Pengaruh CAR, ROA, dan FDR terhadap NPF pada BCA Syariah

Authors

  • Angelita Permatasari Ekonomi Pembangunan

DOI:

https://doi.org/10.29313/bcses.v6i2.23931

Keywords:

Capital Adequacy Ratio, Return on Assets, Financing to Deposit Ratio, Bank Syariah

Abstract

Abstract. Non Performing Financing (NPF) is a key indicator of financing risk in Islamic banks and needs to be kept within a healthy threshold. This study aims to examine the effect of Capital Adequacy Ratio (CAR), Return on Assets (ROA), and Financing to Deposit Ratio (FDR) on NPF at PT Bank BCA Syariah, both partially and simultaneously, during the 2016–2025 period (quarter I–IV). A quantitative approach with multiple linear regression was used, processed with EViews 14, based on 40 quarterly secondary observations from BCA Syariah’s published financial statements. The results show that CAR and ROA have a significant positive effect on NPF, while FDR has a negative but insignificant effect. Simultaneously, CAR, ROA, and FDR significantly affect NPF, with an adjusted R² of 53.9%, meaning the three variables explain more than half of the variation in NPF, while the remaining portion is explained by factors outside the model.

Abstrak. Non Performing Financing (NPF) merupakan indikator penting risiko pembiayaan pada bank syariah yang perlu dijaga dalam batas sehat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Capital Adequacy Ratio (CAR), Return on Assets (ROA), dan Financing to Deposit Ratio (FDR) terhadap NPF pada PT Bank BCA Syariah, baik secara parsial maupun simultan, selama periode 2016–2025 (triwulan I–IV). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode regresi linear berganda yang diolah menggunakan EViews 14, berdasarkan 40 data sekunder triwulanan dari laporan keuangan publikasi BCA Syariah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CAR dan ROA berpengaruh positif signifikan terhadap NPF, sedangkan FDR berpengaruh negatif namun tidak signifikan. Secara simultan, CAR, ROA, dan FDR berpengaruh signifikan terhadap NPF dengan adjusted R² sebesar 53,9%, yang berarti ketiga variabel tersebut mampu menjelaskan lebih dari separuh variasi NPF, sedangkan sisanya dijelaskan oleh faktor lain di luar model.

References

Andrianto, & Firmansyah, M. A. (2019). Buku Manajemen Bank Syariah (1st ed.). CV. Penerbit Qiara Media.
Azizah, Z., Barnas, B., & Hadiani, F. (2022). Analisis Pengaruh CAR, FDR, ROA, dan Inflasi Terhadap Non Performing Financing pada Bank Muamalat Indonesia. Journal of Applied Islamic Economics and Finance, 2(2), 387–398. https://doi.org/10.35313/jaief.v2i2.3007
Bank Indonesia. (2021, Januari 27). Laporan Perekonomian Indonesia Tahun 2020. Bank Indonesia. https://www.bi.go.id/id/publikasi/laporan/Pages/LPI_2020.aspx
BCA Syariah. (2024). Laporan Keuangan. https://www.bcasyariah.co.id.
bcasyariah. (2026). PT Bank Central Asia Syariah. Bcasyariah.co.id. https://www.bcasyariah.co.id/
Danupranata, G. (2013). Buku Ajar Manajemen Perbankan Syariah (D. A. Halim, Ed.). Salemba Empat.
Ghozali, I. (2021). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 26 (Edisi 10). Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Gustini, Y., & Amaliah, I. (2024). Pengaruh CAR, FDR dan BOPO terhadap NPF di BCA Syariah Periode 2013-2022. Bandung Conference Series: Economics Studies, 4. https://doi.org/10.29313/bcses.v4i1.ID.11554
infobanknews.com. (2025, Februari 21). OJK Catat Aset Perbankan Syariah Tembus Rp980,30 Triliun di 2024. Infobanknews.com.
Isnaini, L., Haryono, S., & Muhdir, I. (2021). Pengaruh ROA, CAR, BOPO, FDR, dan Inflasi Terhadap Pembiayaan Bermasalah (NPF) di Bank Umum Syariah. JPEK (Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan), 5(1), 65–75. https://doi.org/10.29408/jpek.v5i1.3095
Jakarta Daily. (2025, Oktober 7). Islamic Banks Record 8.3% Growth, Outperform Conventional Lenders in 2025. Jakarta Daily.
Jandi Anwar, C., & Sunaenah. (2016). Pengaruh ROA dan CAR terhadap Kredit Macet (NPL) pada Bank Umum di Indonesia. JEQu, 6(2).
Kasmir. (2014). Manajemen Perbankan (Edisi revisi). PT RajaGrafindo Persada.
Kontan.co.id. (2016, Desember 21). Pembiayaan macet masih bayangi bank syariah. Kontan.co.id.
Kontan.co.id. (2020, Juli 17). Sejumlah bank syariah torehkan pertumbuhan pembiayaan cukup tinggi di tengah pandemi. Kontan.co.id.
Nugrohowati, R. N. I., & Bimo, S. (2019). Analisis Pengaruh Faktor Internal Bank dan Eksternal terhadap Non-Performing Financing (NPF) pada Bank Perkreditan Rakyat Syariah di Indonesia. Jurnal Ekonomi & Keuangan Islam, 5(1), 42–49. https://doi.org/10.20885/jeki.vol5.iss1.art6
Otoritas Jasa Keuangan. (2013). Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2008 tentang Perbankan Syariah. OJK. https://ojk.go.id/id/kanal/perbankan/regulasi/undang-undang/Pages/undang-undang-nomor-21-tahun-2008-tentang-perbankan-syariah.aspx
OJK. (2025, Februari 21). Siaran Pers: Kinerja Positif Perbankan Syariah 2024. OJK. https://ojk.go.id/id/berita-dan-kegiatan/siaran-pers/Pages/Kinerja-Positif-Perbankan-Syariah-2024.aspx
Sudarmanto, E., Astuti, Kato, I., Basmar, E., Simarmata, H. M., Yuniningsih, Wisnujati, I. N., & Siagian, V. (2021). Manajemen Risiko Perbankan (R. Watrianthos, Ed.). Yayasan Kita Menulis.
Sugiyono. (2023). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (Sutopo, Ed.; Edisi kedua). Alfabeta.
Tsania, N., Tamara, D. A. D., & Setiawan, S. (2022). Pengaruh CAR, FDR, BOPO dan PDRB terhadap Non-Performing Financing pada Bank Umum Syariah BUMD di Indonesia. Journal of Applied Islamic Economics and Finance, 2(3), 524–535. https://doi.org/10.35313/jaief.v2i3.3065
Yuliani. (2021). Buku Lembaga Keuangan (D. Kusnadi, Ed.; Jilid II). CV Citrabooks Indonesia.

Published

2026-07-30