Implementasi Kegiatan Senam Irama dalam Peningkatan Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Tahun di TK Cendekia II
DOI:
https://doi.org/10.29313/bcsecte.v6i2.25423Keywords:
senam irama, motorik kasar, anak usia diniAbstract
Abstract. Gross motor development is an important aspect that must be stimulated in early childhood because it affects body-movement coordination, balance, agility, and children's self-confidence. Rhythmic gymnastics is one activity that can be used to stimulate children's gross motor skills. This study aims to describe the planning, implementation, assessment, and supporting and inhibiting factors of rhythmic gymnastics activities in improving the gross motor skills of children aged 5-6 years at TK Cendekia II, Bandung Regency. A qualitative approach with a descriptive method was used. Data were collected through interviews with the principal and teacher and direct observation of the rhythmic gymnastics activities from April to June 2025. The results show that planning was carried out collaboratively by the principal and teacher, covering learning objectives, the type of gymnastics, accompanying music, and a safe and comfortable learning environment. Implementation was carried out routinely every Wednesday through three stages: warm-up, core movement, and cool-down. The assessment results indicate improvements in movement coordination, balance, agility, and children's confidence in physical activities. Supporting factors include teacher competence, children's enthusiasm, and full support from the school, while inhibiting factors include differences in children's motor abilities and weather conditions. Rhythmic gymnastics activities proved effective in improving the gross motor skills of children aged 5-6 years at TK Cendekia II.
Abstrak. Perkembangan motorik kasar merupakan salah satu aspek penting yang perlu distimulasi pada anak usia dini karena berpengaruh terhadap koordinasi gerak tubuh, keseimbangan, kelincahan, serta kepercayaan diri anak. Salah satu kegiatan yang dapat digunakan untuk menstimulasi motorik kasar anak adalah senam irama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perencanaan, pelaksanaan, hasil penilaian, serta faktor pendukung dan penghambat kegiatan senam irama dalam meningkatkan motorik kasar anak usia 5-6 tahun di TK Cendekia II, Kabupaten Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara dengan kepala sekolah dan guru, serta observasi langsung terhadap pelaksanaan kegiatan senam irama pada bulan April sampai Juni 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan kegiatan disusun secara kolaboratif oleh kepala sekolah dan guru, meliputi penetapan tujuan pembelajaran, pemilihan jenis senam, musik pengiring, serta penyiapan lingkungan belajar yang aman dan nyaman. Pelaksanaan dilakukan secara rutin setiap hari Rabu melalui tiga tahapan, yaitu pemanasan, gerakan inti, dan pendinginan. Hasil penilaian menunjukkan adanya peningkatan koordinasi gerak, keseimbangan, kelincahan, serta kepercayaan diri anak dalam beraktivitas fisik. Faktor pendukung meliputi kompetensi guru, antusiasme anak, dan dukungan penuh dari sekolah, sedangkan faktor penghambat meliputi perbedaan kemampuan motorik antaranak dan kondisi cuaca. Dengan demikian, kegiatan senam irama terbukti efektif dalam meningkatkan motorik kasar anak usia 5-6 tahun di TK Cendekia II.