Strategi Pengelolaan Wakaf Uang pada Pasar Keuangan Syari’ah
Abstract
Abstract. Amid the burgeoning phenomenon of cash waqf as a social financial instrument in Indonesia, this study aims to evaluate the management process of cash waqf at Baitul Maal wat Tamwil (BMT) Itqan, considering aspects of accumulation, management, development, and utilization. The research method used is descriptive qualitative with SWOT analysis to identify factors influencing the company's strategy in maximizing opportunities and overcoming existing challenges. Data were collected through interviews and questionnaires. The findings indicate that the prioritized strategy involves leveraging internal strengths to capitalize on external opportunities, known as the SO (Strength Opportunity) Strategy. SWOT analysis demonstrates the dominance of internal factors (strengths and opportunities) over external factors (opportunities and threats), with EFI scores of 3.17 and EFE scores of 2.78. This strategy includes managing cash waqf bookkeeping, compiling annual reports, and expanding partnership networks. In conclusion, the study reveals internal and external factors affecting cash waqf management at BMT Itqan. The proposed priority strategy through SWOT analysis is to leverage internal strengths to seize external opportunities, focusing on maintaining bookkeeping, developing partnership networks, and implementing an integrated information management system based on information technology to support cash waqf growth.
Abstrak. Di tengah berkembangnya wakaf uang sebagai instrumen keuangan sosial di Indonesia, studi ini bertujuan untuk mengevaluasi proses pengelolaan wakaf uang di Baitul Maal wat Tamwil (BMT) Itqan, dengan mempertimbangkan aspek penghimpunan, pengelolaan, pengembangan, dan pendayagunaan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan menggunakan analisis SWOT untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi strategi perusahaan dalam memaksimalkan peluang dan mengatasi tantangan yang ada. Data dikumpulkan melalui wawancara dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang perlu diprioritaskan adalah memanfaatkan kekuatan internal untuk mengambil peluang eksternal, dikenal sebagai Strategi SO (Strength Opportunity). Analisis SWOT menunjukkan dominasi faktor internal (kekuatan dan peluang) terhadap faktor eksternal (peluang dan ancaman), dengan skor EFI sebesar 3,17 dan skor EFE sebesar 2,78. Strategi ini mencakup pengelolaan pembukuan wakaf uang, penyusunan laporan tahunan, dan pengembangan jaringan mitra. Dalam kesimpulan, studi ini menunjukkan adanya faktor-faktor internal dan eksternal yang mempengaruhi pengelolaan wakaf uang di BMT Itqan. Prioritas strategi yang diusulkan melalui analisis SWOT adalah memanfaatkan kekuatan internal untuk mengambil peluang eksternal, dengan fokus pada pemeliharaan pembukuan, pengembangan jaringan mitra, dan penerapan sistem informasi manajemen terpadu berbasis teknologi informasi untuk mendukung pertumbuhan wakaf uang.
References
Kementrian Sekretaris Negara Republik Indonesia. Undang-Undang Republik Indonesia No. 41 Tahun 2004 Tentang Wakaf. 2004.
Fauziah. Strategi Fundraising Wakaf Uang Di Indonesia pada Badan
Wakaf Indonesia dan Dompet Dhuafa Jakarta: Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah; 2017.
Rangkuti, F. Analisis Swot Teknik Membedah Kasus Bisnis. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama; 2006.
Adellia Nur Fadhilah, & Yuhka Sundaya. (2023). Analisis Ekonomi Pekerja Migran Indonesia dalam Memilih Negara Tujuan pada BP3MI Jabar. Jurnal Riset Ilmu Ekonomi Dan Bisnis, 111–116. https://doi.org/10.29313/jrieb.v3i2.2856
Fitri Nur Fajri, & Ade Yunita Mafruhat. (2023). Pengaruh Upah Minimum Provinsi, Investasi, dan Indeks Pembangunan terhadap Migrasi Risen. Jurnal Riset Ilmu Ekonomi Dan Bisnis, 85–92. https://doi.org/10.29313/jrieb.v3i2.2881