Pengaruh Pendidikan, Pertumbuhan Ekonomi, Upah Minimum dan Biaya Hidup terhadap Penyerapan Tenaga Kerja di Ibu Kota Provinsi di Pulau Jawa Tahun 2013-2022

  • Annisa Nurul Amalia Prodi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Islam Bandung, Indonesia.
  • Ria Haryatiningsih Prodi Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Islam Bandung, Indonesia.
Keywords: Penyerapan Tenaga Kerja, Pendidikan, Pertumbuhan Ekonomi, Upah Minimum, Biaya Hidup

Abstract

Abstract. Employment plays an important role in human life, as it encompasses social and economic aspects in Indonesia, so that one of the targets in development is directed at expanding employment opportunities and creating new jobs in a balanced and adequate quantity and quality to absorb the additional labor force entering the labor market each year. On the island of Java, urban development is rapid, in line with the rapid growth of industry, trade and services. The provincial capitals in Java, namely Bandung, Semarang, Surabaya, Serang, Yogyakarta, and Jakarta, have become destination options for workers to find jobs to achieve a better level of living. Therefore, competition in the labor market will become increasingly competitive. This study aims to determine the effect of Education, Economic Growth, Minimum Wage and Cost of Living in the Provincial Capital in Java Island in 2013-2022. This type of research is descriptive quantitative. The analysis method used in this research is panel data regression with the Random Effect Model (REM) approach. The results of the analysis obtained, it can be seen that the variables of Education and Minimum Wage have a negative and significant effect on employment in the Provincial Capital in Java Island, while the variables of Economic Growth and Living Cost have a positive and significant effect on employment in the Provincial Capital in Java Island.

Abstrak. Ketenagakerjaan memegang peranan penting dalam kehidupan manusia, karena mencakup aspek sosial dan ekonomi di Indonesia, sehingga salah satu sasaran dalam pembangunan diarahkan pada perluasan kesempatan kerja dan terciptanya lapangan kerja baru dalam jumlah dan kualitas yang seimbang dan memadai untuk menyerap tambahan angkatan kerja yang memasuki pasar kerja setiap tahunnya. Di Pulau Jawa, perkotaan berkembang cepat, sejalan dengan pesatnya pertumbuhan industri, perdagangan dan jasa. Ibu Kota Provinsi di Pulau Jawa yaitu Kota Bandung, Semarang, Surabaya, Serang, Yogyakarta, dan Jakarta menjadi opsi tujuan bagi tenaga kerja untuk mendapatkan pekerjaan guna mencapai tingkat kehidupan yang lebih baik. Oleh karena itu persaingan di dalam pasar tenaga kerja akan menjadi semakin kompetitif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Pendidikan, Pertumbuhan Ekonomi, Upah Minimum dan Biaya Hidup di Ibu Kota Provinsi di Pulau Jawa Tahun 2013-2022. Jenis penelitian ini merupakan deskriptif kuantitatif. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi data panel dengan pendekatan Random Effect Model (REM). Hasil analisis yang diperoleh, dapat diketahui bahwa variabel Pendidikan dan Upah Minimum berpengaruh negatif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di Ibu Kota Provinsi di Pulau Jawa, sedangkan variabel Pertumbuhan Ekonomi dan Biaya Hidup berpengaruh positif dan signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja di Ibu Kota Provinsi di Pulau Jawa.

References

Agustin, F. A, Sudarti, & Rusniati, R. (2018). Analisis Pengaruh Pertumbuhan Ekonomi Dan Upah Minimum Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Di Kabupaten Malang. Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 3, No. 2, Agustus: 35-42.

Arka, S. & Mahendra, N. S., (2020). Pengaruh Upah Minimum, Tingkat Pendidikan Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Dan Kesejahteraan Masyarakat. Elektronic Journal Economic Development. Universitas Udayana, 10 (1): 60-89.

Azizil, M. (2022). Analisis Pengaruh Tingkat Pendidikan, Tingkat Upah, Dan Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja (Vol. 9, Issue 2).

Bhagaskara, A., Herdiyansyah., Et Al., (2020). Kondisi Penyerapan Tenaga Kerja Akibat Kenaikan Upah Minimum. INOVASI, 16(1), 157–166. Http://Journal.Feb.Unmul.Ac.Id/Index.Php/INOVASI.

Dwirainaningsih, Y. (2017). Pengaruh Upah Minimum Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Dan Kesejahteraan Masyarakat Di Kota Pekalongan. Jurnal Litbang Kota Pekalongan. Pemerintah Kota Pekalongan-Bappelit.

Ghozali, I. (2018). Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program IBM SPSS 25 Edisi Ke-9.

Hafiz, E. A., Haviz, M. & Haryatiningsih, R. (2021). Pengaruh PDRB, UMK, IPM Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Kabupaten/Kota Jawa Barat 2010-2020. Jurnal Riset Ilmu Ekonomi Dan Bisnis, 1(1), 55–65. Https://Doi.Org/10.29313/Jrieb.V1i1.174.

Hartono, R., Busari, A., & Awaluddin, M. (2018). Pengaruh Produk Domestik Regional Bruto (Pdrb) Dan Upah Minimum Kota (Umk) Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja. INOVASI, 14(1), 36–43. Http://Journal.Feb.Unmul.Ac.Id/Index.Php/INOVASI.

Maimun, S. (2007). Permintaan Dan Penawaran Tenaga Kerja Serta Upah: Teori Serta Beberapa Potretnya Di Indonesia. Jurnal Ekonomi Dan Pendidikan, Volume 4 Nomor 1.

Mimbar, L. & Yusuf, M. (2016). Pengaruh Laju Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Di Kabupaten Lombok Barat. Jurnal Valid Vol 13 No.3, Juli: 333-343.

Nasution, M. (2020). Ketenagakerjaan Indonesia: Menghadapi Pandemi, Menjelang Bonus Demografi. Pusat Kajian Anggaran. Badan Keahlian Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia.

Nofrita, C. & Marwan. (2022). Pengaruh Upah Minimum, Inflasi Dan Pertumbuhan Ekonomi Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Di Provinsi Sumatera Barat. Jurnal Salingka Nagari, Universitas Negeri Padang. Vol 01 No. 2, Page 179-187.

Pratiwi, A. M., (2023). Analisis Pengaruh Komponen Indeks Pembangunan Manusia Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Dan Pertumbuhan Ekonomi Di Provinsi Bali. Jurnal Bali Membangun Bali Volume 4 Nomor 2, Https://Doi.Org/10.51172/Jbmb.

Rahmah, A. M., & Juliannisa, I. A. (2022). Pengaruh Tingkat Pendidikan, Upah Minimum, Dan PDRB Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Di Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Barat. Http://Journals.Upi-Yai.Ac.Id/Index.Php/IKRAITH-EKONOMIKA.

Rahman, A., Negeri, U., Andi, M. J., Pettarani, P., & Selatan, S. (2023). Laju Urbanisasi Dan Pertumbuhan Kota Di Indonesia. Agustus, 5(1).

Setiani, N., Wawan Hermawan, & Ahmad Komarulzaman. (2023). Pengujian Peran Pendidikan Dalam Pengentasan Kemiskinan Provinsi Jawa Barat. Jurnal Riset Ilmu Ekonomi Dan Bisnis, 153–160. Https://Doi.Org/10.29313/Jrieb.V3i2.2470

Shaffa Septiani Aisy, & Ima Amaliah. (2024). Pengaruh Program Tanggung Jawab Sosial Dan Lingkungan Terhadap Keberdayaan UMK Binaan. Jurnal Riset Ilmu Ekonomi Dan Bisnis, 41–48. Https://Doi.Org/10.29313/Jrieb.V4i1.3699

Sulistiawati, R. (2012). Pengaruh Upah Minimum Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Dan Kesejahteraan Masyarakat Di Provinsi Di Indonesia. Jurnal EKSOS. Volume 8, Nomor 3, Oktober, Hal 195-211.

Todaro, M. P. & Smith S. C. (2006). Pembangunan Ekonomi. Jakarta: Erlangga.

Utami, N. P. (2019). Penetapan Upah Minimum Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Bagi Pekerja. Jurnal Sosio Informa Vol. 5, No. 02, Mei-Agustus. Kesejahteraan Sosial.

Wasilaputri, R. (2016). Pengaruh Upah Minimum Provinsi, PDRB Dan Investasi Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Di Pulau Jawa Tahun 2010-2014. Jurnal Pendidikan Dan Ekonomi, Volume 5, Nomor 3.

Wasista, F. R. (2020). Analisis Pengaruh Rata Lama Sekolah, Angka Harapan Hidup, Dan Pengeluran Perkapita Terhadap Penyerapan Tenaga Kerja Perempuan Pada Sektor Formal Di Indonesia. Jurnal Ilmu Ekonomi.

Published
2024-07-29