Analisis Efektivitas dan Efisiensi Pengelolaan Keuangan Bumdes Sebelum dan Pasca Revitalisasi (Studi Kasus Bumdesa Amanah Mandiri Desa Cipanas Periode 2020-2026)
DOI:
https://doi.org/10.29313/bcses.v6i2.25819Keywords:
Efektivitas Pengelolaan Keuangan, Efisiensi Pengelolaan Keuangan, BUMDesa, Revitalisasi BUMDesaAbstract
Abstract. This study is motivated by an anomaly at BUMDesa Amanah Mandiri Desa Cipanas, which held pioneer status despite the village achieving Independent Village status, caused by governance failures in legacy business units and a liquidity crisis. This study aims to analyze the level of financial management effectiveness and efficiency before and post-revitalization, compare performance, and identify influencing factors. A mixed-methods approach with a sequential explanatory design was employed. Primary data were gathered through in-depth interviews, while secondary data comprised financial reports and the 2020–2026 business plan. Financial analysis utilized ratio formulas based on Ministerial Decree Kepmendagri No. 690.900-327 of 1996 alongside qualitative interactive model analysis. The results show that the average effectiveness before revitalization (2020–2025) was 75.69% (less effective) with an efficiency rate of 5,695.32% (inefficient). Post-revitalization (2026), effectiveness stood at 68.49% (less effective) due to a steep increase in revenue targets from IDR 25,000,000 to IDR 300,000,000, despite actual nominal revenue surging to IDR 205,460,500. However, the efficiency ratio improved significantly to 74.08% (efficient). The key distinction lies in terminating unprofitable legacy units and shifting to oyster mushroom cultivation supported by food security capital. Influencing factors include budget planning mechanisms, business restructuring, regulatory support, and operational cost control. In conclusion, revitalization successfully restored financial efficiency and expanded BUMDesa's business scale. Implications suggest that BUMDesa managers and village officials must strengthen market analysis, budget discipline, and institutional oversight.
Abstrak. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh anomali BUMDesa Amanah Mandiri Desa Cipanas yang berstatus perintis di tengah status Desa Mandiri, akibat kegagalan tata kelola unit usaha lama dan krisis likuiditas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat efektivitas dan efisiensi pengelolaan keuangan sebelum dan pasca-revitalisasi, membandingkan kinerjanya, serta mengidentifikasi faktor pemengaruh. Metode yang digunakan adalah mixed methods desain sequential explanatory. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam, sedangkan data sekunder berupa laporan keuangan dan business plan 2020–2026. Analisis keuangan menggunakan rasio efektivitas dan efisiensi berbasis Kepmendagri No. 690.900-327/1996 serta analisis kualitatif model interaktif. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata efektivitas sebelum revitalisasi (2020–2025) sebesar 75,69% (kurang efektif) dan efisiensi 5.695,32% (tidak efisien). Pasca-revitalisasi (2026), efektivitas tercatat 68,49% (kurang efektif) akibat lonjakan target pendapatan dari Rp25.000.000 menjadi Rp300.000.000, meskipun realisasi nominal naik tajam menjadi Rp205.460.500. Namun, rasio efisiensi membaik secara signifikan menjadi 74,08% (efisien). Perbedaan utama terletak pada pembekuan unit usaha lama yang merugi dan pengalihan ke budidaya jamur tiram yang didukung modal ketahanan pangan. Faktor pemengaruh meliputi mekanisme perencanaan anggaran, restrukturisasi bisnis, dukungan regulasi, dan pengendalian biaya operasional. Kesimpulannya, revitalisasi berhasil memulihkan efisiensi keuangan dan mempebesar skala bisnis BUMDesa secara nyata. Implikasinya, pengelola BUMDesa dan pemerintah desa perlu memperkuat analisis pasar, disiplin anggaran, serta pengawasan kelembagaan.
References
Douglass C. North. (n.d.). Institutions.
FulBookPerancanganPelabuhanLaut. (n.d.).
Goenawan, H., Avrina, S., & Putri, T. D. (2014). ANALISIS KINERJA KEUANGAN PEMERINTAH KABUPATEN/KOTA SE-PROPINSI LAMPUNG. In JURNAL Akuntansi & Keuangan (Vol. 5, Number 2).
I Nyoman Suryana, Suraeda, Nurlailah. (n.d.). ANALISIS EFEKTIVITAS DAN EFISIENSI PENGELOLAAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DESA DI DESA MINTI MAKMUR KECAMATAN RIO PAKAVA KABUPATEN DONGGALA, 1.
Kerja, C., Menetapkan, P., & Pemerintah, P. (n.d.). YANG MAHA ESA PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA, bahwa untuk melaksanakan Ketentuan Pasal 117 dan Pasal 185 huruf b Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2O2O tentang.
Kurniyawati, Y., Mahmudi, A., & Wahyuningrum, E. (2019). Efektivitas problem-based learning ditinjau dari keterampilan pemecahan masalah dan kemandirian belajar matematis. Jurnal Riset Pendidikan Matematika, 6(1), 118–129. https://doi.org/10.21831/jrpm.v6i1.26985
Mambtisauw, D., Suaib, H., & Purnomo, A. (n.d.). EFEKTIVITAS DAN EFISIEN KINERJA ORGANISASI PUBLIK DI DISTRIK KEPULAUAN AYAU.
Sumantri, S. A. (n.d.). Peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam Meningkatkan Partisipasi Masyarakat Menuju Desa Mandiri (Studi Kasus Desa Mulyosari Kecamatan Pagerwojo Kabupaten Tulungagung).
Widiastuti, A., Mulyani, E., Riani, L. P., & Saputri, A. (n.d.). ANALISIS RAGAM STRATEGI KOLABORASI SOSIAL PADA BUMDes DI INDONESIA DALAM KONTEKS KEWIRAUSAHAAN SOSIAL. In Jurnal Ekonomi & Pendidikan (Vol. 21, Number 2).