Pengaruh UMK dan Investasi terhadap Pertumbuhan Ekonomi Purwakarta
DOI:
https://doi.org/10.29313/bcses.v6i2.24024Keywords:
Upah Minimum Kabupaten, Investasi, Pertumbuhan EkonomiAbstract
Abstract. Regional economic growth is one of the fundamental indicators for evaluating the success of development. This study aims to analyze the impact of the Regency Minimum Wage (UMK) and investment on economic growth in Purwakarta Regency, driven by theoretical uncertainty as UMK and investment can have both positive and negative effects as well as empirical evidence from Purwakarta indicating a slowdown in economic growth despite high UMK levels and substantial investment. The object of this study is Purwakarta Regency, using time-series data for the period 2010–2024 obtained from the Central Statistics Agency (BPS) and other relevant agencies. The research method employed is a quantitative approach using multiple linear regression analysis processed using the EViews 13 software. The results of the study indicate that, when analyzed individually, the Regency Minimum Wage (UMK) has a highly significant and negative effect, while investment has a significant and positive effect on economic growth in Purwakarta Regency. Furthermore, the results of the joint analysis show that the UMK and investment together have a significant effect on economic growth in Purwakarta Regency. These findings indicate that wage policies and investment growth need to be managed in a balanced manner to promote more optimal economic growth, thereby serving as a basis for local governments to formulate sustainable economic development policies.
Abstrak. Pertumbuhan ekonomi daerah merupakan salah satu indikator fundamental dalam mengevaluasi keberhasilan pembangunan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Upah Minimum Kabupaten (UMK) dan investasi terhadap pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Purwakarta yang dilatarbelakangi oleh adanya ketidakpastian teoritis karena UMK dan investasi dapat berpengaruh positif maupun negatif, serta adanya fenomena empiris di Purwakarta yang menunjukkan perlambatan pertumbuhan ekonomi di tengah UMK tinggi dan investasi besar. Objek penelitian ini adalah Kabupaten Purwakarta dengan menggunakan data time series selama periode 2010–2024 yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan instansi terkait lainnya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linear berganda yang diolah menggunakan aplikasi EViews 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, Upah Minimum Kabupaten (UMK) berpengaruh signifikan dan negatif, sedangkan investasi berpengaruh signifikan dan positif terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Purwakarta. Selain itu, hasil pengujian secara bersama-sama menunjukkan bahwa UMK dan investasi berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi Kabupaten Purwakarta. Temuan ini mengindikasikan bahwa kebijakan pengupahan dan peningkatan investasi perlu dikelola secara seimbang guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang optimal, sehingga dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan.
References
BPS Jabar. (2024). Pertumbuhan Ekonomi Triwulan IV 2024.
Clark, J. B. (1908). The Distributi on of Wealth: A Theory of Wages, Interest and Profits. https://archive.org/details/ison_9781409952251
Disnakertrans. (2024). Daftar Upah Minimum Kabupaten dan Kota di Daerah Provinsi Jawa Barat.
Fachrun Nisa, S. (2025). Analisis Pengaruh Inflasi, Upah Minimum, dan Jumlah Tenaga Kerja Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Jawa Barat Tahun 2008-2023.
Gujarati, D. N. . (2003). Basic econometrics (4th ed). McGraw Hill.
Hsieh, C. T., & Klenow, P. J. (2009). Quarterly Journal Of Economics Issue 4 Misallocation And Manufacturing Tfp In China And India. http://qje.oxfordjournals.org/
Kementrian Investasi. (2024). Realisasi Investasi Kabupaten Purwakarta 2010-2024.
Marshall. (1920). Principles Of Economics (2).
Solow, R. M. (1956). A Contribution to the Theory of Economic Growth Journal: The Quarterly Journal of Economics. Source: The Quarterly Journal of Economics, 70(1), 65–94.
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Wooldridge. (2016). Introductory Econometrics A Modern Approach.