Korelasi Antara Harga, Waktu Tempuh, dan Aksesibilitas dengan Minat Penggunaan Kereta Api Lokal di Bandung Raya
DOI:
https://doi.org/10.29313/bcses.v6i2.25883Keywords:
Harga, Waktu Tempuh, Aksesibilitas, Minat Penggunaan, Kereta Api LokalAbstract
Abstract. Public transportation plays an important role in supporting urban community mobility. The Bandung Raya Local Railway is one of the public transportation modes continuously developed to improve travel efficiency and reduce traffic congestion. Although the number of passengers increased from 11.98 million in 2022 to 16.16 million in 2024, the local railway has not yet become the primary mode of transportation for the community. This study aims to analyze the correlation between fare, travel time, and accessibility and the intention to use the Bandung Raya Local Railway. This research employed a quantitative approach with a correlational research design. A total of 150 respondents were selected using purposive sampling. Data were collected through a four-point Likert scale questionnaire and analyzed using descriptive statistics, Pearson Product Moment correlation, and multiple correlation analysis with EViews 13 software. The findings indicate that fare (r = 0.732), travel time (r = 0.787), and accessibility (r = 0.780) each have a strong positive correlation with the intention to use the Bandung Raya Local Railway. Simultaneously, the three independent variables demonstrate a very strong relationship with usage intention (R = 0.838), with a coefficient of determination of 70.20%. These findings suggest that affordable fares, efficient travel time, and better accessibility can significantly enhance public intention to use the Bandung Raya Local Railway.
Abstrak. Transportasi publik memiliki peran penting dalam mendukung mobilitas masyarakat di wilayah perkotaan. Kereta Api Lokal Bandung Raya merupakan salah satu moda transportasi yang terus dikembangkan untuk meningkatkan efisiensi perjalanan dan mengurangi kemacetan. Meskipun jumlah pengguna mengalami peningkatan dari 11,98 juta penumpang pada tahun 2022 menjadi 16,16 juta penumpang pada tahun 2024, kereta api lokal belum sepenuhnya menjadi moda transportasi utama masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis korelasi antara harga, waktu tempuh, dan aksesibilitas dengan minat penggunaan Kereta Api Lokal di Bandung Raya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Sampel penelitian berjumlah 150 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dengan skala Likert empat poin. Analisis data menggunakan analisis deskriptif, korelasi Pearson Product Moment, dan korelasi berganda menggunakan perangkat lunak EViews 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel harga (r = 0,732), waktu tempuh (r = 0,787), dan aksesibilitas (r = 0,780) memiliki hubungan positif yang kuat dengan minat penggunaan Kereta Api Lokal Bandung Raya. Secara simultan, ketiga variabel memiliki hubungan yang sangat kuat dengan minat penggunaan (R = 0,838) dengan koefisien determinasi sebesar 70,20%. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan keterjangkauan tarif, efisiensi waktu perjalanan, dan kemudahan aksesibilitas berpotensi meningkatkan minat masyarakat dalam menggunakan Kereta Api Lokal Bandung Raya.
References
Fadhil Ar Razzaqu, & Dewi Rahmi. (2024). Faktor-Faktor yang Menentukan Preferensi Masyarakat Kota Bandung dalam Menggunakan Jasa Transportasi Kereta Api Argo Parahyangan dan Kereta Cepat Whoosh. Bandung Conference Series: Economics Studies, 4(3), 656–664. https://doi.org/10.29313/bcses.v4i3.13232
Inka, M., Mubarok, D. A. A., & Sumawidjaja, R. N. (2025). Pengaruh Kualitas Pelayanan, Customer Experience, dan Harga Terhadap Kepuasan Pelanggan Kereta Api Turangga di Kota Bandung (Studi PT KAI DAOP 2 Bandung). JEMSI (Jurnal Ekonomi, Manajemen, Dan Akuntansi), 11(4), 2715–2726. https://doi.org/10.35870/jemsi.v11i4.4466
Kotler Philip (Northwestern University), A. G. (University of N. C. with O. O. M. (St. G. M. I. (2024). Principle Of Marketing. Early Greek Mythography, Vol. 1: Texts. https://doi.org/10.1093/oseo/instance.00295839
Raya, B., Aksesibilitas, T., Kereta, S., Bandung, A., Mulya, R. K., & Herdiana, S. (2024a). Tingkat Kepuasan Pengguna Commuter Line. In FTSP Series.
Raya, B., Aksesibilitas, T., Kereta, S., Bandung, A., Mulya, R. K., & Herdiana, S. (2024b). Tingkat Kepuasan Pengguna Commuter Line. In FTSP Series.
Virda Lusiana Agustia, & Ria Haryatiningsih. (2024). Analisis Preferensi Komuter terhadap Pilihan Moda Transportasi Bandung Raya. Jurnal Riset Ilmu Ekonomi Dan Bisnis, 97–108. https://doi.org/10.29313/jrieb.v4i2.5023
Yosritzal, Adji, B. M., & Dissanayake, D. (2017). Indonesian experience on travel time use on-board of commuter rail services. Transportation Research Procedia, 25, 2705–2716. https://doi.org/10.1016/j.trpro.2017.05.205