Analisis Risiko Pembangunan Infrastruktur Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Jawa Barat
DOI:
https://doi.org/10.29313/bcses.v6i2.25488Keywords:
Manajemen Risiko, Infrastruktur Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Matriks Risiko, Keselamatan JalanAbstract
Abstract. This study analyzes the risk level of road traffic and transportation infrastructure development at the Regional Technical Implementation Unit for Traffic and Road Transportation Infrastructure Management (UPTD PPP LLAJ) of West Java Province and examines how the unit manages those risks. A descriptive quantitative approach was applied using institutional secondary data from 2022 to 2024, including official documents, traffic accident records, and performance reports, supported by primary data from internship activities at Commission IV of the West Java Provincial Legislative Council. Risk analysis used the 5x5 Risk Matrix and Severity Index by scoring the probability and impact of each identified risk. Among 18 identified risks, two fall into the very high category, eight into the high category, and eight into the moderate category, with none classified as low. The most critical risks are traffic accidents on provincial roads and inadequate road safety facilities. Risk management practices at UPTD PPP LLAJ remain largely reactive and are not yet supported by a structured risk management procedure, even though the program budget continues to increase each year.
Abstrak. Penelitian ini menganalisis tingkat risiko pembangunan infrastruktur lalu lintas dan angkutan jalan (LLAJ) pada UPTD Pengelola Prasarana Perhubungan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (UPTD PPP LLAJ) Provinsi Jawa Barat serta mengkaji pengelolaan risiko yang diterapkan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan data sekunder institusional periode 2022 sampai 2024, meliputi dokumen resmi, data kecelakaan lalu lintas, dan laporan kinerja instansi, yang diperkuat data primer dari kegiatan magang di Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat. Analisis risiko menggunakan metode Risk Matrix 5x5 dan Severity Index dengan menilai probabilitas dan dampak setiap risiko yang teridentifikasi. Dari 18 risiko yang teridentifikasi, terdapat 2 risiko kategori sangat tinggi, 8 risiko kategori tinggi, dan 8 risiko kategori sedang, tanpa ada risiko berkategori rendah. Risiko paling dominan adalah kecelakaan lalu lintas di ruas jalan provinsi dan ketidakmemadaian fasilitas pengaman jalan. Pengelolaan risiko yang diterapkan UPTD PPP LLAJ masih bersifat reaktif dan belum ditopang prosedur manajemen risiko yang terstruktur, meskipun anggaran program terus meningkat setiap tahun.
References
Dewi, E. Ver, & Wessiani, N. A. (2021). Analisis Penilaian Usaha dan Manajemen Risiko pada Keputusan Kelayakan Investasi dengan Mempertimbangkan Ketidakpastian (Studi Kasus: Akuisisi Jalan Tol oleh PT. X). Jurnal Teknik ITS, 10(2), 121–128.
Fauzi, A. H. N., Faizi, M. N., Rochim, A., Pradana, F. S., & Milad, M. K. (2025). The Impact of Risk Management on the Performance of Regional Water Supply Companies ( PDAM ): A Systematic Literature Review. Jurnal Penelitian Inovatif (JUPIN), 5(3), 2279–2290. https://doi.org/https://doi.org/10.54082/jupin.1591
Liwang, A., Sayidah, N., & Ady, S. U. (2024). Strategi Penerapan Manajemen Risiko Berbasis Sni Iso 31000 : 2018 Dalam Rangka Peningkatan Kinerja Instansi Pemerintah Daerah Kabupaten Kaimana. Jurnal Minfo Polgan, 12(2), 2871–2880. https://doi.org/https://doi.org/10.33395/jmp.v12i2.13424
Mardiana, A., & Habu, A. J. (2020). Pengaruh pembangunan infrastruktur terhadap pertumbuhan ekonomi kabupaten gorontalo utara. Mutawazzin (Jurnal Ekonomi Syariah IAIN Sultan Amai Gorontalo), 1(1), 135–148.
Marselina, S., Hasanuddin, A., & Putra, P. P. (2022). Analisis Risiko Pembangunan Jalan Tol Solo-Yogyakarta Seksi 1 Menggunakan Metode Severity Index. Jurnal Teknik Sipil, 8(2), 78–88.
Mudiono, C., & Widyaningsih, N. (2022). Influence Factors of Road Maintenance for the Safety of Road Users on the Jakarta - Tangerang Toll Segment. International Journal of Research and Review, 9(6), 135–143. https://doi.org/https://doi.org/10.52403/ijrr.20220616
Putra, F. P., & Hidayat, T. (2024). ANALISIS RISIKO PADA PROYEK PEMBANGUNAN JALAN TOL (STUDI KASUS PROYEK PEMBANGUNAN JALAN TOL TERBANGGI BESAR – PEMATANG PANGGANG – KAYU AGUNG). Jurnal Kajian Teknik Sipil, 9(01), 1–19.
Rachmawati, A. K., & Dalimunthe, Z. (2024). ANALYSIS OF RISK FACTORS AND GAPS IN GOVERNMENT RISK ALLOCATION WITH PRIVATE INVESTOR RISK PERCEPTIONS IN THE TOLL ROAD SECTOR USING THE PPP SCHEME IN INDONESIA. 4(01), 342–354. https://greenpublisher.id/
Rahmadani, A., Hanifa, I. F., Kadmadi, L. P., Renggani, P. D., & Alfiana. (2025). Penerapan ISO 31000 dalam Manajemen Risiko Pada Industri Retail: Studi Kasus Toko Sembako Madina. Ekopedia: Jurnal Ilmiah Ekonomi, 1(4), 2427–2440. https://doi.org/doi.org/10.63822/kscy9c82
Suhardi, I. D. (2022). Analisis Risiko Pembangunan Jalan Tol Kediri-Tulungagung. Seminar Keunsunyuran 2022, 187–199.
Susanti, B., Putri, F. R., & Toyfur, M. F. (2023). CRITICAL RISK ANALYSIS OF TOLL ROAD PUBLIC-PRIVATE PARTNERSHIP (PPP) PROJECT CONSTRUCTION PHASE. ASEAN Engineering Journal, 13(3), 117–126. https://doi.org/https://doi.org/10.11113/aej.V13.19462
Sutedi, L. M., & Purwanto, H. (2023). Manajemen Risiko terhadap Kontrak Perencanaan Konstruksi Jalan Tol dengan Metode Simulasi Monte Carlo. Jurnal Teknik Sipil, 6(2), 117–123.
Syam, I. H. (2025). Comparative study of infrastructure development and its impact on human development index : Economic and geographical insights. EMAGRAP Economic Military and Geographically Business Review, 2(2), 73–88. https://doi.org/https://doi.org/10.61511/emagrap.v2i2.2025.1518