Analisis Biaya Kemacetan Lalu Lintas di Ruas Jalan Kota Bandung

Authors

  • Tasya Auliya Hamdani Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Bandung
  • Yuhka Sundaya Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Bandung

DOI:

https://doi.org/10.29313/bcses.v6i2.25851

Keywords:

Kemacetan lalu lintas, Cost of Congestion (COC), Biaya Operasional Kendaraan (BOK), Jalan Tamansari Kota Bandung

Abstract

Abstract. Traffic congestion is a transportation problem that causes economic losses due to increased vehicle operating costs and travel time losses. This study aims to analyze traffic conditions and estimate congestion costs on the Tamansari Road Corridor between Siliwangi Intersection and Cikapayang Intersection in Bandung City. The study employed a descriptive quantitative approach using the Cost of Congestion (COC) method. Data were collected through field observations and secondary sources. The results indicate that traffic congestion increases vehicle operating costs and travel time, resulting in economic losses for road users. The findings are expected to support urban transportation planning and traffic management policies.

Abstrak. Kemacetan lalu lintas merupakan permasalahan transportasi yang menimbulkan kerugian ekonomi akibat meningkatnya biaya operasional kendaraan dan hilangnya waktu perjalanan. Penelitian ini bertujuan menganalisis kondisi lalu lintas serta mengestimasi biaya kemacetan pada ruas Jalan Tamansari Koridor Simpang Jalan Siliwangi–Simpang Jalan Cikapayang Kota Bandung. Penelitian menggunakan metode Cost of Congestion (COC) dengan pendekatan kuantitatif deskriptif. Data diperoleh melalui survei lapangan dan data sekunder dari instansi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemacetan pada lokasi penelitian menyebabkan peningkatan biaya operasional kendaraan dan nilai waktu perjalanan sehingga menimbulkan kerugian ekonomi bagi pengguna jalan. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam perencanaan dan pengelolaan transportasi perkotaan.

References

Andriani, E. (2019). Penentuan biaya kemacetan lalu lintas pada simpang bersinyal sgm yogyakarta. 19(2), 77–86.
Arrahman, W., Nizami, M. R., & Anggara, D. (2025). Analysis of the Potential for Implementing an Electronic Road Pricing ( ERP ) System on National Roads in Bandung City. 4(7), 1343–1356.
Hardiani. (2015). Analisis Derajat Kejenuhan dan Biaya Kemacetan pada Ruas Jalan Utama di Kota Jambi. 4, 181–192.
Harish, M., & Sapha, D. (2019). EKSTERNALITAS NEGATIF PENGGUNAAN TRANSPORTASI PRIBADI DI KOTA BANDA ACEH (Vol. 4, Issue 1).
M. L. Jhingan. (2016). Ekonomi Pembangunan dan Perencanaan (edisi ke-16).
Mankiw, N. G. (2018). Principles of economics. Cengage Learning.
Sriharyani, L., & Mardiansyah, I. (2019). ANALISIS BIAYA PENGGUNA JALAN AKIBAT. 9(1).
Sukirno, S. (1997). Pengantar Teori Mikroekonomi (S. Sukirno (ed.); 2nd ed.). PT RajaGrafindo Persada, Jakarta.
Todaro, M. P., & Smith, S. C. (2011). Pembangunan Ekonomi. Erlangga.
Utami, A., Raihansyah, M., & Putri, A. L. (2026). Jurnal Anggapa Analisis Biaya Kemacetan Kendaraan Pribadi pada Ruas Jalan Raden Saleh Kota Tangerang : Melalui Pendekatan Nilai Waktu dan Biaya Operasional Kendaraan. 5(November), 1–12.

Published

2026-08-03