https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSECTE/issue/feedBandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education2025-02-24T18:04:00+08:00Unang Arifinuptpublikasi@unisba.ac.idOpen Journal Systems<p><strong>Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education </strong>merupakan wadah publikasi hasil-hasil penelitian dan pengabdian masyarakat dalam bidang Ilmu Pendidikan Anak Usia Dini yang telah dipresentasikan pada Seminar Nasional UNISBA yang diselenggarakan tahunan oleh UPT Publikasi Ilmiah Universitas Islam Bandung. <strong><a title="BCSECTE" href="https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSECTE/" target="_blank" rel="noopener">BCSECTE</a> </strong>ini dipublikasikan pertamanya 2021 dengan eISSN <a title="ISSN BCSECTE" href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20220214281593707" target="_blank" rel="noopener">2828-2507</a> yang diterbitkan oleh <a title="UPT Publikasi" href="https://portal-publikasi.unisba.ac.id/" target="_blank" rel="noopener">UPT Publikasi Ilmiah</a>, <a title="unisba" href="https://www.unisba.ac.id/" target="_blank" rel="noopener">Universitas Islam Bandung</a>. Semua artikel diperiksa plagiasinya dengan perangkat lunak anti plagiarisme. Jurnal ini ter-<em>indeks</em> di <a title="GS" href="https://scholar.google.com/citations?user=Nz8L9BgAAAAJ" target="_blank" rel="noopener">Google Scholar</a>, <a title="Id Garuda" href="https://garuda.kemdikbud.go.id/journal/view/27869" target="_blank" rel="noopener">Garuda</a>, <a title="doi" href="https://search.crossref.org/?q=unisba&from_ui=yes" target="_blank" rel="noopener">Crossref</a>, dan <a title="DOAJ" href="https://doaj.org/search/journals?ref=quick-search&source=%7B%22query%22%3A%7B%22filtered%22%3A%7B%22filter%22%3A%7B%22bool%22%3A%7B%22must%22%3A%5B%7B%22terms%22%3A%7B%22bibjson.publisher.name.exact%22%3A%5B%22Universitas%20Islam%20Bandung%22%5D%7D%7D%5D%7D%7D%2C%22query%22%3A%7B%22query_string%22%3A%7B%22query%22%3A%22universitas%20islam%20bandung%22%2C%22default_operator%22%3A%22AND%22%2C%22default_field%22%3A%22bibjson.publisher.name%22%7D%7D%7D%7D%7D" target="_blank" rel="noopener">DOAJ</a>. Terbit setiap <strong>Maret</strong> dan <strong>September.</strong></p>https://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSECTE/article/view/18124Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar dalam Pembelajaran Sains di Taman Kanak-Kanak B Sains Al-Biruni Kota Bandung2025-02-24T18:03:56+08:00Amani Mumtazamanimumtaz174@gmail.comDedih Suranadedih@unisba.ac.idNurul Afriantinurulafrianti@unisba.ac.id<p><strong>Abstract.</strong> This study aims to examine the implementation of the Merdeka Belajar Curriculum in science learning at Al-Biruni Science Kindergarten B in Bandung City. The Merdeka Curriculum is designed to provide educators with flexibility in creating child-centered learning, supporting independence, and developing children's potential according to their developmental stages. This research focuses on exploring how kindergarten teachers apply the principles of the Merdeka Curriculum in science learning, the challenges they face, and the impact on children's learning processes. A qualitative descriptive research approach was employed, using data collection techniques such as observation, interviews, and documentation. The subjects of the study were teachers and students in Kindergarten B who have implemented the Merdeka Belajar Curriculum. The findings reveal that the implementation of this curriculum promotes project-based learning involving exploration and play activities. Teachers act as facilitators, guiding and directing children in the learning process, with the children themselves as the central focus. Challenges encountered include limited facilities and a lack of teacher understanding regarding the application of the Merdeka Curriculum. Despite these challenges, science learning based on the Merdeka Belajar Curriculum is considered effective in enhancing children's curiosity, critical thinking skills, and social abilities. This study recommends improving teacher training and providing supporting facilities to optimize the implementation of the Merdeka Belajar Curriculum.</p> <p><strong>Abstrak.</strong> Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi Kurikulum Merdeka Belajar dalam pembelajaran sains di Taman Kanak-Kanak B Sains Al-Biruni Kota Bandung. Kurikulum Merdeka dirancang untuk memberikan fleksibilitas kepada pendidik dalam menyusun pembelajaran yang berpusat pada anak, mendukung kemandirian, dan mengembangkan potensi anak sesuai tahap perkembangannya. Fokus penelitian ini adalah mengeksplorasi bagaimana guru TK menerapkan prinsip-prinsip Kurikulum Merdeka dalam pembelajaran sains, tantangan yang dihadapi, serta dampak yang dihasilkan terhadap proses belajar anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah guru dan siswa di TK B yang telah menerapkan Kurikulum Merdeka Belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan kurikulum ini mendorong pembelajaran berbasis proyek yang melibatkan eksplorasi dan aktivitas bermain. Guru berperan sebagai center yang menjadi anak pusat dalam membimbing serta mengarahkan anak dalam proses pembelajaran. Kendala yang dihadapi meliputi keterbatasan fasilitas dan kurangnya pemahaman guru tentang penerapan kurikulum merdeka. Meskipun demikian, pembelajaran sains berbasis Kurikulum Merdeka Belajar dinilai efektif dalam meningkatkan rasa ingin tahu, keterampilan berpikir kritis, dan kemampuan sosial anak. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan pelatihan guru dan pengadaan fasilitas pendukung untuk menunjang implementasi Kurikulum Merdeka Belajar yang optimal.</p>2025-02-01T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Educationhttps://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSECTE/article/view/17792Pengaruh Permainan Konstruktif Menggunakan Lego terhadap Peningkatan Kreativitas Anak Usia 5–6 Tahun Di TK Al Islam Kota Bandung2025-02-24T18:04:00+08:00Icha Agustinaichaagustinaaa188@gmail.comMasnipalmasnipal@unisba.ac.idIkin Asikinikinasikin@unisba.ac.id<p><strong>Abstract</strong>. Early Childhood Education (PAUD) focuses on developing children's creativity and abilities through targeted play activities. This study aims to examine the influence of the use of constructive games, especially Lego, on the increase in creativity of 5-6 year old children in Al Islam Kindergarten, Bandung City. Using a quantitative method with a pretest-posttest experimental design, the study involved 20 children who were divided into experimental and control groups. Data was collected through the Figural Creativity Test (TKF) and analyzed using SPSS. The results showed that there was a significant improvement in the aspects of smoothness, flexibility, authenticity, and elaboration in the experimental group after treatment. The results of the study showed that there was a significant increase in creativity after the treatment of PKPK model Lego games at TK Al Islam. This conclusion emphasizes the importance of constructive games in increasing children's creativity in early childhood education, as well as providing recommendations for educators to integrate these games in the learning process.</p> <p><strong>Abstrak</strong>. Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) berfokus pada pengembangan kreativitas dan kemampuan anak melalui kegiatan bermain yang terarah. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan permainan konstruktif, khususnya Lego, terhadap peningkatan kreativitas anak usia 5-6 tahun di Taman Kanak-Kanak Al Islam, Kota Bandung. Menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen pretest-posttest, penelitian melibatkan 20 anak yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kontrol. Data dikumpulkan melalui Tes Kreativitas Figural (TKF) dan dianalisis menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan pada aspek kelancaran, kelenturan, keaslian, dan elaborasi di kelompok eksperimen setelah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat peningkatan kreativitas yang signifikan setelah diberikannya treatment permainan Lego model PKPK di TK Al Islam. Kesimpulan ini menegaskan pentingnya permainan konstruktif dalam meningkatkan kreativitas anak di PAUD, serta memberikan rekomendasi bagi pendidik untuk mengintegrasikan permainan ini dalam proses pembelajaran.</p>2025-02-01T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Educationhttps://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSECTE/article/view/18305Dampak Media Sosial Tiktok terhadap Kemampuan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun2025-02-24T18:03:55+08:00Siti MariamStmariiam13@gmail.comHuriah Rachmahhuriahrachmah@unisba.ac.idDedih Suranadedihsurana@unisba.ac.id<p><strong>Abstract.</strong> This study aims to identify the impact of tiktok social media on cognitive abilities of children aged 5-6 years. Given the increasing use of social media among children, especially tiktok. This research is very relevant to understand how these applications affect children's cognitive development. This research uses a qualitative approach with a case study method. Data were collected through observation, interviews, and documentation from three informants who are parents of children who use TikTok. The research location took place in three different places in the cities of Bandung and Cimahi. The results showed that the use of TikTok can have positive and negative impacts on children's cognitive abilities, depending on the content accessed and the time spent using the application. This study provides recommendations for parents to be more careful in giving children access to social media, as well as the importance of supervision and guidance in its use to support children's cognitive abilities optimally.</p> <p><strong>Abstrak.</strong> Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak media sosial tiktok terhadap kemampuan kognitif anak usia 5-6 tahun. Mengingat meningkatnya penggunaan media sosial dikalangan anak-anak, terutama tiktok. Penelitian ini sangat relevan untuk memahami bagaimana aplikasi tersebut mempengaruhi perkembangan kognitif anak. Penelitian ini menggunkan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dari tiga informan yang meruapakan orangtua anak-anak yang menggunakan tiktok. Lokasi penelitian berlangsung di tiga tempat berbeda di kota Bandung dan Cimahi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan tiktok dapat memberikan dampak positif dan negatif terhadap kemampuan kognitif anak, tergantung pada konten yang diakses dan waktu yang dihabiskan dalam menggunakan aplikasi tersebut. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi orangtua untuk lebih berhati-hati dalam memberikan akses kepada anak terhadap media sosial, serta pentingnya pengawasan dan bimbingan dalam penggunaannya umtuk mendukung kemampuan kognitif anak secara optimal.</p>2025-02-06T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Educationhttps://proceedings.unisba.ac.id/index.php/BCSECTE/article/view/18097Minat Belajar Matematika pada Anak Usia Dini Ketika Menggunakan Metode Funcalistung Cahaya Indonesia2025-02-24T18:03:59+08:00Vania Hasna Lutfiyahvaniahasna6@gmail.comMasnipalmasnipalmarhun@gmail.comFitroh Hayatifitrohhayatiunisba@gmail.com<p><strong>Abstract.</strong> Beginning math is a basic learning concept of mathematics that is introduced to early childhood. There are still many early childhood educators who do not understand the methods of teaching early math. One of the learning methods that can introduce early math to children is the Indonesian Light Funcalistung Method. The purpose of this study is to analyze the interest in learning mathematics in early childhood when using the Cahaya Indonesia Funcalistung Method. This research is a descriptive qualitative research. This research involved teachers as informants. Data were collected through observation, interviews and documentation. Data analysis techniques consist of data collection, data reduction, data presentation and conclusion drawing. Based on the results of the study, it was found that; (1) children showed high interest in recognizing the concept of numbers and numbers when using the Cahaya Indonesia Funcalistung Method, this can be seen from the children's enthusiasm for learning and feeling comfortable during the teaching and learning process; (2) children show a well-developed understanding of basic number concepts when using the Cahaya Indonesia Funcalistung Method, this can be seen from their high enthusiasm in sorting numbers correctly; and (3) children show a high interest in learning the concept of adding when using the Cahaya Indonesia Funcalistung Method, this can be seen from the children's high activeness and enthusiasm to ask questions and carry out instructions with enthusiasm. This research implements one of the teacher's strategies in developing learning for early childhood.</p> <p><strong>Abstrak.</strong> Matematika permulaan merupakan konsep pembelajaran dasar matematika yang diperkenalkan pada anak usia dini. Masih banyak pendidik anak usia dini yang belum memahami metode mengajar matematika permulaan. Salah satu metode pembelajaran yang dapat mengenalkan matematika permulaan pada anak adalah Metode Funcalistung Cahaya Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis minat belajar matematika pada anak usia dini ketika menggunakan Metode Funcalistung Cahaya Indonesia. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif deskriptif. Penelitian ini melibatkan guru sebagai informan. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data terdiri dari pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa; (1) anak menunjukkan minat yang tinggi dalam mengenal konsep angka dan bilangan ketika menggunakan Metode Funcalistung Cahaya Indonesia, hal ini dapat dilihat dari antusiasme anak untuk belajar dan merasa nyaman selama proses belajar mengajar; (2) anak menunjukkan pemahaman konsep dasar angka yang sudah berkembang dengan baik ketika menggunakan Metode Funcalistung Cahaya Indonesia, hal ini dapat dilihat dari semangat tinggi mereka dalam mengurutkan angka dengan benar; dan (3) anak menunjukkan minat yang tinggi dalam belajar konsep menjumlah ketika menggunakan Metode Funcalistung Cahaya Indonesia, hal ini dapat dilihat dari keaktifan dan antusiasme anak yang tinggi untuk bertanya dan melaksanakan instruksi dengan semangat. Penelitian ini berimplementasi menjadi salah satu strategi guru dalam mengembangkan pembelajaran bagi anak usia dini.</p>2025-02-01T00:00:00+08:00Copyright (c) 2025 Bandung Conference Series: Early Childhood Teacher Education