Tingkat Kepuasan Eksportir Terhadap Pelayanan Ekspor Di Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Sukabumi

  • Wildania Harbi Suarni Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Islam Bandung
  • Ria Haryatiningsih Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Islam Bandung
Keywords: Tingkat Kepuasan, Skala Likert, Dinas Perdagangan dan Perindustrian.

Abstract

Abstract. Concept of good governance stems from dissatisfaction with the performance of the government which has been trusted to carry out public affairs. The implementation of good governance practices can be carried out in stages, depending on the capacity of the government, civil society and market mechanisms. The government realizes the need to encourage the industrial and trade sectors to strengthen the Indonesian economy. One possibility is to offer various conveniences or facilities in service. One way to implement good governance in Indonesia is by providing quality public services. In applying the concept of good governance, it is necessary to improve the quality of public services, one of which is to improve the quality of service at the Trade and Industry Office of Sukabumi Regency. For this reason, it is necessary to know how the satisfaction level of export services at the Sukabumi Regency Trade and Industry Office is.The method is descriptive quantitative and analytical method using a Likert Scale.The results of this study indicate that the level of export satisfaction felt by exporters is very satisfied with an average value of 87.71. The aspect with the highest average is the service aspect of responsiveness with an average value of 89.33. The aspect with the lowest average is the aspect of service to guarantees with an average value of 85. The most dominant aspect in determining the level of satisfaction is the aspect of service to responsiveness. With the largest average results obtained by the responsiveness aspect with an average value of 89.33.

Abstrak - Konsep good governance bermula dari ketidakpuasan terhadap kinerja pemerintah yang telah dipercaya untuk menyelenggarakan urusan publik. Penerapan praktik tata kelola yang baik dapat dilakukan secara bertahap, bergantung pada kapasitas pemerintah, masyarakat sipil, dan mekanisme pasar. Pemerintah menyadari perlunya mendorong sektor industri dan perdagangan untuk memperkuat perekonomian Indonesia. Salah satu kemungkinannya adalah dengan menawarkan berbagai kemudahan atau kemudahan dalam pelayanan. Salah satu cara untuk menerapkan good governance di Indonesia adalah dengan memberikan pelayanan publik yang berkualitas. Dalam penerapan konsep good governance diperlukan peningkatan kualitas pelayanan publik, salah satunya dengan meningkatkan kualitas pelayanan pada Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Sukabumi. Untuk itu perlu diketahui bagaimana tingkat kepuasan pelayanan ekspor pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sukabumi. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dan metode analitik dengan menggunakan Skala Likert. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat ekspor kepuasan yang dirasakan eksportir sangat puas dengan nilai rata-rata 87,71. Aspek dengan rata-rata tertinggi adalah aspek pelayanan ketanggapan dengan nilai rata-rata 89,33. Aspek dengan rata-rata terendah adalah aspek pelayanan terhadap jaminan dengan nilai rata-rata 85. Aspek yang paling dominan dalam menentukan tingkat kepuasan adalah aspek pelayanan terhadap daya tanggap. Dengan hasil rata-rata terbesar diperoleh aspek responsiveness dengan nilai rata-rata 89,33. 

Published
2023-01-28