Inovasi Literasi Finansial di Desa Cibeureuyeuh Kabupaten Sumedang
Abstract
Abstract. Literacy today is not longer simply defined as the ability to read and write, but rather encompasses a broader meaning that includes a deep understanding of various aspects of life. The purpose of this research is to investigate the role of financial literacy innovation and innovation on the performance and sustainability of UMKM in Cibeureuyeuh Village, Sumedang Regency. A qualitative approach was chosen because it allows researchers to comprehensively explore the experiences, views, and perceptions of the community regarding literacy innovation programs implemented in this village. Data for this study were collected through in-depth interviews, participatory observation, and document analysis from various relevant sources. Data analysis was conducted descriptively using coding techniques. The results of the research indicate that financial literacy has a positive impact on the residents of Cibeureuyeuh village, as it becomes part of the necessity factor and demands of the times, as well as the main goal of continuing and developing UMKM processes sustainably.
Abstrak. Literasi saat ini tidak lagi hanya diartikan sebagai kemampuan membaca dan menulis, melainkan memiliki makna yang lebih luas yang mencakup pemahaman mendalam terhadap berbagai aspek kehidupan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peran inovasi literasi finansial dan inovasi terhadap kinerja UMKM dan keberlanjutan UMKM di desa Cibeureuyeuh Kabupaten Sumedang. Pendekatan kualitatif dipilih karena memungkinkan peneliti untuk menggali secara komprehensif pengalaman, pandangan, dan persepsi masyarakat terkait program inovasi literasi yang diterapkan di desa ini. Data dalam penelitian ini dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif serta analisis dokumen melalui beberapa rujukan sumber terkait. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan menggunakan teknik coding Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi finansial memberi dampak positif bagi warga masyarakat desa cibeureuyeuh karena menjadi bagain dari factor kebuituhan dan tuntutan perkembangan zaman serta tujuan utama yaitu melanjutkan dan mengembangkan proses UMKM secara berkelanjutan.
References
Ayu Rumini, D., & Martadiani, M. (2020). Peran Literasi Keuangan Sebagai Prediktor Kinerja Dan Keberlanjutan Umkm Di Kabupaten Badung. Inventory: Jurnal Akuntansi, 4(1), 53. https://doi.org/10.25273/inventory.v4i1.6300.
Buyung Helmi. Teori dan Praktik Inklusi dan literasi keuangan. 2022. Purbalingga : Eurika Media Aksara.
DISKOPUKMPP Kab.Sumedang. tersedia pada https://sumedangkab.go.id/skpd/detail/17.
Hilmawati, M. R. N., & Kusumaningtias, R. (2021). Inklusi Keuangan Dan Literasi Keuangan Terhadap Kinerja Dan Keberlangsungan Sektor Usaha Mikro Kecil Menengah. Nominal: Barometer Riset Akuntansi Dan Manajemen, 10(1), 135–152. https://doi.org/10.21831/nominal.v10i1.33881.
Huston, S. J. (2010). Measuring financial literacy. Journal of Consumer Affairs, 44(2), 296–316.
Kementerian Pendidikan dan kebudayaan. (2017). Menteri Pendukung Literasi Finansial. Jakarta.
OJK. (2014). Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia.
Sirait, M. L., Sukmawati, A., & Sumertajaya, I. M. (2015). Pengaruh Organisasi Pembelajar dan Inovasi Terhadap Peningkatan Kinerja UKM di Kota Bogor. Jurnal Manajemen, 19(2), 290–303.
Sugiyono. (2016) Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif. Bandung.
Sugiyono. (2017) Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D Bandung.
Susanti, R., & Wardiningsih, S. S. (2017). Pengaruh Modal Kerja dan Omzet Penjualan terhadap Laba UKM Catering di Wilayah Surakarta. Jurnal Perilaku dan Strategi Bisnis, 5(1).
Tim GLN., Materi Pendukung Literasi Finansial. (2017) Sekretariat TIM GLN Kemendikbud. Tersedia pada : cover-materi-pendukung-literasi-finansial-gabung_240601_160606.pdf.
Umar. (2025:28). Statistik Untuk Penelitian.
Undang-undang (2008). Usaha Mikro, Kecil dan menengah. Nomor 20 Tahun 2008.