Peran Guru dalam Menanamkan Rasa Kepercayaan Diri pada Anak Usia Dini
DOI:
https://doi.org/10.29313/bcsecte.v6i2.25645Keywords:
Peran Guru, Kepercayaan Diri, Anak Usia DiniAbstract
Abstract. This study aims to describe the role of teachers in fostering self-confidence in early childhood students. Self-confidence is a crucial aspect of children's social-emotional development that significantly influences their future success. As educators, teachers play a strategic role in shaping children's character and self-confidence through appropriate pedagogical approaches. This qualitative research was conducted at RA Darul Amira, located in Bandung City. Data were collected through observation, interviews, and documentation involving three teachers as research subjects. The results indicate that the characteristics of self-confidence among students at RA Darul Amira include the courage to express opinions, the ability to interact socially, independence, resilience, and positive emotional expression. Teachers actively contribute to building students' self-confidence by providing motivation, appreciation, specific responsibilities, appropriate challenges, as well as through the use of cooperative learning methods and role modeling. Teachers also create a positive and communicative learning environment and engage with school principals and fellow teachers to support the development of students' self-confidence. However, teachers face several challenges, including limited teaching aids, students who are shy or have difficulty focusing, and internal factors such as fatigue, impatience, and communication difficulties. This study concludes that the success of teachers in fostering self-confidence is highly influenced by the strategies implemented, the supportiveness of the environment, and the teachers' own readiness to address the dynamic nature of young learners.
Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru dalam menanamkan rasa percaya diri pada anak usia dini. Kepercayaan diri merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan sosial-emosional anak yang akan memengaruhi keberhasilan mereka di masa depan. Guru sebagai pendidik memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan kepercayaan diri anak melalui pendekatan pedagogis yang tepat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang dilakukan di RA Darul Amira, Kota Bandung. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap tiga guru sebagai subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik kepercayaan diri siswa di RA Darul Amira meliputi keberanian dalam berpendapat, kemampuan berinteraksi sosial, kemandirian, ketangguhan, dan ekspresi emosional yang positif. Guru berperan aktif dalam menumbuhkan rasa percaya diri siswa melalui pemberian motivasi, apresiasi, tanggung jawab khusus, tantangan yang sesuai, serta penggunaan metode kooperatif dan keteladanan. Guru juga menciptakan lingkungan belajar yang positif dan komunikatif, serta melibatkan kepala sekolah dan rekan sesama guru dalam upaya peningkatan kepercayaan diri siswa. Akan tetapi, guru juga menghadapi berbagai kendala seperti keterbatasan alat peraga, siswa yang sulit fokus dan pendiam, serta faktor internal seperti kelelahan, kurang sabar, dan tantangan komunikasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan guru dalam menanamkan kepercayaan diri sangat dipengaruhi oleh strategi yang digunakan, dukungan lingkungan, dan kesiapan pribadi guru dalam menghadapi dinamika peserta didik.
References
Purwanto. (2010). Psikologi pendidikan. Remaja Rosdakarya.
Rachmawati, E. Y., & Kurniati, E. (2010). Strategi pengembangan kreativitas pada anak usia dini. Kencana Prenada Media Group.
Rahayu, A. Y. (2013). Menumbuhkan kepercayaan diri melalui kegiatan bercerita. Indeks.
Rahman, M. M. (2013). Peran orang tua dalam membangun kepercayaan diri pada anak usia dini. Edukasia: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam.
Ramli, M. (2003). Psikologi anak usia dini. UIN Malang Press.
Rasyid, H. (2008). Potret guru taman kanak-kanak profesional. Universitas Negeri Yogyakarta.
Regina Fransiska, R. T. D., & A. K. (2016). Hubungan antara rasa percaya diri dengan hasil belajar pada mata pelajaran ekonomi siswa kelas XI SMA Karya Sekadu tahun pelajaran 2014/2015. Jurnal Profit, 7(1), 51–66.
Rihlah, J., dkk. (2020). Pendidikan karakter anak usia dini di masa pandemi COVID-19. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1).
Santrock, J. W. (2003). Adolescence: Perkembangan remaja (Edisi keenam, Alih bahasa: Shinto B. Adelar & Sherly Saragih). Erlangga.
Sarina. (2021). Analisis upaya guru membangun kepercayaan diri anak dalam pembelajaran daring di TK IT Mina. Skripsi, Universitas Bina Bangsa Getsempena Banda Aceh.