Efisiensi Kinerja Pembiayaan dan Operasional Bank Pembiayaan Rakyat Syariah di Wilayah Bandung Raya: Pendekatan DEA

Authors

  • Firdhan Muhammad Firdausy Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Bandung
  • Ima Amaliah Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Bandung

DOI:

https://doi.org/10.29313/bcses.v6i2.24752

Keywords:

Efisiensi Teknis, Data Envelopment Analysis, Bank Pembiayaan Rakyat Syariah, Bandung Raya

Abstract

Abstract. Islamic Rural Banks (BPRS) play a strategic role in supporting sharia financial inclusion, particularly for micro, small, and medium enterprises in the Greater Bandung area. Yet the sustainability and competitiveness of BPRS depend heavily on how efficiently they manage their resources. This study analyzes the technical efficiency of six BPRS in the Greater Bandung area during 2021–2025 using Data Envelopment Analysis (DEA) with an input orientation, a pooled cross-sectional approach, and both Constant returns to scale (CRS) and Variable Returns to Scale (VRS) assumptions, forming 30 Decision Making Units (DMU). The input variables used are Third-Party Funds (DPK) and Operational Cost, while the Output variables are Total Financing Disbursed and Operational Income. The results show that technical efficiency (CRS) varies considerably among the six BPRS. By the end of the observation period, BPRS Baiturridha Pusaka and BPRS Daarul Hayat had reached a perfect efficiency score of 1.000, while BPRS Amanah Rabbaniah, BPRS AlMasoem, BPRS Al Ihsan, and BPRS Harta Insan Karimah Parahyangan remained inefficient. Efficiency decomposition indicates that inefficiency sources are bank-specific, arising either from pure technical inefficiency or from suboptimal scale of operation. The main source of inefficiency is identified as Operational Cost growth outpacing Total Financing growth in several BPRS. This study recommends that inefficient BPRS prioritize operational cost control and more productive financing expansion in line with the improvement targets identified.

Abstrak. Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) memiliki peran penting dalam mendukung inklusi keuangan syariah, khususnya bagi masyarakat dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di wilayah Bandung Raya. Keberlangsungan dan daya saing BPRS sangat bergantung pada tingkat efisiensi dalam mengelola sumber daya yang dimiliki. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat efisiensi teknis enam BPRS di wilayah Bandung Raya selama periode 2021–2025 menggunakan metode Data Envelopment Analysis (DEA) dengan orientasi input, pendekatan pooled cross-sectional, dan asumsi Constant Return to Scale (CRS) serta Variable Return to Scale (VRS), sehingga membentuk 30 Decision Making Unit (DMU). Variabel input yang digunakan adalah Dana Pihak Ketiga dan Biaya Operasional, sedangkan variabel Output yang digunakan adalah Total Pembiayaan yang diberikan dan Pendapatan Operasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat efisiensi teknis (CRS) keenam BPRS bervariasi cukup signifikan. Pada akhir periode pengamatan, BPRS Baiturridha Pusaka dan BPRS Daarul Hayat telah mencapai efisiensi optimal dengan skor sempurna 1,000, sedangkan BPRS Amanah Rabbaniah, BPRS AlMasoem, BPRS Al Ihsan, dan BPRS Harta Insan Karimah Parahyangan masih berada dalam kondisi belum efisien. Dekomposisi efisiensi menunjukkan bahwa sumber inefisiensi bersifat spesifik pada masing-masing BPRS, baik akibat efisiensi teknis murni maupun akibat skala usaha yang belum optimal. Sumber inefisiensi utama teridentifikasi berasal dari laju pertumbuhan Biaya Operasional yang melampaui laju pertumbuhan Total Pembiayaan pada sejumlah BPRS. Penelitian ini merekomendasikan agar BPRS yang belum efisien memprioritaskan pengendalian biaya operasional dan optimalisasi penyaluran pembiayaan sesuai dengan target perbaikan yang telah diidentifikasi.

References

Antonio, M. S. (2001). Bank Syariah: Dari Teori ke Praktik. Jakarta: Gema Insani Press.
Ayuningtyas, (2020). Analisis efisiensi Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) wilayah Jawa Tengah & DIY dengan metode Data Envelopment Analysis (DEA) periode 2016-2018. IHTIYATH: Jurnal Manajemen Keuangan Syariah, 4(2), 74-89.
Banker, R. D., et al., 1984. Some models for estimating technical and scale inefficiencies in Data Envelopment Analysis. Management Science, 30(9), 1078-1092. https://doi.org/10.1287/mnsc.30.9.1078
Charnes et al., 1978. Measuring the efficiency of decision makingunits. European Journal of Operational Research, 2(6), 429-444. https://doi.org/10.1016/0377-2217(78)90138-8
Coelli, T. J., Rao, D. S. P., O'Donnell, C. J., & Battese, G. E. (2005). An Introduction to Efficiency and Productivity Analysis (2nd ed.). Springer.
Creswell, J. W. (2014). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Emrouznejad & Yang, (2018). A survey and analysis of the first 40 years of scholarly literature in DEA: 1978–2016. Socio-Economic Planning Sciences, 61, 4-8. https://doi.org/10.1016/j.seps.2017.01.008
Hadad et al., 2003. Analisis efisiensi industri perbankan Indonesia: Penggunaan metode nonparametrik Data Envelopment Analysis (DEA) [Working Paper]. Biro Stabilitas Sistem Keuangan, Bank Indonesia.
Kamarudin et al., 2019. Bank efficiency in Malaysia: A DEA approach. Journal of Central Banking Theory and Practice, 8(1), 133-162. https://doi.org/10.2478/jcbtp-2019-0007
Karim, A. A. (2010). Bank Islam: Analisis Fiqih dan Keuangan (6th ed.). Jakarta: Rajawali Pers.
Nugrohowati, (2019). Measuring the efficiency of Indonesian sharia rural banks: Two-stage approach. Jurnal Ekonomi Pembangunan: Kajian Masalah Ekonomi dan Pembangunan, 20(1), 12-26. https://doi.org/10.23917/jep.v20i1.6692
Otoritas Jasa Keuangan (2023). Statistik Perbankan Syariah Indonesia. OJK. https://www.ojk.go.id
Pebrianti, (2021). Analisis tingkat efisiensi BPRS di Jawa Barat dengan metode Data Envelopment Analysis (DEA). Journal of Applied Islamic Economics and Finance, 1(2), 293-310. https://doi.org/10.35313/jaief.v1i2.2475
Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 12/POJK.03/2021 tentang Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (2021). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2021 Nomor 131.
Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Wanke et al., (2020). Predicting efficiency in Islamic banks: An integrated multicriteria decision making (MCDM) approach. Journal of International Financial Markets, Institutions and Money, 68, 101238. https://doi.org/10.1016/j.intfin.2020.101238

Published

2026-08-01