Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi, IPM, dan UMK terhadap Kemiskinan pada Lima Kabupaten di Jawa Tengah Tahun 2015-2025

Authors

  • Toriq Reyhan Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Bandung
  • Meidy Haviz Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Bandung

DOI:

https://doi.org/10.29313/bcses.v6i2.24896

Keywords:

pertumbuhan ekonomi, IPM, UMK, kemiskinan, data panel

Abstract

Abstract. This study aims to analyze the effect of economic growth, Human Development Index (HDI), and Minimum Wage (UMK) on poverty levels across five regencies in Central Java, namely Kebumen, Brebes, Wonosobo, Pemalang, and Purbalingga. This quantitative study employs panel data regression analysis. Secondary data were obtained from the Central Bureau of Statistics for the period from 2015 to 2025. The results indicate that economic growth, HDI, and minimum wage simultaneously affect poverty levels. Partially, economic growth, HDI, and minimum wage have a negative effect on poverty levels. Enhancing human resource quality, fostering inclusive economic growth, and adjusting minimum wages serve as critical factors in driving poverty reduction and improving societal welfare in the studied regions.

Abstrak. Menggambarkan rangkuman atau resume yang terdiri dari pendahuluan dan tinjauan Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pertumbuhan ekonomi, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) terhadap tingkat kemiskinan pada lima kabupaten di Jawa Tengah, yaitu Kebumen, Brebes, Wonosobo, Pemalang, dan Purbalingga. Penelitian kuantitatif ini menggunakan analisis regresi data panel. Data sekunder diperoleh dari Badan Pusat Statistik periode 2015 hingga 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan ekonomi, IPM, dan UMK secara simultan berpengaruh terhadap tingkat kemiskinan. Secara parsial, pertumbuhan ekonomi, IPM, dan UMK berpengaruh negatif terhadap tingkat kemiskinan. Peningkatan kualitas sumber daya manusia, laju pertumbuhan ekonomi yang inklusif, serta penyesuaian upah minimum menjadi faktor penting dalam mendorong penurunan tingkat kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah penelitian.

References

Angrist, N., Djankov, S., Goldberg, P. K., & Patrinos, H. A. (2021). Measuring human capital using global learning data. Nature, 592(7854), 403–408. https://doi.org/10.1038/s41586-021-03323-7
Azariadis, C., & Stachurski, J. (2005). Chapter 5 Poverty Traps (pp. 295–384). https://doi.org/10.1016/S1574-0684(05)01005-1
Badan Pusat Statistik. (2023). Statistik Indonesia 2023.
Badan Pusat Statistik. (2024a). Kemiskinan Provinsi Jawa Tengah Maret 2024. Badan Pusat Statistik.
Badan Pusat Statistik. (2024b). Persentase Penduduk Miskin Menurut Provinsi, Maret 2024. Https://Www.Bps.Go.Id/Indicator/23/192/1/Persentase-Penduduk-Miskin-Menurut-Provinsi.Html. https://www.bps.go.id/indicator/23/192/1/persentase-penduduk-miskin-menurut-provinsi.html
Baltagi, B. H. (2021). Econometric Analysis of Panel Data. Springer International Publishing. https://doi.org/10.1007/978-3-030-53953-5
Becker, G. S. (1993). Human Capital. University of Chicago Press. https://doi.org/10.7208/chicago/9780226041223.001.0001
Canare, T. (2022). Decentralization and welfare: Evidence from a panel of countries. Annals of Public and Cooperative Economics, 93(3), 767–796. https://doi.org/10.1111/apce.12327
Faritz, M. N., & Soejoto, A. (2020). Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi dan Rata-Rata Lama Sekolah terhadap Kemiskinan di Provinsi Jawa Tengah. 8(1), 17–21.
Gujarati, D. N. ., & Porter, D. C. . (2009). Basic econometrics. McGraw-Hill Irwin.
Kuciswara, D., Muslihatinningsih, F., & Santoso, E. (2021). Pengaruh urbanisasi, tingkat kemiskinan, dan ketimpangan pendapatan terhadap kriminalitas di Provinsi Jawa Timur. JAE (JURNAL AKUNTANSI DAN EKONOMI), 6(3), 1–9. https://doi.org/10.29407/jae.v6i3.16307
Kuncoro, M. (2009). Perencanaan Pembangunan Daerah Teori dan Implikasi.
Michael P. Todaro & Stephen C. Smith. (2020). Economic Development.
Rasnino, C. A., Nuryadin, D., & Suharsih, S. (2022). Pengaruh Angka Harapan Hidup, Rata-rata Lama Sekolah dan Konsumsi Rumah Tangga Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten/Kota Provinsi Lampung, 2014-2019. Jurnal Impresi Indonesia, 1(3), 191–200. https://doi.org/10.36418/jii.v1i3.29
Widyarti, V. S., & Fardani, I. (2022). Identifikasi Pemenuhan Kebutuhan Ruang Terbuka Hijau berdasarkan Kebutuhan Oksigen. Bandung Conference Series: Urban & Regional Planning, 2(1). https://doi.org/10.29313/bcsurp.v2i1.2015

Published

2026-08-02