used as a residential area, 2) High land prices, supported by many requests from several parties, 3) The agricultural area was pushed out by residential areas so that absence of irrigation, 4) Decreased income from agricultural business, 5) Lack of labor (farmers). Regarding the impact on the economic activities of farmers, the research results show that land conversion activities result in changes in the economic activities of farmers who have converted their land. Where at first they had economic activities related to agriculture, they changed to non-agriculture. Examples include land developers, brokers, traders, rental businesses or shops.

Abstrak

Banyak lahan pertanian saat ini dijual oleh para petani untuk dijadikan lahan industri, perumahan dan pemukiman. Hal tersebut terjadi di beberapa daerah di Indonesia, salah satunya terjadi di wilayah Jawa Barat. Desa Rancamanyar Kecamatan Baleendah merupakan salah satu wilayah di Kabupaten Bandung yang mengalami cukup banyak kegiatan alih fungsi lahan. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui apa faktor penentu tingginya alih fungsi lahan yang terjadi di Desa Rancamanyar serta dampaknya terhadap kegiatan ekonomi petani yang ada di Desa Rancamanyar. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif. Adapun metode yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor penentu tingginya alih fungsi lahan di Desa Rancamanyar yaitu: 1) Nilai lahan yang produktif untuk dijadikan daerah permukiman, 2) Harga lahan yang tinggi, didukung dengan banyaknya permintaan dari beberapa pihak, 3) Terdesaknya area pertanian oleh kawasan permukiman sehingga tidak adanya irigasi, 4) Menurunnya pendapatan dari usaha pertanian, 5) Kurangnya tenaga jumlah tenaga kerja (petani). Terkait dampaknya terhadap kegiatan ekonomi petani hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan alihfungsi lahan menghasilkan perubahan kegiatan ekonomi para petani yang telah mengalihfungsikan lahannya. Yang dimana pada mulanya mereka berkegiatan ekonomi berkaitan dengan pertanian, berubah menjadi non pertanian. Contohnya seperti developer tanah, makelar, pedagang, bisnis kontrakan ataupun pertokoan.

References

Apa Itu Kegiatan Ekonomi?|D4 Komputerisasi Akuntansi S.Tr.Kom. (n.d.). Retrieved May 11, 2023, from https://komputerisasi-akuntansi-d4.stekom.ac.id/informasi/baca/Apa-Itu-Kegiatan-Ekonomi/02e0a51e74de584591fb1037b10bada5a4053b1e
Angraini, F., Selpiyanti, S., & Walid, A. (2020). Dampak alih fungsi lahan terhadap degradasi lingkungan: studi kasus lahan pertanian sawah menjadi lahan non pertanian. Jurnal Swarnabhumi, 5(2).
Astuti, D. I. (2011). Keterkaitan harga lahan terhadap laju konversi lahan pertanian di hulu sungai Ciliwung Kabupaten Bogor.
Badan Pusat Statistik. (2020). Kecamatan Baleendah Dalam Angka. Diakses dari: https://bandungkab.bps.go.id/publication/2020/09/28/ae7379bbde81d2dd330fda30/kecamatan-baleendah-dalam-angka-2020.html. 7 Oktober 2022.
Badoa, M. D., & Kapantow, G. H. (2018). Faktor–faktor penyebab alih fungsi lahan pertanian di Kecamatan Tomohon Selatan Kota Tomohon. Agri-Sosioekonomi, 14(2), 195-204.
Barekina, N. (2021). Arahan Pengendalian Kawasan Permukiman dan Perdagangan Jasa Berbasis Model Harga Lahan di Kecamatan Samboja Kabupaten Kutai Kartanegara. (Doctoral dissertation, Institut Teknologi Kalimantan).
Benu, N. M., & Moniaga, V. R. (2016). Dampak ekonomi dan sosial alih fungsi lahan pertanian hortikultura menjadi kawasan wisata Bukit Rurukan di Kecamatan Tomohon Timur, Kota Tomohon. Agri-Sosioekonomi, 12(3), 113-124.
BPBD Kabupaten Bandung. (2019). Data Bencana Banjir Kabupaten Bandung. 8–15.
Darman, I. K. (2018). Alih Fungsi Tanah Pertanian dan Akibat Hukumnya. Belom Bahadat, 8(1).
Deliyanto, B., & Si, M. (2019). Pengenalan Lahan.
Ena, Z., & Djami, S. H. (2021). Peranan Motivasi Intrinsik dan Motivasi Ekstrinsik Terhadap Minat Personel Bhabinkamtibmas Polres Kupang Kota. Among Makarti, 13(2).
Gunawan, C. I., Suroto, K. S., & Nugroho, A. P. Buku Sosial Ekonomi Pertanian: Suatu Pengantar.
Hidayat, Y., & Rachman, L. M. (2022). ANALISIS PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN DAERAH TANGKAPAN AIR DANAU KERINCI (Land Use Change Analysis in The Kerinci Lake Catchment Area). Jurnal Penelitian Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (Journal of Watershed Management Research), 6(1), 77-86.
Juni, Seniwati (2015) Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Minat Masyarakat Menjual Tanah Ulayat di Desa Matobe Kecamatan Sikakap Kabupaten Kepulauan Mentawai. Sarjana thesis, STKIP PGRI SUMATERA BARAT.
Mahdiana, U. (2018). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Minat Petani dalam memilih komoditi sebagai usaha taninya di Desa Ujung Bulu Kecamatan Rumbia Jeneponto. Jurnal Agribisnis.
Mangunjaya, F. M. (2019). Konservasi Alam Dalam Islam Edisi Revisi. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Mashur, M. (2020). Penerapan Akad Ijarah pada Lahan Pertanian dengan Sistem Bayar Setelah Panen. AL-SYIRKAH, 1(2), 61-64.
Matheus, I. R. (2022). Analisis Potensi Wilayah Pedesaan: Pendekatan Efektif dalam Perencanaan Pembangunan Pertanian. Penerbit Andi.
Mayasari, R., Putra, M. S. G. P., Hadiwijaya, H., & Putra, R. R. (2022). Desa Wisata sebagai Pembangunan Ekonomi Desa. Penerbit NEM.
Melati, N. R. (2020). Tinjauan Hukum Islam Tentang Perbedaan Harga Jual Tanah Berdasarkan Zona Nilai Tanah (Studi Pada Kantor Badan Pertanahan Kota Bandar Lampung). (Doctoral dissertation, UIN Raden Intan Lampung).
Mutaqin, N. (2021). Dampak alih fungsi lahan pertanian menjadi lahan perumahan pada perubahan sosial ekonomi masyarakat: studi di desa duren kecamatan Klari kabupaten Karawang. (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung).
Nugroho, T. (2018). Ekonomi Pancasila Warisan Pemikiran Mubyarto. UGM PRESS.
Nuhung, I. A. (2015). Faktor-Faktor yang Memotivasi Petani Menjual Lahan dan Dampaknya di Daerah Suburban Studi Kasus di Desa Nagrak, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor. Jurnal Agro Ekonomi, Volume 33 Nomor 1, Mei 2015: 17-33.
Oktavian, F. (2020). Politik ekologi pada aras local: studi kasus rencana pembangunan pengelolaan limbah bahan berbahaya dan beracun Desa Tlogoretno Kecamatan Brondong Kabupaten Lamongan. (Doctoral dissertation, UIN Sunan Ampel Surabaya).
Pangkey, O., Tilaar, S., & Supardjo, S. (2018). Komparasi Harga Lahan Berdasarkan Fungsi Kawasan di Kota Manado. SPASIAL, 5(3), 377-385.
Rahman, A. (2022). Ekonomi Kreatif Berbasis Digital dan Kemandirian Masyarakat Era Society 5.0. In Global Aksara Pers (Issue March).
Raibowo, S., Nopiyanto, Y. E., & Muna, M. K. (2019). Pemahaman guru PJOK tentang standar kompetensi profesional. Journal Of Sport Education (JOPE), 2(1), 10-15.
Ramdhan, M. (2021). Metode Penelitian. Cipta Media Nusantara.
Ritonga, M. K. (2019, December). Analisis Perbandingan Pendapatan Petani Salak Desa Sibangkua Kecamatan Angkola Barat Kabupaten Tapanuli Selatan. In Seminar Nasional Multi Disiplin Ilmu Universitas Asahan.
Rohmah, F. N. (2022). Dampak Peningkatan Penggunaan Lahan Non pertanian Terhadap Harga Tanah di Kecamatan Mojolaban Kabupaten Sukoharjo Tahun 2010-2020.
Sakmawati. (2019). Alih Fungsi Lahan Dan Dampaknya Pada Kehidupan Sosial Petani Di Kelurahan Tamangapa. Solidarity: Journal of Education, Society and Culture, 8(2), 786–798.
Sari, D. T. A. (2019). Nilai Tanah Kota Makassar Berbasis Rent-Bid Curve. Skripsi, Universitas Hasanuddin.
Sari, R. W. S. W. S., & Yuliani, E. (2022). Identifikasi Dampak Alih Fungsi Lahan Pertanian Ke Non Pertanian Untuk Perumahan. Jurnal Kajian Ruang, 1(2), 255.
Setiawan, R. Analisis transaksi lahan pertanian dan dampaknya terhadap pendapatan petani, studi kasus: Desa Buni Bakti, Kecamatan Babelan, kabupaten Bekasi, Propinsi Jawa Barat. (Bachelor's thesis, Fakultas Sains dan Teknologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta).
Sihite, N. R., Karima, H. Q., & Yamani, A. Z. (2022). Analisis Perilaku Masyarakat Dalam Penjualan Lahan Pertanian di Desa Tanjung Anom, Kecamatan Pancur Batu, Kabupaten Deli Serdang. Jurnal Darma Agung, 30(3), 211-225.
Sihombing, S., Subiyanto, S., & Amarrohman, F. J. (2018). Analisis Perubahan Nilai Tanah Akibat Perkembangan Fisik Dengan Menggunakan Metode Sistem Informasi Geografis (Studi Kasus: Kecamatan Tembalang). Jurnal Geodesi Undip, 7(3), 11-21.
Sudarsono, B. (2017). Memahami Dokumentasi. Acarya Pustaka, 3(1), 47.
Sugiyono. (2012). Metode Penelitian. Bandung: Alfabeta.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung : Alfabeta, CV.
Suwendra, I. W. (2018). Metodologi penelitian kualitatif dalam ilmu sosial, pendidikan, kebudayaan dan keagamaan. Nilacakra.
Timur, T., Tomohon, K., Moniaga, V. R. B., Dlpv, H., Wr, L. V, Wkh, G., Ri, L., Odqg, R., Wr, F., & Hfrqrp, I. V. (2016). 75279-ID-dampak-ekonomi-dan-sosial-alih-fungsi-la. 12(September), 113–124.
Wamad, S. (2022). Luas Sawah di Jabar Menyusut gegara Alih Fungsi Lahan. Detik.Com. https://www.detik.com/jabar/bisnis/d-6251558/luas-sawah-di-jabar-menyusut-gegara-alih-fungsi-lahan.
Widada, R., Hakim, D. B., & Mulatsih, S. (2019). Analisis Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten/Kota Hasil Pemekaran Di Indonesia. Jurnal Manajemen Pembangunan Daerah, 6(2), 1–15. https://doi.org/10.29244/jurnal_mpd.v6i2.25095
Yudik, D. (2020). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Harga Lahan di Sekitar Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah. (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Mataram).
Yusuf, M., Sahudi, S., & Muhandy, R. S. (2021). Komersialisasi Lahan Pertanian Di Koya Barat Dan Koya Timur, Kota Jayapura. Jurnal AGRISEP: Kajian Masalah Sosial Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 20(01), 157-178.
Zellatifanny, C. M., & Mudjiyanto, B. (2018). Tipe penelitian deskripsi dalam ilmu komunikasi. Diakom: Jurnal Media Dan Komunikasi, 1(2), 83-90.
Rori, C. F., Luntungan, A. Y., Niode, A. O., Pembangunan, J. E., & Ekonomi, F. (2016). Analisis Pengaruh Pendapatan Asli Daerah (Pad) Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Provinsi Sulawesi Utara Tahun 2001-2013. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi, 16(2), 243–254.
Pribadi, M. S. (2018). Provinsi Kalimantan Timur Maulana Sienyantoro Pribadi Universitas Mulawarman. Journal of Universitas Mulawarman, 3(2), 34–65.
Published
2023-08-02