Faktor-Faktor yang Menentukan Preferensi Masyarakat Kota Bandung dalam Menggunakan Jasa Transportasi Kereta Api Argo Parahyangan dan Kereta Cepat Whoosh
Abstract
Abstract. There are many choices of transportation modes that can be used by the community, one of which is the Bandung-Jakarta route, namely the Argo Parahyangan Train with a 3-hour trip to Jakarta. In addition there is the WHOOSH Fast Train (Time Saving, Optimal Operation, and Great System), with the maximum of this fast train reaching 350 km / h, which will shorten the travel time between the two cities to 30 minutes, compared to other transportation that takes 3 hours. The purpose of this study is to analyze four factors (price, travel time, facilities, safety and comfort) that influence the preferences of the people of Bandung City in using the Argo Parahyangan Train and Whoosh Fast Train transportation modes on the Bandung-Jakarta route. By using descriptive statistical analysis method. The data used in this study, namely, primary data obtained from the results of a questionnaire with data measurement using a Likert scale to passengers of the Argo Parahyangan and Whoosh Fast Trains. The sampling technique used Convenience sampling technique. The results showed that the factors that determine preferences in using Argo Parahyangan train transportation are facility factors, travel time factors, price factors, and safety and comfort factors. Meanwhile, that the highest factors that determine preferences for using the Whoosh Fast Train are safety and comfort factors, facility factors, travel time factors and price factors. The dominant factors that determine preferences for using Argo Parahyangan train transportation are facility factors and travel time factors. While the dominant factors that determine preferences for using Whoosh Fast Train transportation are safety and comfort factors, and facility factors.
Abstrak. Banyak pilihan moda transportasi yang dapat digunakan oleh masyarakat salah satunya rute Bandung-Jakarta yaitu Kereta Argo Parahyangan dengan waktu 3 jam perjalanan sampai ke Jakarta. Selain itu ada Kereta Cepat WHOOSH (Waktu Hemat, Operasi Optimal, dan Sistem Hebat), dengan maksimum kereta cepat ini mencapai 350 km/jam, yang akan mempersingkat waktu tempuh antara kedua kota menjadi 30 menit, dibandingkan dengan transportasi lainnya yang memakan waktu 3 jam. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis empat faktor (harga, waktu tempuh, fasilitas, keamanan dan kenyamanan) yang mempengaruhi preferensi masyarakat Kota Bandung dalam menggunakan moda transportasi Kereta Api Argo Parahyangan dan Kereta Cepat Whoosh rute Bandung-Jakarta. Dengan menggunakan metode analisis statistik deskriptif. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu, data primer yang diperoleh dari hasil kuesioner dengan pengukuran data menggunakan skala likert kepada penumpang Kereta Api Argo Parahyangan dan Kereta Cepat Whoosh. Teknik pengambilan sampel menggunakan Teknik Convenience sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang menentukan preferensi dalam menggunakan transportasi KA Argo Parahyangan adalah faktor fasilitas, faktor waktu tempuh, faktor harga, serta faktor keamanan dan kenyamanan. Sedangkan, bahwa faktor tertinggi yang menentukan preferensi menggunakan Kereta Cepat Whoosh adalah faktor keamanan dan kenyamanan, faktor fasilitas, faktor waktu tempuh dan faktor harga. Adapun faktor dominan yang menentukan preferensi menggunakan transportasi KA Argo Parahyangan yaitu faktor fasilitas dan faktor waktu tempuh. Sedangkan faktor dominan yang menentukan preferensi menggunakan transportasi Kereta Cepat Whoosh yaitu faktor keamanan dan kenyamanan, serta faktor fasilitas.
References
Krisniawati, R., & Sebayang, A. F. (2021). Pengaruh Jumlah Industri, Pertumbuhan Jumlah Penduduk dan Produktivitas Tanaman Padi terhadap Perubahan Jumlah Lahan Sawah di Kabupaten Indramayu Tahun 2011-2018. Jurnal Riset Ilmu Ekonomi Dan Bisnis, 1(2), 88–94. https://doi.org/10.29313/jrieb.v1i2.396
Abdi, U. R. (2012). Metodologi Penelitian Sosial dan Ekonomi Teori dan Aplikasi. Alfabeta.
Amalia, R., Widyastuti, D., & P. (2019). Pengetahuan dan Kepatuhan Klien tentang Perawatan Post Operasi Katarak. Unhas, 2(XII), 115–120.
Anggraeni, F. (2017). Analisis Faktor-Faktor Preferensi Konsumen terhadap Produk Keripik Buah So Kresh Menggunakan Analisis Konjoin. Skripsi.
Bahrun, S., Alifah, S., & Mulyono, S. (2017). Rancang Bangun Sistem Informasi Survey Pemasaran dan Penjualan Berbasis Web. Jurnal Transistor Elektro Dan Informatika, 2(2), 81–88.
Berdan, A. (2018). Pengaruh Perilaku Konsumen terhadap Keputusan Pembelian Susu Morinaga di Kota Lhokseumawe. Jurnal Visioner & Strategis, 7(2).
Butar, R. B. (2015). Kajian Preferensi Masyarakat dan Sikap Pemerintah Terkait Reaktivasi (Penghidupan Kembali) Jalur Kereta Api Semarang - Yogyakarta. Jurnal Wilayah Dan Lingkungan, 3(3), 189. https://doi.org/10.14710/jwl.3.3.189-202
Dewantoro, D. (2015). ANALISIS PREFERENSI MASYARAKAT TERHADAP PENGGUNAAN JASA PELAYANAN TRANSPORTASI BUS AKDP SEMARANG-KENDAL (Studi Kasus: Komuter Semarang-Kendal). Universitas Diponegoro.
Dharmmesta, B. S., & H. H. (2018). Manajemen Pemasaran: Analisis Perilaku Konsumen. BPFE.
Erlangga, R. Y., & Lely Syiddatul Akliyah. (2023). Kajian Preferensi Konsumen pada Moda Transportasi Umum Kereta Api Cikuray. Bandung Conference Series: Urban & Regional Planning, 3(2), 91–98. https://doi.org/10.29313/bcsurp.v3i2.7360
Hakim, R. (2012). Komponen Perancangan Arsitektur Lansekap. Penerbit Bumi Aksara.
Handayani. (2020). Metode Penelitian Kualitatif & Kuantitati. CV. Pustaka Ilmu.
Hidayat, R. (2019). Analisa Pilihan Moda Antara Mobil Pribadi, Transjakarta (Brt) Dan Krl Commuter Line Menggunakan Multinomial Logit Model Dan Latar Belakang Sosial Ekonomi Komuter (Studi Kasus : Bekasi-Jakarta Komuter). Reka Ruang, 1(2), 56–62. https://doi.org/10.33579/rkr.v1i2.1080
Janatilla, A. W., Sulistyorini, R., Ofrial, S. A. M. P., & Herianto, D. (2023). Analisis Preferensi Pemilihan Moda Angkutan Umum Kereta Api dan Travel Rute Lampung-Palembang. Jurnal Momen, 06(02), 123–128.
KAI, P. (2023). Syarat Terbaru Naik Kereta Api Mulai 12 Juni 2023. https://www.kai.id/information/full_news/5634-syarat-terbaru-naik-kereta-api-mulai-12-juni-2023
KCIC, P. (2023). Profile. https://kcic.co.id/
Kotler, P. and K. L. K. (2016). Marketing Management (15th Editi). Pearson Pretice Hall.
Kotler, P. dan A. (2018). Prinsip-prinsip Marketing Edisi Ke Tujuh Belas. Salemba Empat.
Li, R. (2006). Evaluation of SpeedBased Travel Time Estimation Models, Transport,. ASCE.
MKJI. (1997). Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI). Direktorat Jenderal Bina Marga Departemen Pekerjaan Umum.
Mustikarani, W., & Suherdiyanto. (2016). Analisis Faktor-Faktor Penyebab Kemacetan Lalu Lintas Di Sepanjang Jalan H Rais a Rahman (Sui Jawi) Kota Pontianak. Jurnal Edukasi, 14, 143–155.