Pengaruh Transaksi Non Tunai, Pendapatan, dan Suku Bunga terhadap Jumlah Uang Beredar di Indonesia Tahun 2015-2022
Abstract
Abstract. This study examines the effect of non-cash transactions, income, and interest rates on the amount of money in circulation in Indonesia in 2015-2022. With the development of technology and the increasing adoption of non-cash payments, especially during the COVID-19 pandemic, there have been significant changes in people's transaction patterns. The World Health Organization (WHO) has recommended implementing a Cashless Society to reduce physical contact and the spread of the virus. This study uses quarterly data to analyze how non-cash payments, people's income, and interest rates affect the amount of money circulation in Indonesia. The results of the study showed that partially, there was no significant effect of non-cash transactions (p = 0.069), income (p = 0.648), and interest rates (p = 0.110) on the amount of money in circulation in Indonesia in 2015-2022, while simultaneously there was a significant effect of non-cash transactions, income, and interest rates on the amount of money in circulation in Indonesia in 2015-2022. The magnitude of the influence of non-cash transactions, income, and interest rates on the amount of money in circulation in 2015-2022 was 88.9%, while the remaining 11.1% was explained by other variables not included in this study. The results of this study are expected to provide a better understanding of monetary dynamics in the digital era and help to formulate more effective economic policies.
Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh transaksi non tunai, pendapatan, dan suku bunga terhadap jumlah uang beredar di Indonesia dalam periode 2015-2022. Dengan perkembangan teknologi dan meningkatnya adopsi pembayaran non tunai, terutama selama pandemi COVID-19, terjadi perubahan signifikan dalam pola transaksi masyarakat. World Health Organization (WHO) telah menganjurkan penerapan Cashless Society untuk mengurangi kontak fisik dan penyebaran virus. Penelitian ini menggunakan data triwulanan untuk menganalisis bagaimana pembayaran non tunai, pendapatan masyarakat, dan tingkat suku bunga mempengaruhi jumlah uang yang beredar di Indonesia. Hasil penelitian didapatkan bahwa secara parsial, tidak terdapat pengaruh yang signifikan transaksi non tunai (p= 0,069), pendapatan (p=0,648), dan suku bunga (p=0,110), terhadap jumlah uang beredar di Indonesia tahun 2015-2022, sedangkan secara simultan terdapat pengaruh yang signifikan transaksi non tunai, pendapatan, dan suku bunga terhadap jumlah uang beredar di Indonesia tahun 2015-2022. Besarnya pengaruh transaksi non tunai, pendapatan, dan suku bunga terhadap jumlah uang beredar Tahun 2015-2022 sebesar 88,9%, adapun sisanya 11,1% dijelaskan oleh variabel lain yang tidak termasuk dalam penelitian ini.Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih baik tentang dinamika moneter di era digital dan membantu dalam merumuskan kebijakan ekonomi yang lebih efektif.
References
Amin Abdul Rohman. (2022). Pengaruh Religiusitas, Pengetahuan, Perspesi, Pendapatan, dan Media Infromasi terhadap Minat Wakaf Uang Masyarakat Kota Bandung. Jurnal Riset Ilmu Ekonomi Dan Bisnis, 1(2), 136–144. https://doi.org/10.29313/jrieb.v1i2.513
Billi Anidiatama Rahmawan, & Ade Yunita Mafruhat. (2023). Pengaruh Cryptocurrency terhadap Aktivitas Ekonomi: Sebuah Tinjauan Pustaka Sistematis. Jurnal Riset Ilmu Ekonomi Dan Bisnis, 61–68. https://doi.org/10.29313/jrieb.v3i1.1974
Fajar Andriansyah, & Aan Julia. (2023). Analisis Perbandingan Efisiensi Bank Umum Konvensional dan Syariah Pasca Pandemi Covid-19. Jurnal Riset Ilmu Ekonomi Dan Bisnis, 143–152. https://doi.org/10.29313/jrieb.v3i2.2685
Prasetya, H., & Putra, S. E. (2020). Pengaruh Persepsi Kemudahan Penggunaan, Manfaat Dan Risiko Terhadap Minat Menggunakan Uang Elektronik Di Surabaya. Jurnal Dinamika Ekonomi & Bisnis, 17(2), 151–158. https://doi.org/10.34001/jdeb.v17i2.134
Simorangkir, OP. 2014. Pengantar Lembaga Keuangan Bank dan. Nonbank. Bogor: Ghalia Indonesia.
Rahardja P, Manurung, Mandala. 2008. Uang, Perbankan, dan Ekonomi Moneter. Jakarta: Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia
Sukirno, S. 2012. Makroekonomi Modern: Perkembangan Pemikiran Dari Klasik Hingga Keynesian Baru. Jakarta: Rajawali Pers.
Hammi, MM. 2020. Analisis Dampak Pembayaran Non Tunai Terhadap Jumlah Uang Beredar Di Indonesia. Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga.
Cahayani, A. 2023. Pengaruh Transaksi Non Tunai Terhadap Jumlah Uang Beredar Di Indonesia Tahn 2015-2021 Dengan Inflasi Sebagai Variabel Moderasi. Fakultas Ekonomi Dan Bisnis, Universitas Lampung. Lampung Universitas Lampung
Silaban, AA. 2021. Pengaruh Transaksi Pembayaran Non-Tunai Terhadap Uang Beredar (M1) Di Indonesia Dengan Suku Bunga Dan GDP Sebagai Variabel Kontrol Dalam Jangka Pendek Dan Jangka Panjang Periode 2009 – 2020. Jakarta: Indonesia Banking School.
Sutoto, A. 2019. Analisis Pengaruh Sistem Pembayaran Non-Tunai, Tingkat Suku Bunga, Inflasi, dan Produk Domestik Bruto Terhadap Jumlah Uang Beredar (M1) di Indonesia Tahun 2005-2018. YOGYAKARTA: Universitas Islam Indonesia
Rahmadani SA, Yunita N, Pratama AW, Panorama M. 2022. Pengaruh Transaksi Non Tunai Terhadap Jumlah Uang Beredar Dengan Inflasi Sebagai Variabel Moderasi. Jurnal Riset Akuntansi dan Keuangan Dewantara, 5(1), 27-38, https://ejournal.stiedewantara.ac.id/index.php/JAD/article/view/1052
Prasetyo, AM. 2018. Pengaruh Produk Domestik Bruto, Suku Bunga Deposito dan Nilai Tukar Terhadap Jumlah Uang Beredar Periode 1980 – 2016. Salatiga: Universitas Kristen Satya Wacana