Pengaruh Pengangguran dan Produk Domestik Regional Bruto terhadap Kemiskinan di Provinsi Jawa Barat

  • Sari Rizqi Pratiwi Universitas Islam Bandung
  • Yukha Sundaya
Keywords: Pengangguran, PDRB, Kemiskinan

Abstract

Abstract. The poor population in West Java Province is still there numbers. B ased on data published by Badan Pusat Statistik (BPS) the number of poor population in West Java Province fluctuate and increase in recent years. This study aims to knowing the effect of the unemployment rate and Gross Domestic Product (GDP) towards poverty in West Java Province. The analysis technique used in this study is panel data regression analysis with Fixed Effect Model (FEM) and approach using secondary data from Badan Pusat Statistik (BPS) in the form of unemployment rate, Gross Domestic Product (GDP), and the number of poor population in 2015-2021 period. Results predicting the number of poor will increase 0.01 percent in every one percent increasing of unemployment rate and the number of poor will decease 0.67 every one percent increasing of Gross Domestic Product (GDP). Then, the results show unemployment has positive and significant effect towards poverty. Then, Gross Domestic Product (GDP) has negative and significant effect towards poverty.

Abstrak. Penduduk miskin yang terdapat di Provinsi Jawa Barat masih banyak sekali jumlahnya. Berdasarkan data yang dipublikasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) jumlah penduduk miskin di Provinsi Jawa Barat berfluktuasi dan mengalami peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh angka pengangguran dan PDRB terhadap kemiskinan di Provinsi Jawa Barat. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi data panel dengan pendekatan Fixed Effect Model dan menggunakan data sekunder yang berasal dari Badan Pusat Statistik (BPS) berupa data Tingkat pengangguran Terbuka (TPT) dan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas harga konstan tahun 2010 dalam periode tahun 2015-2021. Hasil estimasi memprediksi jumlah penduduk miskin akan bertambah sebanyak 0.01 persen setiap kenaikan satu satuan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dan jumlah penduduk miskin akan berkurang setiap kenaikan satu satuan Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) sebanyak 0.67 persen. Kemudian, hasil penelitian menunjukkan bahwa angka pengangguran berpengaruh positif dan signifikan terhadap kemiskinan. Lalu, PDRB berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kemiskinan.

Published
2022-08-03