Faktor-Faktor yang Menentukan Marginal Propensity to Save (MPS) Generasi Milenial di Kota Bandung

  • Ajeng Hardiani Alvita Prodi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Islam Bandung, Indonesia.
  • Ima Amaliah Prodi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Islam Bandung, Indonesia.
Keywords: MPS, Menabung, Generasi Milenial

Abstract

Abstract. In the increasingly developing digital era, the financial behavior of the millennial generation has become an important focus in economic and financial studies. The millennial generation, is the largest demographic group in Indonesia with a proportion of 25.87% of the total population. In Bandung itself, the millennial generation reaches 25% of the total population, or around 789,650 people. Data from Bank Indonesia (2023) shows a trend where Indonesia's savings to GDP ratio has decreased from 31.5% in 2019 to 30.2% in 2022. Especially for the millennial group, only 41.2% of millennials have regular savings, with an average of MPS is 0.23, which means that for every additional income of IDR 1,000,000, only IDR 230,000 saved. The aim of this research is to analyze the factors that determine the tendency to save for the millennial generation, especially in Bandung. By using descriptive statistical analysis methods. The data used in this research is primary data obtained from the results of a questionnaire with data measurement using a likert scale for the people of Bandung City, who are the millennial generation. The research results show that the factors that determine the MPS of the millennial generation in Bandung are behavioral factors and financial literacy. Meanwhile, the dominant factor is the financial literacy factor.

Abstrak. Di era digital yang semakin berkembang, perilaku keuangan generasi milenial menjadi sorotan penting dalam kajian ekonomi dan keuangan. Generasi milenial, yang saat ini berusia 25-40 tahun, merupakan kelompok demografis terbesar di Indonesia dengan proporsi 25.87% dari total populasi. Di Kota Bandung sendiri, jumlah generasi milenial mencapai 25% dari total penduduk, atau sekitar 789.650 jiwa. Data dari Bank Indonesia (2023) menunjukkan tren di mana rasio tabungan terhadap PDB Indonesia mengalami penurunan dari 31.5% pada tahun 2019 menjadi 30.2% pada tahun 2022. Khusus untuk kelompok milenial, hanya 41.2% milenial yang memiliki tabungan regular, dengan rata-rata Marginal Propensity to Save (MPS) sebesar 0.23, yang berarti dari setiap tambahan pendapatan Rp1.000.000, hanya Rp230.000 yang ditabung. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor yang menentukan kecenderungan menabung untuk generasi milenial khususnya di Kota Bandung. Dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu, data primer yang diperoleh dari hasil kuesioner dengan pengukuran data menggunakan skala likert kepada masyarakat Kota Bandung, yang merupakan generasi milenial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang menentukan Kecenderungan menabung generasi milenial di Kota Bandung adalah faktor perilaku dan literasi keuangan. Adapun, faktor dominan yang menentukan kecenderungan menabung generasi milenial di Kota Bandung adalah faktor literasi keuangan.

References

Annamaria Lusardi & Olivia S. Mitchell. (2014). The Economic Importance of Financial Literacy: Theory and Evidence. Journal of Economic Literature, 5-44.

Badan Pusat Statistik. (2023). From bandungkota.bps.go.id/id

Ahdiat, A. (2024, October 07). From databoks.katadata.id/id

Hersh M Shefrin; Richard Thaler. (1988). The Behavioral Life-Cycle Hypothesis. Economic Inquiry.

Jihan Anggraeni Ramdani Arisa. (2022). Implementasi Strategi Nasional Literasi Keuangan dan Keuangan Inklusif pada Pelaku UMKM Perempuan. Jurnal Riset Ilmu Ekonomi Dan Bisnis, 15–22. https://doi.org/10.29313/jrieb.vi.646

Mandagi, I., Olilingo, F. Z., & Saleh, S. E. (2024). Analisis Kecenderungan Mengkonsumsi dan Menabung Rumah Tangga Buruh Pelabuhan (TKBM) Kota Gorontalo. Economic Reviews Journal.

Musrini Muis. (2021). Pengaruh Pendapatan Terhadap Marginal Propensity To Save (MPS) Rumah Tangga Pada Pegawai Negeri Sipil (PNS) Di Iain Bone. IBF Journal: Perbankan Syariah dan Keuangan.

Nabilla Nurdina, & Ima Amailah. (2023). Preferensi Masyarakat Kota Bandung Terhadap Pinjaman Online. Jurnal Riset Ilmu Ekonomi Dan Bisnis, 33–38. https://doi.org/10.29313/jrieb.v3i1.1908

Otoritas Jasa Keuangan. (2024). From ojk.go.id/id

Sugiyono, P. (2019). metode penelitian pendidikan Perilaku Keuangan, Dan Literasi Keuangan Terhadap Minat Menabung Anggota KPN Susila Bhakti. Jurnal Ganec Swara. (kuantitatif, kualitatif, kombinasi, R&D dan penelitian pendidikan). Metode Penelitian Pendidikan, 67.

Undari Sulung & Mohamad Usnawi. (2024). Memahami Sumber Data Penelitian : Primer, Sekunder, Dan Tersier. Edu Reseach.

Sugiantari, N. K., & Sanjaya, N. M. (2024). Pengaruh Sikap Keuangan,

Amelia, F. (2012). Motivasi Menabung Siswa di Sekolah Menengah Pertama Negeri 1 Kampar. Repository UIN Suska.

Published
2025-02-01