Faktor Penentu Masyarakat dalam Memilih Perumahan di Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung

  • Nurul Ilmi Rahmadini Prodi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Islam Bandung, Indonesia.
  • Ria Haryatiningsih Prodi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Islam Bandung, Indonesia.
Keywords: persepsi, memilih, perumahan

Abstract

Abstract. Housing and settlements are problems that will always develop along with population growth. Increased development in the city causes the need for land for housing development, public facilities, and other needs to increase. The limited availability of urban land has an impact on the difficulty of obtaining further land, making land prices continue to increase. Meanwhile, the need for housing for city dwellers must be met, causing the location of housing to shift towards the suburbs. This study aims to determine people's perceptions of factors that can encourage people's decisions to choose housing in Baleendah District. This research uses quantitative descriptive method. The data collection technique used is the Likert Scale, which can help in the preparation of research instruments (questionnaires). Then the results of the study can describe and measure the behavior of attitudes and perceptions of the community about a phenomenon. The results showed that the factors of income, environment, price perception, facilities and accessibility can encourage the decision to choose housing in Baleendah District. Of the five factors, the factor that has the most encouragement in the determination of choosing housing in Baleendah District is the income factor.

Abstrak.Perumahan dan permukiman merupakan permasalahan yang akan selalu berkembang seriring dengan pertambahan penduduk. Pembangunan di kota yang semakin meningkat menyebabkan kebutuhan lahan untuk pembangunan perumahan, fasilitas umum, maupun kebutuhan lainnya akan semakin meningkat. Ketersediaan lahan kota yang terbatas berdampak pada sulitnya memperoleh lahan selanjutnya membuat harga lahan terus meningkat. Sementara itu kebutuhan akan hunian penduduk kota harus dipenuhi mengakibatkan lokasi hunian bergeser ke arah pinggiran kota Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap faktor -faktor yang dapat mendorong dalam keputusan masyarakat untuk memilih perumahan di Kecamatan Baleendah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah Skala Likert, yang dapat membantu dalam penyusunan instrumen penelitian (kuesioner). Kemudian hasil dari penelitian dapat menggambarkan dan mengukur perilaku sikap dan persepsi masyarakat tentang suatu fenomena. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor pendapatan, lingkungan, persepsi harga, fasilitas dan aksesibilitas dapat mendorong keputusan memilih perumahan di Kecamatan Baleendah. Dari lima faktor tersebut, faktor yang memiliki dorongan paling besar dalam penentuan memilih perumahan di Kecamatan Baleendah adalah faktor pendapatan.

References

Muthia Anggraeni. (2022). Pengaruh Kualitas Pelayanan dan Keunggulan Produk terhadap Kepuasan Nasabah di Bank Muamalat Bandung. Jurnal Riset Ilmu Ekonomi Dan Bisnis, 59–64. https://doi.org/10.29313/jrieb.vi.825

Romadhan, A. A. R., Habibah, S., Taqwa Sihidi, I., & Kamil, M. (2022). Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Di Kabupaten Tabalong : Sebuah Evaluasi (1st ed., Vol. 4). Neorespublica: Jurnal Ilmu Pemerintahan.

Arikunto, S. (2008). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik (Assauri, Ed.; Revisi VI). PT. Rineka Karya.

Arrasyid, A., Haryatiningsih, R., & Sebayang, A. (2018). Faktor-Faktor yang Menentukan Persepsi Masyarakat Dalam Menentukan Tempat Tinggal di Kecamatan Jatinangor Kabupaten Bandung.

Arsal Muhammad, Manaf, M., & Salim, A. (2018). Preferensi Penghuni Perumahan Terhadap Pilihan Tempat Tinggal dan Perubahan Penggunaan Lahan di Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa (Issue 1).

Asteriani, F. (2011). Preferensi Penghuni Perumahan Di Kota Pekanbaru Dalam Menentukan Lokasi Perumahan. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 12(1), 77–91.

Case, & Fair. (2007). Prinsip-Prinsip Ekonomi Edisi 8 Jilid 2 (8th ed.). Erlangga.

Charles, L. (2018). Pemasaran (S. Deb, Ed.; 1st ed). Salemba Empat.

Dharmamesta. (1994). Azas-Azas Manajemen. Liberty.

Dominick, S. (1992). Ekonomi Internasional. Erlangga.

Ismail, R. nuzulina. (2003). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pemilihan Lokasi Perumahan di Jakarta Selatan.

Jennie. (2001). Turner.

Julistia, S. (2023). Preferensi Penghuni Rusunawa Cingised Kota Bandung dalam Memilih Lokasi Tempat Tinggal.

Kalesaran, R. C. E., Mandagi, R. J. M., & Waney, E. (2013). Analisa Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Konsumen Dalam Pemilihan Lokasi Perumahan Di Kota Manado. Jurnal Ilmiah Media Engineering, 3(3), 170–184.

Khakim, A. (2009). Analisis Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Preferensi Bermukim Di Perumahan Sekitar Kampus Universitas Negeri Semarang.

Kotler, & Keller. (2009). Manajemen Pemasaran. Erlangga.

Pindyck, R., & Rubinfeld, D. (2013). MICROECONOMICS. www.myeconlab.com

Portal Satu Data. (2022). Portal Satu Data Kabupaten Bandung.

Prasilika, T. (2007). Studi Persepsi Resiko.

Raharjo, S. (2016). Faktor yang Mempengaruhi Preferensi Pemukiman dalam Menentukan Lokasi Peruahan di Perumahan Bukit Sukorejo dan Perumahan Trangkil Sejahtera Kecamatan Gunungpati.

Rahma, I. (2010). Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Permintaan Perumahan Tipe Cluster ( Studi Kasus Perumahan Taman Sari ) Di Kota Semarang.

Robbins, S. (1996). Prinsip-Prinsip Perliaku Organisasi (5th ed.). Erlangga.

Sandra Vindiana, Z., Haryatiningsih, R., Riani Prodi Ilmu Ekonomi, W., & Ekonomi dan Bisnis, F. (2020). Preferensi Masyarakat Permukiman Kumuh dalam Memilih Permukiman.

Sarwono, S. (1983). Pengantar Umum Psikologi. Bulan Bintang.

Siagian, S. (2003). Teori dan Praktek Kepemimpinan. Rineka Cipta.

Simamora, H. (2004). Manajemen Sumber Daya Manusia (3rd ed.). STIE YKPN.

Sjafrizal. (2012). Ekonomi Wilayah dan Perkotaan (1st ed.). Rajawali Pers.

Sugiharto, & Sitinjak. (2006). Pengujian Prosedural. Graha Ilmu.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif.

Sunarto. (2006). Pengantar Manajemen Pemasaran (1st ed.). Ust. Press. Swastha.

Tarigan, R. (2006). Perencanaan Pembangunan Wilayah (P. Tika, Ed.). Bumi Aksara.

The Dictionary of Real Estate Appraisal. (2002). The Dictionary of Real Estate Appraisal (4th ed.). Appraisal Inst.

Undang-Undang Republik Indonesia No 4, Kementrian Hukum dan HAM (1992).

Utomo, S., & Mardiono, T. (2018). Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Rumah pada Perumahan Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (Studi Kasus: Kec. Ngamprah Kab. Bandung Barat).

Published
2024-08-10